Bintang kerdil coklat ditemukan astronom amatir


Science | 4 June 2017

Setelah diamati bintang kerdil tersebut bergerak dari hari ke hari

Sebuah bintang kerdil baru berwarna coklat ditemukan seorang ilmuwan amatir. Tapi dia tidak melihat dengan teleskop ukuran besar.

Sebuah bintang kerdil ditemukan dari program Backyard Worlds: Planet 9. Tujuannya melihat apakah ada planet besar lain di pinggiran tata surya kita, atau disebut planet ke 9.

Situs tersebut mengunakan data gambar dari misi Wide-field Infrared Survey Explorer (WISE) NASA. Dan mereka yang membantu dengan membandingkan beberapa gambar yang diambil dari teleskop dari waktu ke waktu. Kejelihan mata astronom amatir inilah yang menemukan bintang kerdil berwarna coklat tersebut.

Para ilmuwan amatir ini melihat pergerakan objek yang tidak biasa, dan terus berpindah dari tanggal ke tanggal dan terlihat sangat menonjol dari foto yang dilihat.
Disini teknologi belum tentu tepat, dan ketekunan dari mata manusia lebih diandalkan menemukan objek. Karena ukurannya sangat kecil bahkan terlihat seperti gangguan gambar atau artifak, dapat menipu software pengamatan sehingga tidak mengetahui adanya bintang di dalam foto. Disinilah fungsi mata astronom dapat memperkirakan adanya benda yang bergerak dari beberapa foto yang mereka amati.

Menjadi pertanyaan mengapa bintang Brown Dwarf dapat luput dari pendataan badan antariksa. Ukuran bintang kerdil jauh lebih kecil dari matahari. Massa yang rendah dan cahaya jauh lebih redup, ukuran bintang kerdil hanya 2x lebih besar dari planet Jupiter. Dan dapat diketahui dengan melihat visual gambar dari teleskop, dengan membandingkan gambar demi gambar. Software astronom dapat memindai bergerakan benda atau bintang. Tapi foto yang dikirim oleh teleskop satelit dapat memunculkan artifak. Seperti titik kecil yang cacat akibat kompresi gambar. Software tidak dapat mengenali gambar artifak di sebuah foto, tapi mata kita bisa.

Menurut jurnal Astrophysical ini pertama kali penemuan sebuah bintang dan dapat teridentifikasi dengan gambar

6 hari setelah situs Backyard Worlds: Planet 9 diluncurkan, 4 orang di negara berbeda dari Tasmania, Rusia, Serbia dan Amerika Serikat membantu melihat bintang kerdil tersebut. Laporan dari American Museum of Natural History dan para ilmuwan akhirnya mengkonfirmasi setelah ditemukan dan melihat dengan teleskop inframerah.

Foto dibawah ini dimana sebuah titik berwarna lebih terang, bagi sebagian orang mengatakan itu hanya noise dari sebuah foto. Nyatanya gambar tersebut adalah sebuah bintang.

Bintang kerdil coklat ditemukan astronom amatir

Keunikan lain dari penemuan bintang kerdil coklat ini. Cahayanya sangat samar, dan warnanya tidak coklat. Melainkan kemerahan atau merah tua, warna bintang kerdil tergantung dari suhu di bintang. Misalnya usia bintang yang lebih muda dan lebih tua akan berbeda warna, tapi diklasifikasikan sebagai bintang kerdil.



Seberapa sukarnya menemukan bintang coklat ini, dapat dilihat cerita dari video dibawah ini.



Penemuan ini bukan pertama kali para astronom amatir membantu para ahli lain. Mei lalu ilmuwan dari universitas Nasional Australia mengumumkan proyek mereka dan meminta bantuan para astronom amatir membantu mereka. Yang dicari adalah supernova yang letaknya 970 juta tahun cahaya dari Bumi. Dan bintang disana meledak sebelum jaman dinosaurus muncul di Bumi.
Hasilnya, dua orang dari Belgia dan Skotlandia melihat dan memberi tahu para ahli yang mencari supernova tersebut. Dan tim ahli memeriksa kembali dengan teleskop di ruang observasi. Bahkan ada puluhan supernova lain yang terditeksi dalam program tersebut.

Antariksa sangat luas, mengamati dengan teleskop besar bahkan dengan software canggih bisa saja beberapa benda yang belum teridentifikasi luput dari pengamatan

Seperti video ini coba diamati, apakah bisa melihat adanya benda bergerak. Bila yah, pertanyaan kedua benda itu apa. Pertanyaan seperti ini yang sukar dijawab



Info program Backyard Worlds: Planet 9


Berita terkait
Bintang T Ursae Minoris adalah bintang besar berukuran 2x lebih besar dari matahari. Masuk bintang raksasa yang sekarang sedang membengkak, mulai berdunyut. Ilmuwan berharap dapat menyaksikan bintang T Ursae Minoris ketika memasuki masa akhir. Dimana skala kehidupan manusia dapat melihat secara langsung kematian bintang.

Sebuah tata surya dinamai HD 98800, disana sedang terbentuk planet atau protoplanet. Keunikan di tata surya ini memiliki bintang biner, dimana piring pembentuk planet nantinya terlihat miring. Hal ini hanya sebatas teori, tapi peneliti menemukan adanya. Bila planet sudah terbentuk, matahari mungkin terlihat dari utara ke selatan, dan bukan ke barat dan timur seperti di Bumi



Dua bintang biner Bintang R Aquarii sedang bertarung. Satu bintang katai putih adalah bintang mati, dan bintang kedua adalah bintang lebih besar ukurannya terus diganggu. Bahkan materi bintang raksasa merah tertarik oleh gravitasi bintang yang lebih kecil. Suatu hari nanti bintang raksasa merah akan habis dan tersisa si bintang lebih kecil.

Ilmuwan membuat penemuan dengan memantai gelombang suara, dan mengungkap jenis jenis batuan yang bersembunyi di bawah permukaan planet kita. Peneliti memperkirakan akar cratonik Bumi adalah bagian batuan kuno. Dan membentuk pergunungan terbalik yang terletak di pusat lempeng tektonik. Membentang sampai 300km lebih. Peneliti mengatakan berlian bukan barang langka dari sisi geologi

Sebuah bintang MWC 758 adalah bintang muda yang baru lahir. Dan sedang membentuk tata surya, terlihat terdapat sebuah cincin dengan 2 lingkarang yang menyala. Cincin tersebut adalah calon protoplanet, setidaknya sudah tampak 2 planet baru akan hadir di orbit bintang MWC 758

Di abad ke 17 Charles Messier astronom menemukan banyak benda di ruang angkasa. 93 nama masuk daftar di katalog Messier. Hubble membuat daftar benda ruang angkasa. Dari kelompok bintang, galaksi dan tentu saja yang baru ditemukan. Tentu dengan detil gambar dari teknologi di abad ke 20.

Perjalanan antariksa memang berbahaya. Dari awal berangkat dan pulang, semuanya memiliki resiko tinggi. Tapi satu penelitian baru ini cukup menarik kita menelaah resiko berada di ruang angkasa. Hasilnya DNA manusia memang berubah, walau sebagian masih kembali seperti semula.



Bintang AS 209 terletak 410 tahun cahaya dari Bumi. Menjadi sebuah sistem tata surya baru yang baru lahir, diperkirakan baru berusia 1 juta tahun dalam skala kosmos. Setidaknya ada 2 protoplanet akan lahir disana.

Peneliti akhirnya mengungkap sebuah sumber aneh di galaksi tetangga Andromeda. Walau jarak galaksi tersebut jauhnya lebih dari 2 juta tahun cahaya dari Bumi. Tertangkap sebuah bintang neutron ada di dekat lubang hitam.

Beatriz Villarroel mencari sebuah bintang dari data USNO-B1.0 yang mendadak hilang. Lenyap dari 290.000 sumber bintang yang diteliti dan menghilang begitu saja tanpa jejak. Mengapa yang satu ini menghilang. Sampai Beatriz mengatakan jangan jangan ini ulah alien

Bulan adalah bagian dari planet Bumi. Dan pembentukan Bumi dan Bulan memiliki umur yang sama, setidaknya setelah kehancuran Bumi ditabrak oleh planet lain. Sehingga atom di Bulan dan Bumi memang identik

Bukan melihat dari proses terbentuknya sebuah tata surya. Tetapi melihat dari mana saja materi pembentukan di alam semesta, dan perubahan bentuk dari dua atom utama Helium dan Hidrogen menjadi materi di alam semesta seperti saat ini




No popular articles found.
< /body>