Peneliti menemukan sebuah planet gas tapi raksasa ini sangat panas pada tahun 2018.

Planet KELT-9b memang memiliki orbit paling gila dari planet yang pernah ditemukan. Hanya mengorbit ke bintang setiap 1,5 hari. Artinya jarak planet ini amat sangat dekat ke bintang. Ditemukan tahun 2016, perhitungan jarak planet ke bintang induk hanya 1/10 jarak Merkurius ke Matahari.

Suhu planet ini mencapai 4600 Kelvin atau setara 4300 derajat Celcius.

Bintang KELT-9 atau nama lain HD 195689 berada 650 tahun cahaya dari Bumi. Dan planet KELT-9b adalah planet yang pertama kalai terditeksi sangat dekat dengan bintang. Dan apa yang peneliti lihat jauh berbeda dengan keadaan planet panas lainnya.

Bandingkan dengan suhu terpanas di planet Merkurius dan Venus hanya berada pada 400 derajat Celcius. Planet KELT-9b memiliki suhu 10x lebih panas, dan lebih panas 80% dibanding dengan panas rata rata bintang berukuran kecil. Jadi planet ini memang super ekstrem.

planet terpanas ditemukan KELT-9b

Planet KELT-9b juga berada di dekat sebuah bintang yang sangat panas dan mencapai suhu 10.000 deg.K. Dibanding matahari hanya mencapai 4500K atau setara 4300 deg.C.

Bintang Wasp-33 masuk sebagai bintang terpanas tipe A. Disana terdapat sebuah planet yang mengorbit. Dan planet Wasp-33b  memiliki perbedaan panas antara sisi siang dan malam.

Planet KELT-9b menerima 700 kali radiasi ekstrem ultraviolet dari bintang serta bagian orbitnya terkunci ke satu arah.

Ukuran planet KELT-9b 2,8x lebih besar dari planet Jupiter. Namun kepadatan planet hanya separuhnya. Dan atmofer di planet  terus di bombardir cahaya dan angin dari bintang induk.



Astronom Scott swinburne dari universitas Alan Duffy mengatakan sebenarnya planet ini sedang mengalami panas begitu hebat. Tidak ada planet seperti ini. Saya tidak terkejut dengan nasib planet ini dimasa mendatang.

Terlihat debu dan gas, dan suhu planet lebih panas 1000 derajat.
Melihat nasib planet KELT-9b akan menjadi planet singkat dan kejam di wilayah kosmos.
Diperkirakan planet tersebut kehilangan 10 juta kg massa perdetik. Sehingga gas yang terdorong oleh kekuatan bintang membentuk ekor seperti komet.

Juni 2018 studi terbaru Max Planck
Menggunakan instrumen CARMENES di Observatorium Calar Alto di Spanyol, studi baru menemukan bahwa KELT-9b memiliki atmosfer hidrogen yang sangat besar. Ini menunjukkan bahwa bintang planet tidak hanya memanaskan atmosfer hidrogen dari planet, tetapi juga menggunakan gravitasinya untuk menarik hidrogen ke dirinya sendiri, menurut pernyataan Nature.

Dengan melihat kondisi planet KELT-9b, kita dapat memafahami tentang apa yang terjadi di luar sana. Dan bagaimana sebuah benda lahir dan hancur.

Dibawah ini ilustrasi dengan planet KELT-9b