Sebuah planet MOA-2016-BLG-227Lb ditemukan, tapi ukurannya 3x lebih besr dari planet Jupiter.

Planet ini diketahui mengorbit ke sebuah bintang coklat / merah  atau disebut juga bintang kerdil dalam kelas bintang M atau K

Penemuan ini terditeksi pada bulan Mei 2016 dari pengamatan microlensing astrophysics / MOA. Tim universitas Canterbury Mt John melakukan pengamatan dari teleskop di Selandia baru. Dengan ukuran teleskop 1,8 meter.

Setelah penemuan tersebut, penelitian dilanjutkan di teleskop Mauna Kea Hawai dengan UKIRT 3,8, teleskop  Kanada Perancis yang juga di Hawai CFHT dan teleskop Keck II VLT milik ESO di Chile, serta teleskop lain C28 dari observasi Wise di Israel.

Para ahli astronomi akhirnya menyimpulkan planet MOA-2016-BLG-227Lb memiliki ukuran sangat besar.

Massa bintang disana hanya 0,29 kali dari massa matahari kita, jadi bintang disana sangat kecil dan memiliki cahaya yang berwarna coklat atau kemerahan.  Jarak planet MOA-2016-BLG-227Lb mengitari bintang induknya hanya berjarak 1,67 AU atau 1,67x jarak matahari ke Bumi.

Planet MOA-2016-BLG-227Lb berada pada jarak 21.000 tahun cahaya dari Bumi. Tapi peneliti tidak mengetahui apakah planet MOA-2016-BLG-227Lb memiliki radius seperti jarak ke planet Mars, dan belum dapat disimpulkan berapa lama planet mengorbit ke bintang dalam waktu.

Planet MOA-2016-BLG-227Lb super Jupiter mengorbit ke bintang merah

Penemuan planet seukuran Jupiter sering ditemukan. Seperti penemuan planet Tab 26b, memiliki ukuran seperti Jupiter. Tapi mengorbit ke bintang terlalu dekat, sampai disebut planet Jupiter yang panas.
Seandainya ada sebuah planet berukuran besar ditemukan dekat bintang, biasanya ada planet lain. Bisa saja disana terdapat planet seukuran bumi atau planet dalam dengan permukaan berbatu.