Sekitar 2 tahun lalu Philips membuat  foto di sekitar kehidupan sehari hari.

Seperti kebanyakan orang, membuat foto tidak memperhatikan keindahan di sekitar dirinya sendiri.

Phillip Haumesser yang tinggal di sebuah desa Messouri ketika istrinya ingin dia membuat foto anak anak.

Sekarang dia sudah menjadi fotografer profesional, membuat  foto anak anak, bahkan menjadi fotografer pernikahaan pertunangan, senior dan lainnya.

Philips mulai memperhatikan bagaimana hal yang terkena cahaya. Dan bagaimana melihat sesuatu dari sisi persepektif yang berbeda untuk mengubah seluruh gambar di dalam sebuah foto.

Ketika seluruh dunia membuat gambar sangat baik, dari film, foto warna warni dan semuanya ada di sekitar kita.

Setelah belajar mendalami fotografer, Philips mulai melambat. Dan memperhatikan hal yang tidak terlalu jauh, dengan melihat foto dengan anak anaknya. Dan membuat foto dengan perbandingan dari foto amatir dan profesional.

Saya ingin semua orang memiliki pengalaman. Jadi dia membuat kurus fotografi bagi siapa saja yang ingin mencoba. Philisp mengatakan, bagaimana membuat foto dengan perangkat camera murah, dan lensa murah. Bahkan seseorang pernah belajar dengan meminjamkan camera ponsel, karena dia tidak memiliki camera.

Dibawah ini perbedaan perseptif dan gambar. Ketika seseorang masih amatir dan melihat gambar secara profesional

Kiri adalah foto amatir, tidak di edit, hanya diabadikan langsung tanpa melihat hasil gambar dari sebuah foto.
Kanan adalah profesional, diambil ditempat yang sama dan di edit menghasilkan foto tampil seperti profesional.

Beda fotografi profesonal dan amatir belajar dari Philips Haumesser

Tip belajar dari Philips



Philips memberikan teknik belajar fotografi