Fosil burung 100 juta tahun lalu di Myanmar masih utuh


Science | 9 June 2017

Diawetkan oleh Tar dari getah pohon fosil terlihat utuh

Gambar mahluk purbakala umumnya hanya kerangka, dan ilmuwan memberikan gambar seperti apa bentuk aslinya.

Tapi fosil di Myanmar ini adalah fosil burung yang utuh, bahkan masih lengkap dengan kaki dan bulu dari burung di jaman 100 juta tahun lalu.

Peneliti menemukan fosil anak burung yang tertutup "amber" entah getah dari pohon apa. Memperlihatkan anak burung dengan kepala, cakar dan leher burung, serta bulu burung.

Penemuan ini adalah benda binatang prasejarah dan menentang teori di jamannya dengan apa yang diungkap para ahli sebelumnya.

Ryan McKellar dari museum Royal Saskatchewan Kanada ke media New Scientist. Ini adalah tampilan terlengkap dan terinci yang pernah kami miliki.
Tim menduga burung kecil tersebut jatuh setelah menetas dan terkena genangan getah pohon seperti cairan tar. Lalu diawetkan sampai ratusan juta tahun di dalamnya.

Baris pertama pada gambar terlihat kaki burung purba atau prasejarah.
Baris kedua bagian sayap anak burung yang dapat terlihat dan diawetkan oleh getah pohon, dan bagian pecahahan dari getah pohon utuh.

Fosil burung 100 juta tahun lalu di Myanmar masih utuh

Yang menarik bagi kami dalam dunia prasejarah, para ilmuwan masih belum sepenuhnya yakin akan bahan kimia yang yang bisa mengawetkan tersebut dalam bentuk resin getah pohon. Ketika getah pohon mengera, pada tekanan tertentu dan suhu yang tepat, maka zat akan berubah menjadi zat semi-fosil atau copal.
Kecepatan tersebut bervariasi tergantung kondisi kata Brian Palmer menjelaskan ke The Washington Post.

Pertanyaan lain yang membuat pertanyaan baru, kapan getah tersebut menutup anak burung. Dan kapan getah tersebut akhirnya berubah untuk mengawetkan fosil tersebut.


Dari fosil yang dilihat, bagian tubuh burung sudah terpecah menjadi karbon murni. Artinya DNA nya mungkin sudah berlalu lebih lama.
Peneliti mengatakan burung ini berevolusi bersamaan dengan nenek moyang burung modern. Perbedaan dengan burung saat ini, dibagian sayap memiliki cakar, dan rahang dengan gigi di bagian paruh.

Berita terkait
Semua materi dapat dibuat oleh manusia, bahkan plutonium dan lithium dapat digunakan untuk energi. Tetapi emas mungkin tidak dapat dibuat. Darimana asalnya emas, apakah datang dari tanah begitu saja. Proses pembentukan emas mungkin dari kejadian luar biasa di alam semesta. Tabrakan 2 bintang neutron menghasilkan Au simbol emas dan Pt platinum

Fosil mahluk tertua di bumi, disebut amoeba Dickinsonia. Memiliki ukuran 1,4 meter sebagai amuba purba atau fosil tertua yang pernah ditemukan. Seorang anak berusia 9 tahun membuat kagum teman sebayanya bahkan para ilmuwan. Jude Sparks menemukan fosil yang terkubur ditanah ternyata fosil berusia jutaan tahun.



Dreadnoughtus adalah penemuan baru dari dinosaurus berukuran besar. masuk kategori Titanosaurian karena bobotnya diperkirakan mencapai 60 ton. Fosil dinosaurus berusia 110 juta tahun juga diumumkan ditemukan di Alberta

Peneliti dari Australia menemukan sebuah batu meteor yang jatuh di Australia. Diperkirakan usia batu tersebut berusia 4,5 miliar tahun. Sebuah meteor jatuh ke Bumi pada 27 November 2015. Bahkan usia batu tersebut jauh lebih tua dibanding munculnya kehidupan di Bumi.

Foto pertama dari beberapa harta karun penemuan hutan tua di China. Mungkin sangat tua, karena berumur 298 juta tahun lalu. Ditemukan di bawah tambang batubara di Wuda Mongolia Cina.




No popular articles found.
< /body>