Photoshop
Seorang master photoshop mungkin memberi peringatan, mengapa anda tidak harus percaya dengan foto di media sosial.

Ini semakin sulit bagi kita. Setelah berita palsu , di sisi lain ada lagi jutaan foto yang di edit dengan teknik digital tanpa dapat dikenali.

Beberapa aplikasi foto dapat langsung memproses editing foto menjadi lebih menarik.

Beberapa majalah juga mengunakan teknik editing dari Photoshop. Tapi banyak juga yang gagal dan meninggalkan kesalahan dan sudah di cetak menjadi majalah

Yang satu ini memang ahlinya. Dengan keahlian photoshop, hasil editing foto menjadi viral di media sosial Vietnam. Dipanggil dengan Kanahooo walau sebagian lain lebih suka menyebut photoshop holy. Mengapa, karena ketrampilan mereka memang luar biasa membuat foto lebih cantik dan lebih ganteng, membuat orang dengan badan lebih kurus. Semua foto dapat di edit dengan teknologi digital.

Karena ketrampilannya dia memiliki 400 ribu pengikut. Keahliannya merubah foto cowok dan cewek atau sebaliknya merubah cewek menjadi cowok dan sebaliknya juga. Sepertinya tidak ada yang bisa dilakukan dengan keahlian master photoshop ini, semua dapat dirubah menjadi menarik.

Kahanoooo menjadi pekerjaan di media sosial sebagai tukang edit. Membuat wajah seseorang tampak berkilau, dan memberikan layanan bagi siapa saja yang ingin tampil keren di profil mereka.

Tapi ada nasihat dari si jago photoshop ini. Bila anda ingin mencari tahu tentang seseorang, maka lihatlah dalam kehidupan nyata. Bila melihat gambar dibawah ini, ada perbedaan sangat tipis antara fakta dan fiksi.

Beberapa foto dibawah ini adalah ketrampilan merubah wajah dan tubuh seseorang tampil jauh lebh baik dari aslinya.

Photoshop di media sosial lihat kehidupan nyata baru asli

Instagram
Seperti sebuah kompetisi mendapatkan Suka atau Like.
Banyak orang berusaha mencari perhatian di media sosial, termasuk layanan foto Intagram.

Apakah benar semua yang ditampilkan memang kehidupan nyata.

Sebuah video di Youtube Are You Living an Insta Lie_ Social Media Vs. Reality menceritakan bagaimana berhohong dengan foto di media sosial

Seorang wanita membuat foto yang seakan dirinya bahagia, agar mendapatkan Like dari orang lain. Kenyataannya tidak seperti itu, pasangannya tidak bekerja dan si wanita yang bekerja.

Foto di instagram memaning orang membuat foto lebih baik tapi palsu

Seorang pemuda ingin terlihat suka berolahraga. Di foto instagram terlihat di mengenakan helm dan mengatakan. Sudah 30 km bersepeda.
Padahal baru saja melihat sebuah foto fannya, dan ingin membuat berita juga tentang dirinya

Dia turun dari mobil sambil membawa helm sepeda, dan dicari posisi di tepi jalan. Lalu membuat foto seolah dia sedang bersepeda.
Langsung beberapa teman di instagram memberikan Like.

Foto di instagram memaning orang membuat foto lebih baik tapi palsu

Seorang wanita bekerja dikantor, terlihat di mejanya sangat rapi dengan makanan sehat dan diet.

Kopi, buah apel, dan peralatan kantor. Tapi lihat di sisi kanan gambar, dia sedang menikmati makanan satu mangkok dan es krim.

Foto di instagram memaning orang membuat foto lebih baik tapi palsu

3 contoh dari foto tersebut dapat mengingatkan kita. Bahwa foto bisa di manipulasi oleh diri kita sendiri. Dan mengirim pesan yang berbeda dibanding kenyataan.

Kasus Oneill seorang superstar di media sosial dari Snapchat, Instagram, Youtube akhirnya keluar dari akunnya sendiri dan menceritakan kisah kehidupan nyata.

Semua yang dibuat hanya perintah dari sponsor setelah dia berhasil menarik publik di Instagram, dan semakin banyak orang mengikuti gayanya di instagram.
Dia kelihatan bahagia dengan baju yang selalu baru, pagi minum teh
Kehidupannya tidak sebebas ketika pertama kali dia mengunakan media sosial, dan 4 tahuun berlalu dari usia 12 tahun sampai 16 tahun. Semua tampilannya semakin sempurna.
Karena dia harus membuat tampilan sempurna, ditangani oleh profesional dan tim marketing.
Sebelum berurusan dengan produk, dia bisa mengambil gambar 1 atau 2 kali. Ketika ditangani oleh produsen, dia mengambil foto sampai 50 kali.
Untuk foto sempurna dia harus tidak makan agar pengambilan gambar perutnya sempurna.

Bosan dengan perintah dari produsen yang mengkontrak, karena waktunya habis untuk media sosial
Dia pergi begitu saja dari media sosial dan meninggalkan pesan. Semua hidupnya palsu.

Disini memperlihatkan ada kebiasaan dari beberapa orang yang suka melihat foto, bahkan ikut ikutan membuat foto agar menarik perhatian.
Pada kenyataannya, kehidupan seseorang tampil di media sosial tidak seindah seperti yang kita lihat.
Kecuali mereka memang bekerja di bidangnya, seperti artis dan mereka yang ingin menampilkan keahlian.

Kesimpulannya, tampilkan diri kita sendiri ketika berada di media sosial. Dan tidak perlu membohongi orang lain dengan menampilkan kenyamanan di sebuah foto.
Like hanya sesaat, semakin banyak Like mungkin kita semakin banyak berbohong dan memicu orang lain ikut berbohong