Bintang HH 212 baru lahir seperti ini bentuknya


Kategori : Science | Date : 17 May 2017
Ini proto-star belum berbentuk bulat seperti bintang biasa.
Bintang HH 212 adalah sebuah bintang baru, atau lahir sebuah proto-bintang.

Usianya baru saja lahir sekitar 40.000 tahun. Jauh lebih muda dibanding masa dinosaurus di Bumi.

Mengunakan teleskop Alma, bintang HH 212 belum rapi alias masih berbentuk gas dengan bulatan kuning.

Tahapan pembentukan tata surya dimulai dari terbentuknya sebuah bintang.
  • Putaran debu dan gas kosmik di ruang angkasa
  • Pembentukan cakram dan bagian tengah gas akan terus terkumpul dan memadat
  • Protobintang, akibat gravitasi di tengah akan meningkatkan panas bulanan dan munculnya panas sampai bintang bercahaya
  • Dari protobintang, angin bintang akan mengerakan debu. Dan debu akan mengorbit di sekeliling bintang, perlahan akan memadat menjadi planet.
  • Sampai semua stabil dari protobintang, menjadi bintang. Dari protoplanet menjadi planet, maka akan lahir sebuah tata surya baru yang lengkap.

ESO mengatakan bintang HH 212 memiliki massa rendah, artinya bintang tipe ini akan terbentuk dengan ukuran lebih kecil. Karena ukuran lebih kecil, gas yang terbakar akan lebih sedikit dan akan tetap bercahaya sampai 100 miliar tahun kedepan setelah menjadi bintang.

Ini pertama kali tim peneliti dan astronom melihat garis debu dalam fase pembentukan bintang. Mungkin dapat menjadi jawaban dari mana asal planet setelah bintang terbentuk.

Bintang H212 ini adalah calon bintang baru di galaksi Bima Sakti

Bintang HH 212 hanya berjarak 1.300 tahun cahaya dari Bumi. Terletak nebula Orion.

Pada gambar atas terlihat gumplaan berwarna, perlahan selubung gas tersebut akan terkumpul dan semakin dekat ke bagian tengah..
Lingkaran luar dari awan gas tersebut sedang terjadi perubahan tekanan. Gravitasi antara tekanan gas dan debu.

Bila gravitasi menang, maka gas dan debu akan runtuh dan terbawa masuk lebih dalam ke bagian tengah. Setelah semua terkumpul akan memberikan tekanan ke dalam dan di bagian inti padat menjadi panas. Pada suatu saat nanti akan menyala menjadi awal protostar / proto-bintang.


Sebagian dari sisa debu dan gas yang tidak tertarik oleh gravitasi di bagian tengah. Nantinya akan membentuk planet, tentu saja awalnya adalah proto-planet. Debu berubah menjadi batu lebih besar, lalu saling tarik menarik dan terus mengumpal menjadi planet berbatu seperti planet Bumi, Merkurius atau Mars. Sedangkan sisa gas lain bisa saja menjadi planet gas seperti Saturnus atau Jupiter.

Bagian yang menonjol dibalik cakram, dan diapit oleh 2 daerah terang disebabkan panas dari titik tengah calon bintang. Mirip seperti hamburger dimana 2 roti adalah debu dan gas kosmik yang mengapit dibagian tengah

Gambar dibawah ini bentuk sebenarnya di bintang HH 212. Cincin hamburger yang dilihat diatas setara jarak matahari ke planet Neptunus.

Bintang H212 ini adalah calon bintang baru di galaksi Bima Sakti

Peneliti Chin-Fei Lee dari Academia Sinica Astronomy and Astrophysics - ASIAA Taiwan. Ukuran bintang yang lahir nanti tidak lebih besar matahari kita, dan bentuknya akan lebih kecil sekitar 20-30%.
Disk yang terbentuk bercahaya kuning memiliki lebar 60x jarak bumi ke matahari.

Bagian cakram dibagian bintang yang sangat muda ini awalnya sangat sulit diabadikan karena ukurannya sangat kecil. Dengan teleskop besar dan gambar resolusi tinggi dari teleskop Alma, memungkinkan peneliti memahami bagaimana sebuah tata surya terbentuk. Yang diawali dari sebuah bintang baru, lalu lahirnya planet.

Berita terkait
Sebuah bintang pulsar bergerak dengan kecepatan 1100 km perdetik. Bagaimana bintang pulsar tersebut dapat berpindah di galaksi Bima Sakti. Dan mendorong bintang pulsar tersebut sampai keluar dari tempatnya berasal akibat sebuah supernova. Jejak bintang pulsar dapat dipelajari dengan teleskop Fermi.

Herbig Haro adalah semburan gas dan debu dari sebuah aktivitas bintang yang baru lahir. Lontaran yang disebut jet, melintas dari kutub bintang dengan bentuk mengerucut. Mencapai kecepatan ratusan km perdetik. Debu dan gas akan menabrak debu dan gas lain di ruang antar bintang akan terlihat berwarna biru dan ungu.



Westerlund 2 adalah kelompok bintang yang kompak, saling berdekatan dan jumlahnya mencapai 3000 bintang. Rata rata bintang disana memiliki usia sangat muda, antara 1-2 juta tahun. Sebagian besar adalah bintang dengan cahaya sangat panas, paling terang. sampai paling ukurannya paling masif. WR20a menjadi bintang biner terbesar yang diketahui sampai 2007.

Sistem bintang Eta Cariane diperkirakan 170 tahun lalu terdiri dari 3 bintang. Tapi salah satu bintang telah memasuki masa akhir. Ketika mulai membengkak satu bintang yang akan hancur, gas tertarik oleh bintang disebelahnya. Bintang tersebut mencuit dan terlempar keluar. Perjalanan keluar dari duet biner bintang malah membawa satu bintang yang lebih jauh tertarik masuk ke orbit sampai lebih dahulu lalu meledak menjadi nebula.

Sebuah gugus bintang RCW 38 diabadikan dengan teleskop VLT oleh ESO. Tampilkan gambar terbaru dimana komplek bintang padat ini berjarak 5.500 tahun cahaya.Mengunakan pencitraan inframerah HAWK-I yang dipasng pada teleskop VLT di Chili. Instrumen tersebut dapat menangkap benda yang tidak terlihat sebelumnya. Apakah semua bintang disana masuk ketegori bintang raksasa, separuhnya tidak.

Bintang coklat atau bintang katai coklat disebut juga bintang gagal. Artinya bintang ukuran jauh lebih kecil, dibanding bindang berwarna kuning seperti matahari, dan masih lebih kecil dibanding bintang merah. Peneliti mengatakan jangan jangan jumlahnya cukup banyak.

Bintang V1247 Orionis adalah bintang muda yang panas, tapi sudah dikelilingi cincin gas dan debu yang dinamis. Disebut disc circumstellar, ada yang menarik pada bagian tersebut. Peneliti dapat belajar dari mana asal planet ketika pertama lahir.



Peneliti mengatakan ada hubungan antara magnetik bintang dengan sinar X yang dipancarkan. Ketika bintang berusia muda, mereka masih aktif secara magnetis, dan membuat putaran bintang lebih cepat. Seiring jalan, bintang mulai kehilangan energi rotasi.

Pada tahun 1437 seorang astronom melihat cahaya seperti bintang meledak, tapi menghilang setelah 2 minggu kemudian. Misteri hilangnya cahaya bintang tersebut menarik dipelajari kembali, sampai peneliti dapat menjawab apa yang terjadi pada tahun tersebut.

Bintang Antares sebagai bintang raksasa merah, memiliki atmosfer bintang yang melebar. Atmofer bintang dapat melbar mencapai radius 1,7x dari ukuran bintang sendiri, bahkan lebih agresif dibanding bintang yang akan meledak

Matahari terlihat memiliki lubang, dan luasnya mencapai lebih dari 120 ribu km. Bahkan ukuran bumi masih lebih kecil dibanding munculnya lubang tersebut. Terlihat lubang bergerak dan semakin membesar.

Teleskop Gaia milik ESA mengabadikan beberapa gerakan bintang. Tapi 5 juta tahun kedepan, beberapa bintang yang ada bergerak. Bintang Gliese 710 diperkirakan akan menganggu tata surya kita, dengan mengeser awan Oort dan bumi terancam tertabrak komet

Kedua bintang ini agak berbeda walau disebut bintang pulsar. Bintang Geminga PWN hanya mengeluarkan emisi sinar gamma. Sedangkan bintang B0355+54 sama sekali tidak mengeluarkan sinar gamma tapi memiliki gelombang radio paling kuat.

Kelas bintang KSw adalah salah satu bintang langka yang ditemukan di galaksi kita. Bintang ini memiliki putarn sangat cepat, memancarkan radiasi X-Ray, dan ukurannya bongsor. Mengapa bintang kelas KSw membentuk seperti ini. Salah satu penyebab dari gaya tarik gravitasi 2 bintang yang bergabung.



3 planet di tata surya sebuah  bintang HD7924, ditemukan adanya Super Earth. Tidak terlalu jauh dari bumi hanya 54 tahun cahay asaja. Mengunakan teknik getaran planet ketika melintas di depan bintang disana. Akhirnya diketahui 3 planet HD7924




No popular articles found.