Molecular Cloud W51 terlihat menjadi tempat pembibitan bintang


Kategori : Science | Date : 13 July 2017
Sebuah nebula gas terlihat muncul satu bintang raksasa dan terisolasi dari bintang lain
Sebuah tempat yang disebut awan molekuler raksasa paling dekat dengan bumi. Disebut awan W51 dan jaraknya hanya 17.000 tahun cahaya.

Giant Molecular Cloud atau GMC adalah kumpulan gas dan debu yang ada di dalam galaksi. Sementara galaksi sudah terbentuk, hanya saja ada sisa gas yang mengelompok yang mencapai luas 100 tahun cahaya.

GMC terkait dengan as hidrogen atau H2. Berbeda dengan media antar bintang lain yang mengandung gas terionisasi. Molekul hidrogen sulit terditeksi dengan pengamatan inframerah dan gelombang radio. Sehingga molekul gas H2 di ruang angkas diwakili oleh gas CO. Dimana kecerahannya antara gas CO dengan massa H2 diperkirakan kontan.
Sebuah gumpalan gas GMC dapat membentang antara 15-600 tahun cahaya. Walau gas belum terbentuk bintang, karena begitu luasnya maka pada suatu saat gas yang terkumpul dapat membentuk menjadi bintang.

Gumpalan GMC ini memang menjadi cikal bakal bintang, termasuk dahulunya yang membentuk matahari.

Contoh keberadaan GMC atau Giant Molecular Cloud seperti Orion Molecular Cloud (OMC) atau Taurus Molecular Cloud (TMC).

OMC Orion Nebula

GMC W51 ini salah satu gumpalan gas yang terdekat dengan Bumi. Karena kedekatannya, peneliti mendapatkan kesempatan seperti apa bintang dapat terbentuk di galaksi kita.

Gambar dari awan W51 ini membentang ratusan tahun cahaya. Tetapi dengan pencitraan teleskop X-Ray Chandar dan membutuhkan waktu 20 jam pengamatan di tempat tersebut, terlihat di balik gas raksasa ini muncul beberapa bintang. Sebagian bintang terbentuk menjadi sekelompok bintang, atau disebut Globular Cluster Star.

Setidaknya 600 bintang muda dapat dipindai dengan cahaya X-Ray, dimana emisi sinar X menyebar di antara gas antar bintang. Bila ditanya berapa panasnya, dapat mencapai jutaan derajat.

Pengamatan kedua mengunakan teleskop inframerah Spitzer milik Nasa. Disini tampak gambar berwarna oranye dan kuning kehijauan. Menunjukan gas dan bintang yang di dinginkan oleh cakram.



Wilayah W51 berisi kelompok bintang muda yang baru lahir. Dari pengamatan teleskop Chandra, menunjukan adanya sumber sinar X dari kumpulan gas tersebut. Terlihat terkonsentrasi lebih dari 100 sumber kluster yang terpusat.

Tapi ada satu titik dibawah ini disebut Isolated Massive Star. Bintang ini tumbuh begitu besar dan terisolasi dari bintang lain.
Tumbuh sendiri menjadi bintang raksasa, sementara bintang lain saling berdekatan dan lahir bersama sama.
Seperti Cluster G49.-04 terlihat banyak sekali bintang dan posisi lebih berkelompok.

Molecular Cloud W51 tempat pembibitan bintang

Bintang disana juga lahir sebuah bintang ukuran supermasif atau bintang raksasa yang baru lahir. Karena berlimpahnya sumber gas yang ada di sekitar pembentukan bintang. Sementara sebagian bintang lain terlihat bermassa rndah dan jumlahnya mencapai ratusan.

Dibawah ini foto dari teleskop Chandra X-Ray yang memperlihatkan posisi dari bintang yang tertangkap dengan radiasi cahaya X-ray

Molecular Cloud W51 tempat pembibitan bintang dengan teleskop Chandra X-ray


Astronom menemukan bintang paling tua yang pernah diteliti di alam semesta ini. Jaraknya 6000 tahun cahaya dari bumi. Kelompok bintang HP1 diperkirakan usianya seperti alam semesta dan ada di bagian tonjolan galaksi Bima Sakti. Satu lagi bintang primitif masih menyala miliaran tahun sampai hari ini disebut bintang J0023+0307

Suhu terpanas dan terdingin. Dimana kondisi tersebut dapat tercapai. Dan bagaimana para ilmuwan melakukan percobaan. Intinya mencari pembuktian teori yang pernah dikemukakan, dari teori pembentukan alam semesta dan penyebabnya.Salah satu tempat dengan temperatur suhu terdingin tidak jauh dari Bumi.



Origami adalah seni seni melipat kuno dan Nasa tertarik memanfaatkan rancangan origami untuk planet ini. Bukan untuk membuat benda 3 dimensi dari kertas. Tapi rancangan pelindung radiasi sinar kosmik di ruang angkasa. Karena satu masalah terbesar dalam penjelajahan di ruang angkasa adalah radiasi yang satu ini.

Cluster 47 Tucanae adalah tempat di galaksi kita dengan kelompok bintang sangat padat. Tidak itu saja, disana terdapat sebuah lubang hitam berukuran 2.000x massa matahari. Mengapa lubang hitam tersebut baru diketahui dan diteliti saat ini.

Ditemukan bintang yang mengeluarkan gelombung gas plasma. Tidak gelembung biasa dipermukaan tapi seperti menembak keluar dari bintang. Dan ukurannya sangat besar mencapai 2x ukuran planet Mars. Bola api panas yang keluar menjadi teka-teki para astronom. Karena tidak biasa bintang bisa mengeluarkan gas plasma.

Tim peneliti Hubble berhasil mengabadikan bintang meledak. Jarak bintang Refsdal berada 10 miliar tahun cahaya. Muncul akibat gangguan gravitasi lensa dari kelompok galaksi di depan MACS J1149.5+2223. Setelah ditunggu selama 3 bulan akhirnya proses ledakan bintang dapat diabadikan dari teleskop ruang angkasa Hubble.

Ada 4 galaksi saling berdekatan. Disebut Seyfert Sextet sebuah kelompok galaksi memang berdekatan di area Serpens. Gambar yang diambil oleh teleskop Hubble ini memperlihatkan 4 galaksi seukuran Bima Sakti di formasi yang sama dan berinteraksi.



Mengapa planet dekat matahari lebih kecil dan menjauh terjadi planet besar. Materi yang dekat dengan bintang umumnya memiliki kandungan batu dengan material metal. Sedangkan planet diluar seperti Jupiter memiliki kesempatan menarik lebih  material seperti gas.



No popular articles found.