Ribuan exoplanet di galaksi kita, tentu saja tidak setiap hari ditemukan yang memiliki atmofer.

Sebuah planet WASP-12b jaraknya 1400 tahun cahaya ke Bumi.

Disana memiliki sebuah bintang (matahari) yang disebut WASP-12.

Sejauh ini peneliti hanya menemukan sebuah planet WASP-12b yang mengitari bintang induknya.

Tidak sampai disitu, ukuran planet WASP-12b mencapai 2x lebih besar dari planet Jupiter. Dan jarak planet hanya 1,8 juta mil ke bintang setara 0,02 jarak matahari ke bumi.

Planet dengan waktu malam dan siang selamanya karena terkunci 
gravitasi bintang Wasp-12b

Sebagai perbandingan, planet terdepan Merkurius berada pada jarak 35.98 juta km ke matahari. Itu saja sudah membuat planet Merkurius tidak dapat di tinggali karena terlalu panas.

WASP-12b masuk dalam kategori planet Hot Jupiter artinya planet ini memiliki orbit sangat dekat ke bintang.

Suhu di permukaan planet mencapai 2600 deg.C lebih. Lalu apa yang terjadi bila planet terus tergoreng oleh panas bintang induknya. Menjadi pesaing planet HD 149026b, dengan orbit 2,8 hari dengan jarak 0,042 AU (jarak bumi ke matahari) dengan panas 1400 derajat Celcius.

Begitu panasnya planet ini, membuat awan tidak dapat terbentuk dan logam alkali terionisasi.

Update September 2017.
Atmofer planet membuat planet ini lebih panas dari seharusnya. Karena cahaya yang masuk tidak bisa keluar, atau planet yang menyerap semua cahaya yang masuk. Disebut sebagai planet dengan permukaan hitam, dan lebih hitam dari aspal jalan.

Cahaya yang masuk ke planet hanya dipantulkan

Gambar planet Wasp-12b sebagai planet hitam

Peneliti mengatakan ketika planet melintas di depan bintang, cahaya bintang melewati bagian atmofer sebuah plaent. Cahaya yang ditangkap di analisa dan terlihat menyebarkan dengan cara berbeda. Adanya awan atau atmofer di planet WASP-12b.

Tetapi tetesan atmofer di atas planet merupakan tetesan  dengan panas 2600 derajat Celcius adalah bahan aluminium oksida atau dikenal dengan Corundum. Bahan tersebut merupakan bahan dasar dari batuan rubi dan safir di bumi. Jadi ceritanya di planet itu memiliki hujan dalam bentuk batuan.
Di sisi siang diperkirakan mencapai suhu 1000 derajat C.

Begitu panasnya, atmofer molekul hidrogen dapat memecah menjadi atom hidrogen yang lebih kecil.
Peneliti menyebut warna planet ini tidak benar benar hitam, tetapi terkandung cahaya merah. Atau terindikasi dengan logam cair.

Karena gravitasi bintang yang kuat, bentuk planet hampir mirip seperti telur. Atmofer planet tertiup angin bintang dan mencapai jarak 3x lebih jauh dari planet Jupiter di tata surya kita

Peneliti mengunakan teleskop Hubble dan mengukur dengan peralatan Spektroskopi Imaging Space Telescope (STIS).
Dari pengukuran cahaya, planet ini memiliki pantulan 0,064. Membuat planet ini memantulkan cahaya lebih sedikit dari bulan kita dengan angka Albedo 0,12. .

Planet Wasp-12b yang ditemukan tahun 2008 mungkin tidak lama lagi, perlahan planet terus mendekati ke bintang induk dan tersisa 10 juta tahun kedepan sebelum lenyap tertelan.

Peneliti lain menyebut planet Wasp-12b adalah planet batu permata atau Diamond Planet.

+ Nasa