Pertumbuhan pasar smartphone di Indonesia menunjukan data di kuartal pertama tahun 2017, pengiriman ponsel ke Indonesia mencapai 7,3 juta unit.

Indonesia memiliki 263 juta penduduk, masuk daftar sebagai negara ke 6 penguna smartphone.

Pertumbuhan tertinggi adalah India mencapai 14,8% mengalahkan pertumbuhan pasar global yang tumbuh 4,3%.

Pasar smartphone Indonesia sangat dekat dengan pabrikan China. Sekitar 31% pangsa pasar adalah merek China, naik 21% dibanding data 2 tahun lalu.

Produsen global masih tertinggi adalah Samsung untuk pasar Indonesia dan memegang 47% dari penjualan smartphone. Posisi Samsung sedikit turun sekitar 3% dibanding data 1 tahun lalu yang berhasil meraih pasar sampai separuh penjuala smartphone di Indonesia.

Dibelakang Samsung adalah Oppo dan Asus. Disusul Advan dan Lenovo Motorola yang keduanya adalah merek pabrikan china.

Pemasaran smartphone Indonesia harus berani bersaing di pasar lokal dengan sumbar daya mereka yang terbatas. Sementara Samsung merubah strategi agar tetap di posisi pertama.

Seluruh negara di Asia Tenggara, dominasi smartphone dari pabrikan China sangat kuat. Khususnya 2 merek Oppo dan Vivo yang sukses negara asalnya. Bila keduanya digabung maka kedua merek berada di 5 besar perangkat penjual smartphone terbanyak.

Uniknya nama Blackberry masih populer di Indonesia. Karena pengunaan BBM masih mendominasi penguna Indonesia.