Dengan pembesaran alami, sebuah galaksi SGAS J111020.0+645950.8 dapat terlihat akibat lensa gravitasi.

Bahkan teleskop Hubble dapat melihat galaksi tersebut yang jauhnya mendekati waktu Big Bang. Dan paling menarik disana sedang terjadi pesta kembang api.

Penjelasan dengan gambar yang diabadikan oleh Hubble.
  1. Galaksi SGAS J111020.0+645950.8 terlihat akibat cahaya galaksi tersebut melintas di balik sebuah galaksi lain. Mengakibatkan pembesaran secara alami dan tertangkap oleh teleksop Hubble.
  2. Galaksi SGAS J111020.0+645950.8 yang terlihat ini adalah galaksi waktu lampau, tapi terlihat di Bumi hari ini.
  3. Galaksi SGAS J111020.0+645950.8 yang diabadikan oleh teleskop Hubble adalah galaksi yang baru berusia 2,7 miliar tahun setelah terjadinya Big Bang atau ledakan besar atau awal dari terbentuknya alam semesta.
  4. Sekarang adalah waktu 13,8 miliar tahun setelah Big Bang /  terbentuknya alam semesta. Artinya benda yang dilihat oleh teleskop Hubble adalah gambar masa lalu.
Gambar dibawah ini bukan gambar yang ada disana, karena waktu sekarang adalah 13,8 miliar tahun.

Karena gambar dari Hubble melintas di alam semesta yang begitu luas dan begitu jauh. Sampai cahaya galaksi SGAS J111020.0+645950.8 membutuhkan waktu ( 13,8 tahun miliar - 2,7 miliar tahun = 11.1 miliar tahun ) untuk sampai di bumi. Artinya gambar galaksi tersebut ketika berada berada 11,1 miliar tahun cahaya dari Bumi

Mengapa galaksi SGAS J111020.0+645950.8 dapat terlihat. Sebenarnya cahaya bintang yang ada di galaksi SGAS J111020.0+645950.8 mengalami pembesaran alami. Akibat garvitasi lensa yang menghalangi cahaya dari sebuah benda seperti kekuatan lubang hitam di inti galaksi, dan sampai ke bumi sampai akhirnya tertangkap oleh teleskop Hubble.
Karena adanya kekuatan gravitasi galaksi di bagian depan, cahaya galaksi tersebut diperbesar. Garis galaksi yang terlihat seperti melengkung.

Seperti kita meletakan sebuah koin di meja, dan mengamati dengan kaca pembesar. Maka koin akan terlihat lebih besar adalah galaksi tersebut. Disini koin adalah galaksi yang sangat jauh SGAS J111020.0+645950.8, dan penghalang yang menjadi kaca pembesar adalah sebuah galaksi dibagian tengah dari sudu pandang teleskop Hubble . Sampai terlihat oleh mata kita adalah apa yang dilihat oleh teleskop Hubble.

Dari gambar dibawah ini, terlihat beberapa bintang yang baru menyala dapat terlihat oleh teleskop Hubble. Peneliti mengatakan rentangnya antara 200-300 tahun cahaya, dimana beberapa titik putih terlihat membesar adalah ledakan bintang-bintang yang baru lahir. Agak berbeda dari teori sebelumnya, peneliti mengatakan biasanya galaksi yang ada di awal pembentukan alam semesta ini memiliki pembentukan bintang lebih lebar dengan rentang antara 3000 tahun cahaya.
  • Gambar pertama adalah garis melengkung yang mengalami pembesran alami tersebut adalah galaksi SGAS J111020.0+645950.8
  • Gambar kedua dari pengolahan computer, di setiap titik yang membesar adalah cahaya bintang yang baru lahir (baru menyala)
Beberapa galaksi yang berwarna merah bukan berarti galaksi disana berwarna merah, tapi galaksi galaksi yang sangat jauh dan cahaya yang sampai ke bumi tertarik sepanjang perjalanan sampai ke Bumi. Sehingga hanya spektrum warna merah yang lebih terlihat dominan. Yang menyebabkan munculnya cahaya merah disebut fenomena Redshift

Galaksi SGAS J111020.0+645950.8 pesta kembang api terlihat dengan gravitasi lensa

Traci Johnson pelajar tingkat Doktor astronomi dari universitas Michigan mengatakan, angka yang lebih kecil dengan jumlah kita lihat sebenarnya.
Galaksi SGAS J111020.0+645950.8 yang kita lihat ini telah mengalami pembesaran sampai 30x dibanding melihat langsung tanpa gravitasi lensa.
Membuat gambar galaksi terlihat melengkung atau seperti busur. Peneliti mengunakan kode computer khusus untuk menghilangkan distorsi agar memperjelas gambar sampai tampak bentuk titik putih tersebut.

Galaksi SGAS J111020.0+645950.8 zoom dari teleskop Hubble

Bagaimana bila galaksi tersebut tidak terhalang oleh gravitasi lensa di depannya. Bila teleskop Hubble bisa melihat galaksi tersebut maka bentuknya sama seperti galaksi lain. Tetapi kemungkinan teleskop Hubble tidak dapat melihat apa yang sedang terjadi galaksi tersebut tanpa pembesaran alami dari alam semesta.
Peneliti mengatakan melihat gambar ini seperti pesta kembang api. Bila ada yang tinggal disana, maka akan melihat banyak cahaya muncul dimana-mana kata Jane Rigby astronom dari Goddar Nasa.

Foto Teleskop Hubble