Bintang coklat jumlahnya berlimpah di galaksi Bima Sakti


Kategori : Science | Date : 22 January 2018
Bintang coklat begitu samar, baru diketahui jumlahnya sangat banyak di galaksi kita
Bintang coklat atau bintang katai coklat disebut juga bintang gagal.

Artinya bintang memiliki ukuran jauh lebih kecil, dibanding bindang berwarna kuning seperti matahari kita, dan masih lebih kecil dibanding bintang merah.

Peneliti mengatakan jangan jangan jumlahnya cukup banyak.

Seperti kebanyakan bintang, dimana bintang terbentuk akibat kumpulan gas dan debu. Akibat tekanan materis tersebut bintang perlahan menjadi gumpalan dan sampai berbentuk seperti bola.

Perlahanan tekanan materi menyebabkan tekanan sangat besar ke inti gas dan debu dan terbentuk fusi nuklir. Dan lahirlah bintang baru serta memperlihatkan sinar bintang.

Tetapi tidak semua bintang mengalami fase tersebut tersebut.

Dan bintang kerdil coklat malah masuk di keadaan stabil sebelum terjadinya fusi nuklir.
Tanpa fusi nuklir yang terjadi, bintang akhirnya gagal bersinar atau tidak memancarkan banyak cahaya. Bintang kerdil katai coklat ini yang sulit dilihat oleh astronom.

Studi sebelumnya, ditemukan sekitar 6 bintang kurcaci di sekitar kosmik kita. Dan jaraknya antara 1500 tahun cahaya, dimana benda tersebut terlihat sangat samar dan kecil tapi masih dapat ditemukan.

Tipe bintang katai coklat / Dwarf Brown Star.
Ukuran relatif lebih kecil, bahkan hanya seukuran planet Jupiter.
Tapi ukuran tidak menentukan bintang coklat lebih kecil. Umumnya memiliki massa sampai 15-90x lebih besar. Sedangkan bintang merah memiliki masa lebih besar 90x dari massa plant Jupiter


Bintang memerlukan 90x lebih banyak dari planet Jupiter untuk masuk kategori bintang yang menyala.
Bintang coklat disebut bintang gagal. Tekanan gas di bintang tidak mampu menghasilkan fusi nuklir.
Bintang lebih dingin dengan suhu 2000 Kelvin atau setara 1700 derajat Celcius

Namun dengan luas galaksi Bima Sakti dengan lebar 100.000 tahun cahaya. Apa yang dilihat astronom selama ini tidak mewakili jumlah bintang berwarna coklat tersebut. Jadi jumlahnya dapat sangat banyak dari perkiraan awal.

Dengan teleskop Naco ESO, peneliti masih mencari beberapa gugus bintang di Bima Sakti. Tim yang dipimpin Koraljka Muzic dari universitas Lisbon Portugal dan Alek scholz dari universitas St. Andrews Skotlandia sudah memburu bintang kurcaci coklat ini di daerah pembentukan bintang sejak tahun 2006.

Ketika mengunakan instrumen Substellar Objects di Nearby Young Clusters (SONYC). Para peneliti menemukan bentuk lain di wilayah NGC 133 yang juga memiliki beberapa bintang kerdil coklat.

Kali ini jumlahnya jauh lebih banyak, mencapai 1 berbanding 6 bintang yang sudah menyala. Setelah dihitung, jumlahnya mencapai 3x lebih banyak dari perkiraan sebelumnya.

Awalnya peneliti meragukan apakah di NGC 1333 menjadi tempat spot bintang kerdil sedikian banyak. Lalu mereka mulai meneliti lebih luas untuk mencari jejak bintang kerdil dengan memperbesar area pengamatan.  Mereka memutar ke daerah RCW 38 yang letaknya 5.500 tahun cahaya dari Bumi. Dan berada di rasi Vela.

Wilayah yang diamati lebih jauh mencapai 5x, bahkan disana ditemukan banyak bintang.

Keunikan dari bintang kerdil adalah ukuran lebih besar atau seukuran planet. Bintang yang diamati terlihat memancarkan infraamerah. Dan tersembunyi diantara kerumunan bintang besar.

Bintang kerdil coklat rata rata memiliki ukuran seperti planet

Penemuan dibawah ini memperlihatkan beberapa bintang kerdil denganukuran kecil, Ditemukan dengan teleskop Naco optik camera milik ESO VLT.

Disetiap tanda panah adalah bintang kurcaci merah dalam satu kelompok nebula. Sedangkan bintang berukuran besar akan sangat terlihat dengan cahaya di wilayah RCW 38.

Dwarf Star Brown with Naco Telescope
Peneliti menyimpulkan bila di sebuah cluster bintang terdapat banyakbintang besar. Dan tersembunyi cukup banyak bintang yang ukurannya jauh lebih kecil atau bintang kurcaci coklat.

Lalu berapa banyak bintang coklat tersebut. Kemungkinan 25 - 100 miliar bintang. Dan ada kemungkinan lebih banyak dari itu.

Bentuk bintang coklat dibagi menjadi beberapa tipe
  • Bintang M-Class. Bintang berukuran kecil, tidak dimasukan sebagai tipe bintang kerdil coklat. Lebih tepat sebagai bintang katai merah, karena berhasil membuat fusi nuklir. Jumlah bintang ini mencapai 75% dari bintang yang ada di galaksi Bima sakti
  • Bintang L-Class, lebih dingin dari bintang tipe M. Beberapa bintang tipe L akhirnya mendukung menjadi fusi nuklir dan bintang berhasil bercahaya. Tapi sebagian tidak.
  • Bintang T-Class, bintang ini gagal tapi memiliki panas antara 430-1030 derajat Celcius. Bintang tipe ini memiliki komposisi gas metana.
  • Bintang Y-Class, menjadi bintang di kelas Brown Star atau katai coklat paling dingin. Mungkin bintang tipe ini hanya memiliki panas seperti oven di rumah.

Bintang coklat tipe bintang

Tahun 2014, astronom berhasil memetakan sebuah bintang kerdil tipe T-Class. Bintang yang diberi nama Luhman-16B. Sebenarnya bintang Luhman-16B memiliki kembar atau disebut bintang biner. Dan keduanya relatif memiliki suhu lebih dingin.

Gambar kiri adalah kedua bintang Luhman 16a dan Luhman 16b. Kedua bintang diperkirakan hanya berjarak 3AU atau 3x jarak bumi ke matahari.
Dan keduanya saling mengorbit setiap 45 tahun sekali. Dan keberadaan bintang ini sekitar 6500 tahun cahaya dari Bumi, berada di rasi bintang Vela

bintang Luhman 16b

Messier 15 disingkat M15 dan nama lain NGC 7078. Bila jarak matahari ke bintang Proxima Centauri mencapai 4 tahun cahaya. Bayangkan di Messier 15 dengan radius 175 tahun cahaya terdapat seratus ribu bintang. Termasuk bintang kelas Blue Giant Star. Menjadi gugus bintang paling padat yang diketahui saat ini.

Di abad ke 17 Charles Messier astronom menemukan banyak benda di ruang angkasa. 93 nama masuk daftar di katalog Messier. Hubble membuat daftar benda ruang angkasa. Dari kelompok bintang, galaksi dan tentu saja yang baru ditemukan. Tentu dengan detil gambar dari teknologi di abad ke 20.

Bintang HD 240430 adalah sebuah tata surya dimana disana terdapat 2 bintang biner. Peneliti percaya 15 planet seukuran bumi ditelan oleh salah satu bintang. Apa penyebab planet akhirnya masuk ke dalam bintang. Penelitian ini mirip seperti sejarah Yunani dengan dewa Kronos



Ukuran bintang kerdil umumnya hanya ditemukan planet berbatu seperti planet seukuran Bumi atau lebi kecil. Karena sebuah bintang kerdil yang memiliki ukuran mungil tidak akan memiliki kelebihan bahan untuk membentuk planet yang besar. Planet NGTS-1b seharusnya tidak ada disana

Sebuah galaksi NGC 7674 ini bukan memiliki 1 lubang hitam, tapi 2 lubang hitam atau black hole. Dan bukan lubang hitam kecil, tapi lubang hitam ukuran supermasif seperti yang ada di tengah setiap galaksi.. Galaksi NGC 7674 berada 400 juta tahun cahaya dari Bumi.

Apakah semua bintang memiliki ukuran bulat sempurna. Tidak semua bintang, ketika bintang memiliki putaran sangat cepat. Bentuknya menjadi oval bahkan seperti telur. Khususnya bintang dengan rotasi dalam hitungan jam. Seperti apa bintang dengan bentuk telur

Pada tahun 1437 seorang astronom melihat cahaya seperti bintang meledak, tapi menghilang setelah 2 minggu kemudian. Misteri hilangnya cahaya bintang tersebut menarik dipelajari kembali, sampai peneliti dapat menjawab apa yang terjadi pada tahun tersebut.



Penelitian mengunakan teleskop Wise, ditemukan sekitar 7 komet berukuran besar. Peneliti dapat mengungkap seberapa besar komet tersebut mengunakan pencitraan inframerah. Bila Bumi suatu hari ditabrak komet atau asteroid. Itu bukan kejadian luar biasa lagi

Sebuah bintang tidak jauh dari bumi, bintang EBLM J0555-57Ab merupakan bintang terkecil yang pernah ditemukan. Ukurannya menakjubkan. Sementara bintang raksasa atau bintang lumayan besar seperti matahari. Yang ini hanya seukuran  planet Saturnus saja dan mengalahkan rekor sebelumnya bintang Trappist-1

Bintang HH 212 adalah bintang yang baru lahir. Bila gas disekeliling bintang baru ini berhasil menjadi satu bulatan. Nantinya akan membentuk proto-bintang bar, dan di masa mendatang akan muncul planet.

Peneliti akhirnya mengungkap sebuah sumber aneh di galaksi tetangga Andromeda. Walau jarak galaksi tersebut jauhnya lebih dari 2 juta tahun cahaya dari Bumi. Tertangkap sebuah bintang neutron ada di dekat lubang hitam.

Ditemukan bintang yang mengeluarkan gelombung gas plasma. Tidak gelembung biasa dipermukaan tapi seperti menembak keluar dari bintang. Dan ukurannya sangat besar mencapai 2x ukuran planet Mars. Bola api panas yang keluar menjadi teka-teki para astronom. Karena tidak biasa bintang bisa mengeluarkan gas plasma.

Tim peneliti Hubble berhasil mengabadikan bintang meledak. Jarak bintang Refsdal berada 10 miliar tahun cahaya. Muncul akibat gangguan gravitasi lensa dari kelompok galaksi di depan MACS J1149.5+2223. Setelah ditunggu selama 3 bulan akhirnya proses ledakan bintang dapat diabadikan dari teleskop ruang angkasa Hubble.


No popular articles found.