Bintang paling kecil EBLM J0555-57Ab yang pernah ditemukan


Kategori : Science | Date : 12 July 2017
Penemuan baru bintang terkecil EBLM J0555-57Ab
Sebuah bintang tidak jauh dari bumi. Disebut bintang EBLM J0555-57Ab merupakan bintang terkecil yang pernah ditemukan.

Ukurannya menakjubkan, karena hanya sedikit lebih besar dari planet Saturnus saja.

Jarak dari Bumi sekitar 600 tahun cahaya, dan bintang EBLM J0555-57Ab merupakan bintang biner dengan nama ab di belakang nama bintang utama.

Bila bintang tersebut terbentuk dengan massa yang lebih rendah, maka inti bintang yang menjadi sumber panas tidak dapat dipertahankan. Secara umum bintang terlalu kecil ukurannya akan menjadi bintang kurcaci coklat atau brown dwarf star.

Itulah yang disebut peneliti bintang kerdil adalah bintang yang gagal menjadi bintang. Namun bintang EBLM J0555-57Ab berbeda. Massanya mampu membuat perpaduan hidrogen  sebagai bahan bakar bintang untuk menjadi helium di inti bintang.

Walau bintang EBLM J0555-57Ab berhasil menjadi sebuah bintang yang menyala. Cahaya bintang ini sangat redup, bahkan 2000-3000x lebih redup dari matahari.
Kekuatan gravitasi bintang hanya 300x lebih kuat dibanding kekuatan gravitasi di Bumi.

Bintang EBLM J0555-57Ab adalah bintang pendamping, sedangkan bintang yang lebih besar dinamai EBLM J0555-57A.

Amaury Triaud memberikan informasi ke media CBC News, katanya seperti ini, coba bayangkan melihat sebuah lilin di samping mercusuar yang sangat terang. Itulah bintang biner yang kecil dianggap seperti lilin.
Teknik menemukan bintang EBLM J0555-57Ab memiliki teknik yang sama seperti melihat planet diluar tata surya.

Bila planet melintas di depan bintang induk, dan tepat berada sejajar dengan posisi bumi. Maka cahaya planet akan menghalangi cahaya bintang, dan peneliti dapat memperkirakan adanya planet disana. Triaud menjelaskan ke media, teknik menemukan bintang terkecil yang pernah ditemukan ini sama seperti teknik melihat planet.



Analisa selanjutnya para peneliti bekerja sama dengan tim Wide Angle Search for Planet - WASP. Uutuk memperkirakan massa bintang apakah sesua dengan perkiraan oleh peneliti dari universitas Keele Warwich.
Bintang berukuran sangat kecil memungkinkan sebuah kehidupan dapat berlangsung lebih lama, lebih tenang dengan cahaya bintang tidak terlalu panas. Dan bintang juga berumur panjang, tinggal penghuni planet saja apakah bisa mengelola sumber daya planet sebaik mungkin. Bahkan planet yang dekat dengan bintang dapat mempertahan panas planet dan membuat air mencair.

Bintang dengan ukuran 20% yang lebih kecil dari matahari memiliki jumlah paling banyak di galaksi kita Bima Sakti. Kesulitan peneliti untuk melihat lebih jauh apa yang ada disekitar bintang mungil kadang sangat terganggu oleh cahaya bintang yang lebih besar. Jangan lupa di galaksi kita sendiri memiliki jumlah miliaran bintang.

Sementara rekor bintang terkecil adalah bintang EBLM J0555-57Ab. Setelah posisi sebelumnya di pegang oleh bintang Trappist-1 dengan ukuran 1.1x dari planet Jupiter.
Tetapi siapa tahu besok akan ditemukan lagi bintang yang berukuran kecil lain. Mengingat pencarian planet  di sekitar bumi saja sudah mencapai ribuan jumlahnya, walau pertama kali ditemukan baru berupa puluhan planet.

Dibawah ini ukuran dari bintang EBLM J0555-57Ab dengan ukuran hanya 84% dari radius planet Jupiter dan masaanya hanya 8,2% dari matahari kita.

Bintang EBLM J0555-57Ab bintang paling kecil yang pernah 
ditemukan

Publikasi - www.cam.ac.uk/research

Berita terkait
Bintang T Ursae Minoris adalah bintang besar berukuran 2x lebih besar dari matahari. Masuk bintang raksasa yang sekarang sedang membengkak, mulai berdunyut. Ilmuwan berharap dapat menyaksikan bintang T Ursae Minoris ketika memasuki masa akhir. Dimana skala kehidupan manusia dapat melihat secara langsung kematian bintang.

Bintang J005311 letaknya di rasi bintang Cassiopeia, 10.000 tahun cahaya dari Bumi. Ditemukan oleh teleskop satelit WISE. Bintang tidak menghasilkan cahaya, tapi bukan cahaya biasa, melainkan radiasi cahaya inframerah. Keanehan lain menghasilkan angin bintang dengan kecepatan 16.000x. Salah satu bintang langka di galaksi Bima Sakti



Sebuah tata surya dinamai HD 98800, disana sedang terbentuk planet atau protoplanet. Keunikan di tata surya ini memiliki bintang biner, dimana piring pembentuk planet nantinya terlihat miring. Hal ini hanya sebatas teori, tapi peneliti menemukan adanya. Bila planet sudah terbentuk, matahari mungkin terlihat dari utara ke selatan, dan bukan ke barat dan timur seperti di Bumi

Miika Pursiainen dari University of Southampton menunjukan penemuan baru dalam presentasi bersama ESA dan ilmu ruang angkasa pada 3 April lalu. Sesuatu yang sangat terang terjadi. Tapi bukan ledakan sebuah bintang atau dikenal dengan nebula. Ilmuwan mengapa cahaya yang mendadak terang terjadi.

Perjalanan antariksa memang berbahaya. Dari awal berangkat dan pulang, semuanya memiliki resiko tinggi. Tapi satu penelitian baru ini cukup menarik kita menelaah resiko berada di ruang angkasa. Hasilnya DNA manusia memang berubah, walau sebagian masih kembali seperti semula.

Bintang coklat atau bintang katai coklat disebut juga bintang gagal. Artinya bintang ukuran jauh lebih kecil, dibanding bindang berwarna kuning seperti matahari, dan masih lebih kecil dibanding bintang merah. Peneliti mengatakan jangan jangan jumlahnya cukup banyak.

Adrien membuat video timelapse. Tapi satu tingkat dari fotografer profesional. Pergi ke beberapa negara di tahun 2017. Hasil videonya  sekelas Nasa. Bahkan selama foto dibuat sempat terlihat meteor sampai satelit lewat



Ukuran bintang kerdil umumnya hanya ditemukan planet berbatu seperti planet seukuran Bumi atau lebi kecil. Karena sebuah bintang kerdil yang memiliki ukuran mungil tidak akan memiliki kelebihan bahan untuk membentuk planet yang besar. Planet NGTS-1b seharusnya tidak ada disana

Bintang V1247 Orionis adalah bintang muda yang panas, tapi sudah dikelilingi cincin gas dan debu yang dinamis. Disebut disc circumstellar, ada yang menarik pada bagian tersebut. Peneliti dapat belajar dari mana asal planet ketika pertama lahir.

Sebuah galaksi NGC 7674 ini bukan memiliki 1 lubang hitam, tapi 2 lubang hitam atau black hole. Dan bukan lubang hitam kecil, tapi lubang hitam ukuran supermasif seperti yang ada di tengah setiap galaksi.. Galaksi NGC 7674 berada 400 juta tahun cahaya dari Bumi.

Peneliti mengatakan ada hubungan antara magnetik bintang dengan sinar X yang dipancarkan. Ketika bintang berusia muda, mereka masih aktif secara magnetis, dan membuat putaran bintang lebih cepat. Seiring jalan, bintang mulai kehilangan energi rotasi.

Di tahun 2012 teleskop VLT akhirnya terdokumentasi dengan baik. Dan bintang terbesar di galaksi kita yang pernah ditemukan dan diukur adalah bintang UY Scuti.  Mengalahkan rekor ukuran bintang Betelgeuse, VY Canis Majoris dan NML Cygni, yang ukurannya juga sangat besar.

Bintang HR 8799 terletak 150 tahun cahaya dari Bumi. Disana terlihat ada 4 planet mengorbit. Kali ini sebuah video menarik tentang tatasurya Bintang HR 8799, karena diambil secara langsung dan terlihat jelas 4 planet sedang mengorbit bintang induknya.

Beatriz Villarroel mencari sebuah bintang dari data USNO-B1.0 yang mendadak hilang. Lenyap dari 290.000 sumber bintang yang diteliti dan menghilang begitu saja tanpa jejak. Mengapa yang satu ini menghilang. Sampai Beatriz mengatakan jangan jangan ini ulah alien



Peneliti sedang melihat sebuah tata surya baru di bintang TW Hydrae. Terlihat sedang membentuk celah dari cincin debu dan gas, dimana nantinya terdapat protoplanet dan menjadi planet baru. Gambar yang diambil oleh teleskop Atacama large Millimeter di Chili tersebut, terlihat pembentukan planet mulai terjadi.




No popular articles found.