Juni 2017 sebuah satelit ViaSat 2 diluncurkan, menjadi langkah awal pengunaan WIFI di pesawat komersil.

Sistem satelit ViaSat 2 akan menyediakan jaringan WIFI dengan kecepatan 25Mbps di Amerika Serikat sampai ke Samudra Transatlantik.

Satelit iSaat 2 dikirim dengan roket Ariane pada tanggal 1 Juni 2017. Setelah siap bekerja, satelit akan menyediakan jaringan WIFI untuk penumpang pesawat.

ViaSat 2 dibuat oleh perusahaan Boeing di Los Angeles memiliki berat 6 ton. Dijadwalkan sudah siap bekerja sebelum akhir tahun 2017 dan berada di ketinggian 34000 km, berada di garis khatulistiwa Amerika Utara, Laut Karibia dan bagian Amerika Selatan.

Ketika satelit iSaat 2 telah beroperasi penuh, satelit akan memberikan sinyal WIFI untuk download dan upload yang sama 25Mbps. Dan dapat di akses juga untuk kapal pesiar sampai pelanggan rumah yang mengunakan ViaSat di Amerika Serikat. Walau teknologi yang digunakan khusus dirancang untuk koneksi data bagi pesawat dan kapal laut.

Secara total kecepatan internet satelit iSaat 2 mencapai 30gbps dan 2 kali lebih cepat dari koneksi ViaSat1. Satelit juga memberi jaringan internet lebih murah.
Layanan sebelumnya adalah ViaSat 1 saat ini menyediakan WIFI gratis bagi para penumpang di pesawat JetBlue dengan kecepatan 12Mbps.
Tahun 2016 layanan internet di pesawat mencapai 6000 pesawat komersil. Diperkirakan tahun 2021 akan mencapai 17000 pesawat (50% pesawat jet komersil) mendapatkan jaringan WIFI ketika di udara.

Satelit ViaSat 2 satelit internet untuk WIFI di dunia penerbangan

Peluncuran ViaSat 2 diluncurkan 2 Juni 2017.