Tanggal 16 April 2017, sebuah bom menghantam konvoi bus membawa warga Suriah untuk di evakuasi.

Abd Alakder Habak seorang aktivitis dan fotografer Suriah dipuji tindakannya kerena menyelamatkan seorang anak yang terluka.

Berita ini tersebar di internet, setelah si fotografer memilih meninggalkan camera dan menyelamatkan anak anak terlebih dahulu.

Foto kedua Habak ketika membawa seorang anak yang terkena ledakan bom. Di tangannya masih membawa camera, tapi dia lebih memilih berlari untuk menyelamatkan seorang anak pengungsi.

Fotografer Habak selamatkan anak terkena bom dibanding mengambil foto

Habak menceritakan kisahnya ke CNN. Dia bersama rekan rekannya memutuskan meletakan camera mereka. Walau posisi mereka juga tidak terlalu jauh dari ledakan bom yang menewaskan 126 orang. Bersama tim wartawan lain, semua bekerja untuk menyelamatkan orang yang terluka terlebih dahulu.

Habak awalnya mencari kameranya yang terjatuh akibat ledakan bom, tapi yang dilihat disamping adalah seorang anak yang terluka dan tangannya terlihat masih bergerak. Dia mengambil camera dan mendekat ke si anak terlihat masih bernapa. Dia langsung menolong membawa si anak ke tim penyelamat tanpa sempat membuat foto untuk mengabadikan kejadian tersebut. Lengkap dengan camera di tangan kanan dan membopong si anak yang terluka untuk dibawa ke sebuah ambulan.

Habak sendiri tidak tahu bagaimana nasib anak tersebut, apakah selamat dari ledakan. Gambar Habak juga difoto oleh fotografer lain yang ada di belakang. Dan melihat si Habak sampai meneteskan air mata, karena tidak mengira apa yang baru dilihat sudah terjadi. Karena jarak dirinya dengan ledakan bom tidak terlalu jauh, hanya beberapa puluh meter.

Resiko wartawan perang juga terjadi tahun 2012 kepada Tracey. Ketika fotografer sedang membuat foto, dan muncul sebuah tank menghantam pemberontak. Jarak si wartawan sangat tipis, tapi mendapatkan momen yang tepat ketika ledakan terjadi. dan hanya beberapa puluhan meter dari orang yang terkena ledakan.

Video dibawah ini mungkin tidak layak dilihat karena menampilkan dampak akibat perang saudara di Suriah.