Pernah berolahraga intensif mendadak, tapi setelah itu rasa sakit pada badan seperti lengan atau kaki.

Khususnya bagian otot yang digunakan untuk aktivitas lebih berat dari biasanya.

Misal bersepeda jarak jauh, angkat beban berlebihan, berlari marathon dan aktivitas lainnya.

Ketika kembali otot terasa nyeri di bagian tertentu, bahkan dalam kondisi kelelahan maka otot akan terasa sakit.

Kejadian seperti diatas dimana otot kita terasa sakit akibat latihan lebih berat dari biasanya, atau aktivitas yang mendadak atau tidak biasa.

Tetapi sakit terjadi setelah 4 atau 8 jam lebih, sementara ketika berolahraga atau aktivitas fisik tidak masalah.

Terasa nyeri yang menyebar di bagian otot kata kepala tim dokter Thomas Brickner dari badan olahraga universitas Caroline Utara.

Biasanya rasa sakit akan muncul setelah latihan berat, atau olahraga yang tidak seperti biasanya. Bahkan sering terjadi ketika seseorang berhenti berolahraga dalam hitungan bulan, dan melakukan kembali kebiasaan olahraganya.

Penyebab nyeri otot dalam berolahraga akibat aktivitas olahraga 
disebut DOMS

Disebut DOMS - Onset Muscle Soreness, adalah kejadian sehari hari setelah seseorang melakukan melakukan aktivitas berat. DOMS adalah nyeri otot yang tertunda.
DOMS terkait dengan kerusakan otot akibat olahraga tetapi baru terasa setelah aktivitas dilakukan.

Bila ditelaah lebih lanjut, DOMS adalah luka mikroskopis yang menyebar pada otot dan membuat peradangan.

Ada yang mengatakan disebabkan asam laktat, karena asam laktat dapat menimbulkan rasa terbakar pada otot. Tetapi itu bukan penyebab utama kata Brickner, karena asam laktat dapat dihilangkan oleh darah sendiri dalam beberapa menit.

Biasanya nyeri otot onset yang adalah nyeri yang tertunda. Semacam ketidaknyamanan pada otot dan kehilangan kemampuan gerakan. Contoh terjadinya radang bisul di kulit, membuat otot bisep terasa sakit. Disini seseorang akan kesulitan meluruskan siku.

Muncul nyeri otot biasanya terjadi 4-8 jam setelah olahraga. Dan mencapai puncaknya sampai mencapai 48 jam setelah aktivitas.

Penyebab otot sakit yang disebut DOMS diakibatkan olahraga berlebihan. Menyebabkan otot mengencang dan memanjang pada waktu bersamaan.

Brickner mengatakan seperti ini. Membayangkan anda hendak jongkok maka bagian otot paha mulai membesar. Tetapi bersamaan juga otot akan mengencang sehingga kita kesulitan untuk secepatnya berdiri. Sama saja ketika orang berlari memiliki dampak peregangan otot yang sama kata Brickner.

Nyeri otot hilang dalam beberapa hari.
Nyeri otot dapat hilang dalam beberapa jam atau beberapa hari.
Tetapi ada upaya untuk mempercepat penyembuhan atau menghindari nyeri otot berlanjut
Menjaga tubuh agar tidak dehidrasi, intinya cukup air. Sel otot membutuhkan air untuk memperbaiki jaringan melalui proses sintesis protein.
Pernah melihat pelatih meminta atlet untuk mandi air dingin dan suhu hangat secara bergantian. Itu salah satu teknik untuk menutup dan membuka pembuluh darah, seperti kontraksi pompa dan mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.

Kapan efek DOMS menjadi serius.
Bila rasa nyeri menganggu aktivitas sehari-hari. Membuat seseorang harus menahan sakit dan gerakannya menjadi lebih lambat
Kondisi lain, seseorang tidak dapat meluruskan otot bicep yang keriput selama beberapa hari. Bila terjadi sebaiknya menghubungi dokter.
Tanda lain dengan Rhabdomyolysis atau kerusakan rangka otot. Efeknya nyeri otot, dan kondisi tubuh melemah, muntah atau seperti orang bingung. Air seni akan terlihat lebih merah, atau detak jantung menjadi tidak teratur. Aktivitas ekstrem atau olahraga yang terlalu berlebihan dapat mematikan sel otot. Ketika sel mati, mereka melepas racun ke aliran darah dan otot menjadi tidak dapat digerakan. Kekakuan pembengkakan dana pelepasan miloglobin ke ginjal, disini membuat air seni terlihat kemerahan.

Apakah dapat dicegah ketika olahraga berat dilakukan saat pertama
Siapa yang mengalami DOMS. Bisa pemain basket profesional, atau mereka yang naik tangga. Semua bermuara dari aktivitas yang berat
Menghindarinya tidak memaksakan diri kita sendiri bila baru melakukan aktivitas berat.

Bricker mengatakan, dia sering melihat atlit dalam kondisi baik. Ketika mereka baru kembali dari libur dan memulai berlatih. Hasilnya adalah nyeri otot.

Bagaimana menghindari nyeri otot akibat olahraga dan aktivitas berat.
Brickner menganjurkan mengambil latihan awal yang tidak terlalu berat sampai membuat anda kelelahan. Awalnya seseorang melihat dirinya untuk naik ke tahap berikutnya.
Bila seseorang ingin memulai berlari, cobalah latihan jogging seperti 1-2 km lalu tambahan secara bertahap. Lalu memulai jaraknya semakin jauh sampai kembali normal.
Sisi lain, menjaga tubuh agar tidak dehidrasi, dan memiliki nutrisi yang cukup untuk latihan. Misal konsumsi karbohidrat untuk latihan aerobik, atau protein untuk mereka yang angkat beban.
Pemanasan dan pendinginan juga penting melindungi tubuh dari cidera.

Jadi sakit otot bisa terjadi oleh siapa saja. Baik atlet profesional sampai orang biasa.