Satelit BepiColombo akan mempelajari planet Merkurius lagi


Kategori : Science | Date : 17 October 2018
Planet Merkurius diteliti kembali dengan teknologi modern
2018 Oktober
Pesawat ruang angkasa BepiColombo akan berangkat pada 20 Oktober 2018.
Membawa 16 instrumen yang dibagi dari 2 pesawat berbeda.

Mercury Planetary Orbiter (MPO) dan  Mercury Magnetospheric Orbiter (MMO)
MMO dioperasikan JAXA badan antariksa Jepang, melakukan penelitian magnetosphere, interaksi planet terhadap matahari.
MPO untuk penelitian pemetaan oleh ESA

Perjalanan ke Merkurius, kedua pesawat akan mengukur atmofer, struktur internal dan interaksi planet ke matahari.

Perjalanan nantinya akan sangat cepat. Mengunakan gaya tarik gravitasi Bumi, lalu ke Venus dan Merkurius selama 7 tahun.
Pesawat BepiColombo juga dilengkapi perlindungan sendiri dari radiasi matahari.

Mengapa perjalanan pesawat ruang angkasa Bepicolombo begitu lama.
Perjalanan ke planet kecil sangat sulit, bahkan baru tercapai di tahun 1985. Ketika seorang insinyur menemukan cara dengan membuat lintasan terbaik.

Posisi planet Merkurius lebih dekat ke matahari, pesawat perlu diberi perlindungan termasuk melintas di orbit matahari yang sangat cepat.
Bila tidak maka gravitasi matahari akan menarik pesawat masuk ke dalam.

LIntasan pesawat BepiColombo akan melintas sekali di orbit Bumi, Venus dan terakhir di Merkurius.


Melintasi di orbit Bumi pada April 2020, 2x di Venus tahun 2020 dan 2021, 6x di Merkurius antara 2021 dan 2025
Dan pada tahun 2025 baru kedua pesawat tiba dan berpisah ketika di atas orbit Merkurius.
Selama terbang 7 tahun, ilmuwan dapat memastikan kinerja perangkat berjalan dengan semestinya, setidaknya setengah peralatan instrumen akan dihidupkan

Pesawat perlu diarahkan dari tenaga matahari untuk peralatan instrumen, membawa bahan bakar kimia dan terbang berkali kali di 3 orbit planet.
Pesawat ruang angkasa yang menuju 2 planet yang lebih dekat ke matahari membutuhkan 2x lebih banyak power dibanding mengirim pesawat ke Pluto.

MPO akan mengelilingi Merkurius setiap 2,3 jam, dan MMO mengitari setiap 9,3 jam. Disanalah dari 16 instrumen akan diaktifkan membentuk BepiColombo.

Info ESA

2017 Juli
Sebuah satelit pesawat ruang angkasa Jepang dan badan antariksa Eropa sedang dipersiapkan menuju ke planet Merkurius.

Planet Merkurius jangan di pelajari bukan tidak menarik para peneliti. Kedua untuk mengirim pesawat ruang angkasa kesana jauh lebih sulit.
Dan kesulitan sebuah pesawat untuk meneliti planet tidak semudah meneliti planet lain. Karena sama sulitnya ketika pergi dan tiba disana. Planet tersebut adalah 2 planet paling panas di tata surya kita.

Pesawat ruang angkasa BepiColombo untuk penelitian dan mencari jawaban, mengapa planet Merkurius menciut (menyusut).
Walau penelitian sebelumnya disebut planet ini memiliki inti besi yang sangat padat dan besar. Bukan magma besi cair di bumi. Sedangkan di luar dari inti plnaet memiliki materi cair. Dan bagian mantel planet yang tipis berlapis debu.

Planet Merkurius juga memiliki medan magnit yang membingungkan peneliti

Pesawat ruang angkasa BepiColombo akan terbang ke planet Merkurius yang jaraknya 77 juta km dari Bumi. Tapi perjalanannya tidak langsung ke planet. Karena atmofer planet sangat tipis, pesawat yang datang harus diperlambata dan perlahan untuk tiba.

Untuk memperlambat laju pesawat ruang angkasa, akan dilakukan sebelum pesawat tiba di Merkurius. Diperlukan 9 manuver dan 1 kali mengitari Bumi. 2 kali melintas di Venus, dan 6 kali di Merkurius untuk mempelambat laju pesawat dengan tepat.

Lalu kapan pesawat tersebut tiba di Merkurius. Pesawat BepiColombo baru tiba nanti, tahun 2025. Setara mengelilingi 18,5x tata surya.

Setelah mendekat ke Merkurius, pesawat harus bertahan dengan suhu ekstrim di Merkurius. Mencapai -170 derajat Celcius di posisi malam, dan 430 derajat C di bagian permukaan siang planet.

Manager proyek BepiColombo Ulrich Reininghaus dari ESA mengatakan, seperti mengoperasikan pesawat di oven pizza katanya.

Pesawat BepiColombo sebenarnya akan dibagi menjadi 2 probe saat di orbit Merkurius. Satu pesawat dari ESA badan antariksa Eropa, dan satu milik Jepang JAXA.Kedua pesawat ruang angkasa akan bekerja sama dan mengumpulkan data dari meneliti Merkurius.

Satelit BepiColombo akan mempelajari planet Merkurius lagi

Penelitian sebelumnya menyebut, planet Merkurius mengalami gerakan tektonik dan menyusut akibat pendinginan.  Sekarang peneliti ingin mengetahui mengapa.

Mereka juga mencari apakah benar ada es di planet tersebut, dimana bersembunyi di bagian kawah gelap gunung. Karena sebagian data yang diteliti sebelumnya tidak terlihat dan terganggu silaunya cahaya matahari. Pesawat ruang angkasa ini diharapkan mendapatkan data tentang unsur kimia dari es di Merkurius. Yang nantinya dapat menjadi gagasan lebih baik, tentang mengapa planet ini dapat lahir di pisisi terdepan.



Misteri lain yang diteliti adanya inti besi yang besar di dala planet tapi planet memiliki batuan silikat dibagian luar. Teori sebelumnya menyebut, kemungkinan matahari yang mengakibatkan terkikisnya lapisan planet luar planet. Atau pernah terjadi tabrakan antar planet ketika terbentuk.

Asteroid Oumuamua bukan asteroid biasa dan datang dari antar bintang Pertama terditeksi 19 Oktober dari teleskop Pan-STARRS 1 di Hawai. Ini benda diluar tata surya kita, tapi darimana asalnya. Benda bersejarah ini disebut UI A / 2017 telah melintas ratusan juta tahun lalu. Kira kira terjawab 2018

Sebuah planet WASP-12b jaraknya 1400 tahun cahaya ke Bumi. ukuran planet WASP-12b mencapai 2x lebih besar dari planet Jupiter. Planet juga terkunci dengan gravitasi bintang, masuk rangking 1 planet terpanas

Gugus galaksi Abell 370 letaknya 6 miliar tahun cahaya. Tapi terlihat dari bumi memberikan foto berbeda dari bentuk galaksi disana  Tetapi ada gambar galaksi yang terlihat pada busur biru adalah galaksi yang lebih jauh lagi. Dan berada di belakang kelompok galaksi Abell 370



Planet Tap 26b ditemukan awal Januari 2016. Masuk sebagai planet bongsor dan lebih besar dari planet Jupiter, tapi planet ini sangat panas. Bahkan berada dekat dengan bintang induknya TAP 26. Jangan berharap mampir di planet seperti ini.

Membayangkan saja sudah susah, di planet HD 189733 memiliki kekuatan angin 6 mach lebih. Planet HD 189733 disebut sebagai Hot Jupiter, ukuran planet yang sangat besar dan suhu planet mencapai 1000 derajat C. Kalau ditanya disana terjadi apa, mungkin terjadi hujan kaca

Tim astronom dengan peralatan BOSS - Baryon Oscillation Spectroscopic Survey memetakan seperempat bagian langit, dengan program Sloan Digital Sky Survey - SDSS III. Menjadi peta paling lengkap yang dibuat dari isi sebagian alam semesta. Mencapai 650 kubik miliar tahun cahaya.

Venus adalah teka teki di tata surya kita, dahulu dingin seperti Bumi. Ukuran planet ini mirip seperti Bumi, dari masanya dan lingkarannya relatif sama. Apakah mungkin manusia bisa berdiri di planet ini. Venus menjadi planet paling panas dibanding Merkurius


No popular articles found.