Gas alam dipastikan mematikan pasar batubara bahkan industri pembangkit nuklir.

Laporan yang dirilis DOE mengatakan menurunnnya pengunaan batubara dan energi nuklir dapat meningkatkan pengembangan pembangkit energi dari bahan bakar gas alam.

Amerika mengunakan 34% energi pembangkit listrik dari bahan bakar LNG - gas alam cair di tahun 2016.

Gas alam merupakan sumber energi terbesar di Amerika, seedangkan gas alam dapat berada dimana saja.

Gas alam merupakan bahan bakar fosil terbersih, memiliki pembakaran lebih sempurna dibanding batubara. Gas alam tidak berbau dan tidak berwarna. Memiliki kandungan 70-80% gas metana, dan etana, propana, butana dan petana.

Setelah di ekstrak, gas melewati sebuah stasiun pengolah dan bagian kotor dari gas disaring menyisakan air, CO2 dan sulfur.

Setelah dimurnikan lalu di angkut, pengunaan gas alam langsung dapat digunakan karena kandungan cair bertekanan.

Dari mesin pembangkit listrik, gas terbakar menghasilkan tekanan. Gas memutar turbin dan mengerakan generator pembangkit listrik. Magnet dari generator menghasilkan elektron listrik atau listrik yang dipakai.
Disisi lain panas dari pembakaran dapat didaur ulang dengan mengirim ke sistem yang sama dan menghasilkan energi.

Kendala gas alam atau LNG
Awalnya gas merupakan materi yang ekspansif atau mengembang seperti udara. Gas alam menjadi mahal karena ukurannya besar, dan sulit disimpan dalam jumlah besar.
Dengan teknologi sekarang, gas alam dapat dipadatkan menjadi cair / LNG. Membuat ruang penyimpanan gas dapat dipadatkan dan diperkecil menjadi 1/600 kali ketika menjadi cairan.

Proses gas alam cair ditemukan oleh ahli kimia Karol Olszewski yang mencairkan gas metana.. Tahun 1940 pertama percontohan pembangkit listrik di Cleveland disusul di Ohio sebagai pembangkit listrik LNG pertama di dunia. Sistem tangki penyimpan LNG pernah menjadi bencana di Amerika. Ketika tabung besar di kota Ohio meledak karena kebocoran.

Saat ini teknologi LNG jauh lebih aman.
Gas LNG bertekanan dapat dikemas menjadi cair, bagaimana caranya.

Gas metana ada di dalam perut bumi. Gas yang diambil di saring, mengunakan teknik gravitasi untuk mengambil materi berat.

Menghasilkan gas alam proses awal penyaringan

Proses selanjutnya menyaring gas lain agar gas dapat memurnikan menjadi gas alam.
Beberapa materi harus dikeluarkan dari gas alam. Seperti sulfur, disusul air , dan tahap terakhir propane dan butane baru menjadi gas alam murni

Teknologi modern, pada taham penyaringan kedua, bahan yang di saring dapat dimanfaatkan kembali untuk proses pendingan tahap akhir.
Proses tahap akhir dibutuhkan ketika gas harus dirubah menjadi cair.

Menghasilkan gas alam proses awal penyaringan sulfur air dan bahan lain

Ketika proses penyaringan, gas yang dialirkan di dinginkan dengan suhu -162 derajat Celcius.

Perubahan suhu sangat rendah tersebut membuat volume gas menyusut.

Proses gas yang di dinginkan -162 derajat C menjadi cair atau LNG

Ketika gas di dinginkan sampai suhu minus, gas akan menjadi 1/600 volume atau gas cairtersebut telah menjadi LNG.



Gas cair dapat disimpan dalam tangki besar

LNG yang sudah diperkecil menjadi cairan, dengan mudah dapat disimpan. Dan dapat dimasukan (dialirkan) ke kapal khusus atau tabung untuk di kirim dengan kereta api dan kapal laut.

LNG dapat dikirim dengan kapal tangkir khusus LNG

Dimana sumber gas alam.
Beberapa negara memiliki sumber gas alam..
Australia , Algeria, Quatar, , Malaysia,  Oman, Brunei, Mesir, Yaman, Angola dan Amerika serta Indonesia (Tangguh beroperasi 2009) Memiliki sumber energi gas setidaknya satu tempat dengan kapasitas 6 mmtpa+
Tempat kedua di Indonesia adalah Bontang setidaknya terdapat 6 tempat dengan kapasitas 3-4 mmtpa. Tempat lain adalah Luwuk dengan kapasitas 2mmtpa.

Energi masa depan adalah turbin, panel surya dan fusi nuklir.
Energi murah dan hemat adalah turbin angin dan solar cell / panel surya. Saat ini telah digunakan di beberapa negara maju, seperti Amerika dan Eropa
Tetapi terbesar saat ini adalah Tiongkok, terus memasang instalasi panel surya terbesar di dunia dan memiliki turbin angin di daerah gurun. Disusul oleh India dengan pembangkit panel surya terbesar.

Perkembangan energi bersih tidak berhenti. Selanjutnya adalah reaktor fusi nuklir, walau teknologi ini lebih mahal tetapi tidak berbahaya seperti pembangkit nuklir konvensional.
Walau disebut dengan kata nuklir, teknologi fusi nuklir adalah teknologi plasma. Mengunakan sistem magnit agar plasma dapat berada di dalam reaktor untuk pemanas.
Prinsip kerja reaktor nuklir dengan reaktor fusi nuklir sekilas mirip, untuk memanaskan air dan menjadi uap atau stem untuk pengerak turbin.