Mungkin kita tidak peduli dengan ukuran sampah. Membeli minuman ringan dengan botol plastik, kantung belanja dan barang lainnya.

Sejak 1950an sejak produksi plastik menjadi revolusi industri, jumlahnya baru 2 juta ton. Diperkirakan pada tahun 2015 jumlah sampah plastik akan mencapai 440 juta ton.

Melebihi bahan buatan manusia lain, diluar bahan semen dan baja.

Yang fantastik, jumlah sampah plastik 9,1 miliar ton datang dalam 13 tahun terakhir yang dikutip dari Science Advances.

Plastik sudah diproduksi 60 tahun lalu, tetapi masih ada sampai sekarang karena tidak dapat hancur oleh alam lebih cepat. Sampah plastik baru mengalami kehancuran ratusan tahun. Bahkan botol plastik baru hancur lebih daria 450 tahun.
Bandingkan dengan aluminium seperti botol minuman kaleng, akan hancur seluruhnya dalam waktu 80-200 tahun.
Kertas dapat hancur dalam waktu 2-6 minggu setelah masuk di pembuangan akhir.
Sedangkan plastik styrofoam tidak bisa hancur oleh alam paling lambat

Untuk memusnakan dapat di bakar, atau dibiarkan menumpuk ditempat pembuangan akhir. Tapi sisanya ada di lautan dan disana sampah plasti yang terapung mencapai miliaraan ton.

Ahli geologi Roland Geye dari UC Santa Barbara memberikan angka dibawah ini
  • 9,1 miliar ton plastik yang diproduksi.
  • 6,9 miliar ton sampah plastik akhirnya menjadi sampah
  • 5,4 milair ton sampah plastik berakhir di tempat pembuangan akhir.
  • 661 juta ton saja yang bisa di daur ulang.

Paling luar biasa pada barang plastik yang dibuat, 42% adalah plastik untuk kemasan atau pembungkus. Sisanya digunakan untuk industri.
Sampah plastik umumnya digunakan sebagai limbah setelah digunakan 4 kali atau kurang.

Seperti tabel dibawah ini, hampir separuh plastik digunakan untuk kemasan.

Pemakaian plastik pada manusia

Daur ulang plastik tidak akan membantu banyak. Hanya 9% yang dapat digunakan kembali. Sisanya 12% dari sampah dibakar, dan 79% ada ditempat penampungan akhir.

Mendaur ulang plastik hanya menunda plastik akhirnya dibuang ke tempat sampah. Dan hanya membakar untuk menghancurkan plastik.

Bagaimana sampah plastik di lautan
Sampah plastik yang mengambang di lautan akan terkena cahaya matahari. Plastik akan hancur menjadi ukuran milimeter dan mikrometer atau disebut mikroplastik. Bisa saja benda yang sudah pecah dan terurai menjadi ukuran lebih kecil dimakan oleh hewan lain. Pada akhirnya dapat menganggu rantai makanan di laut.

Disetiap cekungan samudra utama, sekarang memiliki kantong sampah. Dan disana plastik berputar putar. Pada tahun 2010 diperkirakan sampah plastik sudah mencapai 4-13 juta ton.

Sampah plastik yang tersisa ada di lautan


Tahun 2050, perkiraan jumlah sampah plastik
  • 28,7 miliar ton sampah resin pada tahun 2050.
  • 6,6 miliar ton sampah akrilik fiber
  • 9,9 miliar ton yang akan di daur ulang
  • 13,2 miliar ton masuk ke pengolahan limbah

Sampah yang tidak dapat didaur ulang, atau masuk ke pembuangan akhir di tahun 2050. Sampah akan tetap ada disana.

Pemakaian plastik pada manusia dalam infografik tahun 2050 akan tersisa di dalam tanah 34 miliar metrikt on


Penulis makalah ini mengatakan mereka tidak anti dengan produk plastik. Namun angka diatas dapat membantu kebijaksanaan dalam pengelolaan sampah plastik di masa mendatang.

Ada beberapa wilayah dimana plastik sangat penting digunakan. Bidang medis tidak dapat lepas dari plastik.

Tetapi sekarang kita sudah dapat memikirkan dan berhati hati mengunakan bahan plastik. Bila dapat digunakan kembali sebaiknya digunakan, setidaknya menunda kita untuk menghasilkan sampah plastik baru.

Negara maju sudah berupaya mengurangi pemakaian plastik.Amerika baru melakukan daur ulang sekitar 9% sampah plastik. Beberapa negara di Eropa bahkan China sudah berupaya lebih jauh, dengan menyeimbangkan tingkat daur ulang yang masing masing 30% dan 25%

Sementara negara lain belum banyak berbuat, dan membiarkan planet Bumi akan tertutup plastik.