Mei 2017 sebuah pabrik Climeworks mulai beroperasi, dan menjadi pabrik pertama yang menyedot gas CO2 dari udara untuk dijadikan makanan tanaman. Bagaimana pabrik ini dapat bekerja, apakah menghasilkan keuntungan dengan cara menyedot udara CO2. Bahkan bisa menyelamatkan bumi dari perubahan iklim.

Ternyata cara kerja mesin tersebut menyediakn gas CO2 bagi tanaman di rumah kaca. Pabrik Climeworks dibangun di kota kecil Hinwill Swiss. Dengan mesin setinggi 10 meter, bentuknya hanya seperti dinding persegi empat dengan pengering raksasa yang berdiri vertikal.

Pabrik Climeworks menjadi pabrik pertama yang menjual gas CO2. Mengunakan teknologi Direct Air Capture, menangkap gas CO2 yang ada di udara yang dihasilkan oleh cerobong asap pabrik seperti pembangkit tenaga batu bara atau pabrik yang mengunakan batu bara untuk pemanas.

Walau pabrik tidak dekat dengan sumber gas CO2. Kemampuan menangkap gas CO2 mencapai 0,04% dari kandungan udara yang diambil.

Pabrik Climeworks seperti menunjukan gas CO2 dapat dimanfaatkan untuk pupuk tanaman, atau mungkin saja untuk minuman berkarbonasi.

Pabrik diharapkan mampu menangkap 900 metrik ton gas rumah kaca, atau setara emisi gas buang 200 kendaraan pertahun. Untuk melepaskan gas CO2, saringan dipanaskan sampai suhu 100 derajat. Panas dihasilkan dari pabrik sendiri, tapi diambil dari panas pabrik di dekatnya perusahaan Kezo. Setelah tertangkap, gas CO2 dilepas kembali ke sebuah pipa dan dialirkan ke rumah kaca yang dioperasikan perusahaan pertanian lain Gebruder Meier. Di lahan pertanian nantinya dapat meningkatkan produksi 20% sayuran dan selada.

Bentuk pabrik menyaring gas CO2 dari udara

Tetapi kemampuan pabrik ini masih jauh lebih kecil dibanding polusi yang dihasilkan manusia. Walau masyarakat dunia sudah berusaha untuk menekan suhu global tidak lewat dari 2 tingkat sampai akhir abad 2100 nanti. Diperkirakan polusi emisi yang dihasilkan manusia nanti pada tahun 2050 mencapai 5 miliar ton gas CO2 pertahun atau 2x lebih besara kemampuan samudra menyerap gas CO2 di planet ini.

Ambisi perusahaan lingkungan Climeworks berharap mampu menangkap gas CO2 sampai 1% sampai tahun 2025. Tapi dibutuhkan 750.000 modular seperti ini kata Wurzbacher yang turun mendirikan pabrik Climeworks sejak 2009 bersama Christoph Gebald dari universitas ETH Zurich.
Dibutuhkan upaya untuk biaya pabrik sampai 25% agar mendapatkan pelanggan lebih banyak. Dan pabrik yang sama harus dibangun lebih mahal di tempat lain.
Climeworks akan mendirikan pabrik kedua, tapi biayanya mencapai 2 juta dollar.
Keuntungan pekerjaan menyerap gas CO2 juga berbeda beda. Pabrik mendapatkan $300 per ton CO2 pada lokasi yang mau membayar paling murah, tapi ditempat lain mencapai biaya $1000 perton CO2.

Dunia memang unik. Di satu sisi masyarakat global terus mengunakan kendaraan dan menghasilkan polusi. Di bagian kecil sedang berusaha untuk mengambil polusi dari masyarakat dengan tujuan suhu bumi tidak terus meningkat menjadi panas.