Membuat foto galaksi Bima Sakti di tengah kota.

Langit terkena pantulan cahaya kota, membuat gambar dibelakang atmofer tidak terlihat. Gambar tersebut adalah garis galaksi kita atau inti galaksi Bima Sakti.

Apa yang kita tidak pernah lihat bisa tampak dengan camera Fujifilm GFX 50. Teknologi camera ini memiliki invariansi ISO, dapat membuat foto yang tidak mungkin dilakukan oleh camera biasa.

Salah satunya foto galaksi di tengah kota, tepatnya kota Sydney. Bahkan diabadikan ketika festival cahaya, foto Milky Way dan pengambilan foto tidak dilakukan teknik Bracketing.

Camera Fujifilm GFX 50 memang canggih, memiliki sensor 80MP. Sang fotografer mengatakan dia pernah mengunakan Sony Alpha 7R II dan sangat baik untuk menangkap cahaya. Bahkan mendapat penghargaan World Photo Organization.

Dia mencoba mengunakan Fujifilm GFX 50, dengan kemampuan ISO 3200 ternyata masih mampu menangkap cahaya yang tidak terlihat oleh mata kata Josselin Cornou

Bisakah mengabadikan galaksi ketika cahaya kota masih menghalangi pemandangan, ketika pertanyaan diberikan ke Matt Hudson dan Clement Breuille sebagai referensi foto astrofotografi dan lanscape. Katanya "bisa".
Dengan camera Fujifilm GFX 50, Josselin mengunakan setting ISO 3200. Membayangkan saja susah, sebuah camera dengan sensor 80MP.
Bagian menarik di engine procesor Fuji memiliki tambahan alogaritma pintar untuk menghilangkan cahaya terlalu terang.

Seperti editing dibawah ini. Josselin mengunakan software Adobe Lightroom. Menunjukan spesifikasi camera dengan ISO 3200, selama 10 detik dan aperture f4

Foto kiri adalah foto camera yang belum di edit, foto kanan baru terlihat kabut yang sangat kabur di gambar kiri sebenarnya garis Bima Sakti yang tampak di sisi kanan setelah proses edit dengan Lightroom

Foto bima sakti di edit dari hasil camera Fuji GFX50

Foto galaksi yang didapat, digabung dengan foto lain untuk komposisi, dan hasilnya seperti foto dibawah ini

Foto bima sakti di edit dari hasil camera Fuji GFX50

Josselin Cornou memberikan tip dengan video dibawah ini untuk proses foto galaksi Bima Sakti



Atau melihat hasil editing foto galaksi Bima Sakti di Jakarta



Hasil foto dijadikan video dibawah ini. Modalnya paket hemat Nikon D5100 dengan lensa stok pertama 18-50mm saja. Pada bulan April 2016



Video dibawah ini teknik timelapse hanya mendapatkan sekilas garis Bima Sakti pada bulan Agustus 2016



Kenapa foto galaksi menarik. Salah satunya polusi cahaya di kota, membuat gambar galaksi tidak pernah kita lihat walau hampir setiap hari ada diatas langit. Dan menantang fotografer mencari tempat yang jauh dari polusi udara untuk menangkap gambar garis galaksi Bima Sakti.