Tiket pesawat di luar negeri lebih murah dibanding tiket kereta api.

Demikian juga di Indonesia, harga kedua moda transportasi relatif sama.

Mengapa tiket kereta lebih mahal, walau seluruh biaya perjalanan seharusnya lebih murah.

Di Eropa dengan rute perjalanan yang sama, tiket pesawat dan kereta sangat bersaing. Bahkan di Inggris pesawat lebih murah dibanding kereta api.
New York ke Washington, harga tiket kereta mencapai $49, tapi pesawat tidak berbeda jauh $52.
New York ke Chicago, harga tiket kereta $108 dan pesawat lebih murah lagi $59

Mengapa tiket pesawat lebih murah dari kereta api


Kereta di semua negara, lebih banyak ditangani oleh perusahaan pemerintah. Berbeda dengan perusaan pesawat, ditangani oleh perusahaan sendiri atau publik.

Tapi bandingkan dengan harga moda transportasi sendiri

Sebuah pesawat berukuran sedang, nilainya mencapai $49.000.000 atau tidak kurang dari setengah miliar rupiah
Kereta listrik lebih umum digunakan di negara maju, rata rata nilainya tidak lebih dari $10.000.000, sekitar 100 miliar dengan total rangkaian gerbong dan lokomotif.

Biaya bahan bakar
Pesawat memerlukan bahan bakar 3,9 liter perkm, sedangkan kereta dengan tenaga listrik seharusnya jauh lebih murah dalam hitungan jarak tempuh.

Mengapa tiket pesawat lebih murah dari kereta api


Biaya kereta api adalah staf
85.000 penumpang kereta Amtrac Amerika, ditangani oleh 20 ribu staf kereta api. Jadi satu staf untuk menangani 4 penumpang.
Biaya gaji karyawan adalah biaya terbesar dari perusahaan kereta.

Penerbangan dapat menghitung biaya karyawan dalam waktu jam terbang, sedangkan staf kereta dengan perjalanan lebih lama maka karyawan harus bekerja dengan waktu yang sama.

Perjalanan dari kota Los Angeles ke Chicago, dengan pesawat hanya membutuhkan waktu 4 jam artinya staf penerbangan dibayar dengan jam kerja tersebut
Kereta api dengan jarak yang sama menghabiskan waktu 44 jam

Biaya infrastruktur
Kereta api, membutuhkan biaya perawatan rel, stasiun, kereta sendiri. Biaya perawatan kereta tidak semahal komponenpesawat, tapi bila di total mencapai jutaan dollar.
Pesawat hanya membayar biaya umum dalam hitungan jam. Seperti biaya parkir terminal, lamanya pesawat mendarat. Ketika di langit, pesawat tidak memiliki biaya lain kecuali bahan bakar.

Sebuah perjalanan kereta dengan tiket $77, keuntungan perusahaan kerena hanya $22. Sedangkan $50 adalah biaya pengoperasian kereta.
Tapi keuntungan tersebut harus menutup biaya lain, seperti rute yang kurang menguntungkan.

Harga tiket kereta di luar negeri mengikuti kebutuhan. Harga murah pada sesi tertentu, dan mendadak naik bila jatah tempat duduk murah habis.
Bisa saja tiket yang ditawarkan di Inggris 30 Pound, setelah 10 tempat duduk naik menjadi 35 pound dan seterusnya.
Tiket promo pesawat dan kereta terlihat sama, mengikuti tren kebutuhan penumpang. Beli lebih awal lebih murah, beli terakhir akan jauh lebih mahal.
Layanan turis lebih umum mengambil tiket promo, agar biaya perjalanan lebih murah. Dan turis selalu tiba tepat waktu.
Sedangkan penduduk lokal atau pengusaha yang mengunakan alat transportasi kereta. Tidak ada alternatif mereka harus membayar tiket kereta lebih mahal, disebabkan waktu keberangkatan bisa kapan saja.

Bagaimana kereta bisa bertahan
Amtrac perusahaan kereta Amerika selalu mengambil rute paling menguntungkan. Lebih umum melayani jalur yang sepi dengan transportasi.
Melintas di stasiun kereta kecil yang membutuhkan staf lebih sedikit.
Dengan pesawat, maka biaya tiket jauh lebih mahal. Karena ditangani oleh pesawat jet lebih kecil.
Dimana pengelolaan bandara akan membebankan parkir pesawat, karena rute lebih sepi penumpang maka biaya parkir pesawat lebih mahal.

Sekarang kita mengetahui, dimana saja harga tiket kereta menjadi lebih mahal. Karena kereta memiliki rute tersendiri dibanding transportasi pesawat. Kereta tetap dibutuhkan, khususnya untuk rute terpencil dimana dengan moda tranportasi lain menjadi tidak ekonomis.