Tahun 2017, 3 produsen procesor mendominasi produk perangkat mobile. Dari Qualcomm, Mediatek dan Spredtrum, ketiga produsen bermain dengan pasar berbeda. High di dominiasi Qualcomm procesor, Mediatek lebih banyak di smartphone keleas menengah ke bawah.

Spreadtrum juga dapat ditemukan untuk smartphone kelas menengah dan lebih banyak di pasar low end smartphone.

Mediatek tampil dengan chip procesor dengan dukungan wireless 4G LTE Cat10. Memberi dampak yang baik pada pertengahan tahun 2016 lalu.
Tahun ini diperkirakan Helio X30 siap tampil.

Mediatek membuat procesor dari pabrik TSMC 12nm. Diharapkan lebih bersaing dengan performa dan biaya produksi.

Di awal 2017, Qualcomm mendapatkan order dari pelanggan utama Mediatek. Seperti produsen smartphone Oppo, Vivo dan Xiaomi kembali menawarkan smartphone dengan procesor high end Snapdragon 835.

Meizu awalnya lebih memilih produk dari Mediatek, dan mencapai 90% model smartphone. Tapi tahun ini telah mengalihkan disain smartphone ke Qualcomm.

Pabrikan Qualcomm agresif menawarkan procesor baru di seri Snapdragon 6 dan 4. Untuk memperluas pasar pada produk smartphone China untuk kelas menengah dan bawah. Kabar lain, Qualcomm memberikan potongan harga ke produsen smartphone China untuk model procesor seri 6 bahkan seri 8.

Spreadtrum tetap bertahan untuk smartphone kelas bawah. Hemat biaya, namun masih kalah berkompetisi dengan Mediatek di kelas menengah.

Tahun 2017, diperkirakan produk Qualcomm akan unggul. Sementara Mediatek dan Spreadtrum tetap berusaha mempertahankan pasar mereka di kelas menengah ke bawah.