Nasa mengirim Parker Solar Probe, dan menjadi benda yang pernah di kirim paling dekat ke bintang matahari.

Dari semua pesawat ruang angkasa, hanya pesawat ini saja dengan jarak paling dekat ke matahari. Bahkan 7 kali lebih dekat dibanding pesawat yang paling dekat untuk melihat matahari.

Nasa akan mengirim pesawat, dan menjadi pesawat ruang angkasa paling cepat yang pernah dibuat pada 11 Agustus 2018

Diperlukan beberapa kali Slingslot atau memanfaatkan gravitasi planet.

Pesawat akan berada pada jarak cukup aman dari permukaan matahari dan bertugas selama 6 tahun untuk mempelajari matahari dari dekat.
2018 Agustus diluncurkan 12 Agustus 2018 (waktu setempat)
2018 28 Sep mencapai Venus
2018 1 Nov Perihelion
2019 22 Des Venus flyby 2, berkali kali melakukan putaran slingslot sampai tahun 2024
Melakukan 24 kali orbit dan 7 kali bantuan gravitasi planet Venus.

Pesawat ruang angkasa Parker Solar Probe orbit disekitar Matahari 
teknik slingslot

Mengapa lebih sulit pergi ke Matahari dibanding ke planet Mars
Kekuatan gravitasi matahari. Bumi mengorbit ke matahari dengan kecepatan 100.000km perjam.
Bila mengirim pesawat antariksa langsung lurus ke matahari, maka pesawat akan melenceng dan perjalanannya tidak akan sampai ke matahari langsung.


Pesawat ruang angkasa harus mengambil arah kebalikan dari rotasi Bumi terhadap matahari
Pesawat ruang angkasa ke planet Mars membutuhkan kecepatan 46 ribu km perjam
Pesawat New Horizons yang terbang ke planet Pluto, meluncur dengan kecepatan 57.000 km perjam

Pesawat parker tidak parkir di orbit matahari secara tetap. Tapi terus bergerak selama terbang, mengitari orbit matahari dan planet Venus .
Kecepatan pesawat akan terus meningkat dengan teknik Slingslot, dan posisi pesawat akan semakin dekat ke matahari sampai putaran terakhir.

Pesawat Parker harus diluncurkan lebih cepat dengan kecepatan 69 ribu km perjam, dan putaran orbit mengelilingi matahari selama 6 tahun dan terus mendekat. Kecepatan pesawat Parker akan mencapai 690 ribu km perjam pada putaran terakhir, untuk menahan kekuatan gravitasi matahari.

Untuk mempercepat kecepatan pesawat, Parker akan berputar beberapa kali planet Venus, dan berputar kembali ke matahari. Setidaknya selama 6 tahun dilakukan untuk mengambil data.

Walau pesawat terus bergerak, masalah mengirim pesawat ruang angkasa ketika mendekat matahari akan menghadapi kondisi ekstrem. Radiasi matahari akan menghantam pesawat ruang angkasa, termasuk panas yang luar biasa.

Bila pesawat mendekat ke matahari, pesawat harus berhadapan dengan angin matahari dan korona. Karena kedua kejadian tersebut yang akan diteliti.

Mengunakan pelindung dari komposit karbon dengan tebal 20cm, pelindung panas dapat menjaga peralatan di pesawat Parker Solar Probe. Untuk menahan panas sampai 1400 derajat Celcius.
Pesawat ruang angkasa Parker memiliiki sistem otonom yang bekerja sendiri.
Ketika menghadap ke matahari, suhu panas dipantulkan dengan perisai keramik yang disebut TPS. Instrument dapat terlindung dengan suhu 30 derajat dibalik perisai.
Perangkat TPS dibuat oleh laboratorium fisika terapan Johns Hopkins, mengunakan bahan carbon advanced tech. Seperti busa komposit yang diapit oleh 2 lempeng karbon.
Bagian depan diberikan pelindung plat keramik berwarna putih.

Pengujian lab, perisai TPS mampu bertahan sampai 1650 deg.C.
Bagaimana dengan kabel, apakah pelindung kabel dapat terlindung dari paparan radiasi panas ketika mendekat ke matahari.
Tim mengembangkan tabung kristal safir untuk melindungi bagian kabel, dan bahan kabel dari bahan kimia niobium.

Untuk sistem elektrik, digunakan solar cell. Tapi ketika dekat dengan matahari, hanya sebgian yang terkena matahari yang sangat intens. Dibagian solar panel memiliki sitem pendingin yang sangat sederhana. 2 radiator menjanga suhu dari pembekuan ketika diruang hampa. Dan sirip aluminium memaksimalkan permukaan untuk pendingian, ditambah sebuah pompa untuk mengalirkan suhu dingin.

Walau jarak matahari ke bumi mencapai rata rata 150 juta km, tapi angin matahari memberikan gangguan ke bumi. Khususnya peralatan satelit di ruang angkasa, dimana satelit cuaca sangat terganggu dengan aktivitas angin matahari.

Nama pesawat ruang angkasa Parker Solar Probe untuk menghormati seorang ahli astrofisik Profesor Eugene Parker dari universitas Chicago. Parker yang bekerja beberapa putuh tahun lalu dan bekerja di sebuah yayasan untuk pengetahuan bintang. Ilmuwan Parker tahun ini sudah berusia 90 tahun.

Parker yang namanya diabadikan sebagai pesawat Nasa mengatakan akhirnya kita bisa melihat penampilan sebenarnya. Untuk mengukur angin surya.

Pesawat Parker Solar Probe akan terjun mendekat matahari, untuk meneliti bagian corona bahkan sampai di permukaan matahari lebih dekat.
Tujuan utama melihat lebih dekat seperti apa matahari bekerja.

Pesawat ruang angkasa Parker Solar Probe benda pertama paling 
dekat ke matahari

Probe Parker akan dikirim mengunakan roket delta IV Heavy. Setelah diluncurkan dan probe berada di atas Bumi, langsung menuju ke matahari. Nasa menargetkan probe Parker bekerja sampai 7 tahun.

Bagaimana pesawat tidak meleleh ketika mendekati matahari.



Tentang pesawat Parker Solar Probe