Galaksi ZF-COSMOS-20115 mati terlalu cepat


Kategori : Science | Date : 8 April 2017
Astronom tidak tahu mengapa galaksi ini sudah lebih dahulu aktif sebelum waktunya
Sebuah galaksi besar hanya tampak setelah 1,7 miliar tahun setelah pembentukan alam semesta atau Big Bang. Tapi galaksi tersebut mati setelah lahir.

Dibanding galaksi Bima Sakti sudah berumur 13,7 miliar tahun setelah Big Bang dan tetap aktif.

Tidak ada yang dapat menjelaskan mengapa galaksi ZF-COSMOS-20115 mati, dan apa yang terjadi.

Umumnya dimasa tersebut, ukuran galaksi relatif kecil dan memiliki massar rendah. Galaksi di usia muda akan terbentuk banyak bintang, tentu saja belum ada massa berat yang dapat membentuk debu dan akhirnya menjadi planet. Galaksi di usia muda hanya membentuk bintang dan bintang saja.

Tetapi galaksi ZF-COSMOS-20115 yang terlihat ini, memiliki massa 5x lebih besar dari galaksi Bima Sakti yang kita tinggali ini. Di sekeliling galaksi sudah mengalami kondensasi, dan galaksi ini sudah selesai dari masa puncaknya untuk membentuk bintang baru. Terlihat menjadi lebih kecil seperti titik merah atau sekitar 12x lebih kecil dari galaksi umumnya.

Galaksi ZF-COSMOS-20115 mati terlalu cepat

Galaksi ZF-COSMOS-20115 adalah penemuan langka, kata peneliti Karl Glazebrook dari universitas Swinburne Australia. Peneliti tidak mengetahui kapan perkiraan galaksi tersebut akhirnya berhenti membuat bintang baru. Mungkin usia disana hanya sampai 3 miliar tahun saja.

Galaksi Bima Sakti ketika 1,7 miliar tahun atau waktu yang sama seperti ZF-COSMOS-20115. Galaksi Bima Sakti hanya sebuah galaksi kerdil (ukuran masih kecil), dan bentuknya masih berantakan bahkan massa - nya hanya 1/50 dari ukuran sekarang. Tapi galaksi ZF-COSMOS-20115 bertentangan dengan model galaksi kita.
Pembentukan galaksi diawali dari debu dan menjadi bintang, dan bintang meledak disertai menghasilkan elemen gas dan elemen padat, lalu sisa bintang kembali menjadi bintang baru. Seperti proses daur ulang bintang di alam semesta.

Mungkin di galaksi ZF-COSMOS-20115 sudah lebih banyak membentuk bintang terlebih dahulu, dan mencapai 3x lebih banyak dari galaksi lain. Sampai gas yang dibutuhkan untuk membentuk bintang disana lebih cepat habis dan tidak terjadi pembentukan bintang baru.


Galaksi yang ada di alam semesta kadang terbentuk dalam kelompok. Tapi area IDCS 1426 terlihat adanya kelompok galaksi dimana keberadaan mereka sangat jauh. Bahkan baru terbentuk ketika alam semesta juga baru melewati masa Big Bang. 10 miliar tahun cahaya jauhnya.

Galaksi Markarian 739 atau NGC 3758 terletak 425 juta tahun cahaya dari Bumi. Letaknya berada di konstelasi Leo. Peneliti memperkirakan kedua galaksi dalam proses pengabungan. Tapi kedua jantungnya atau 2 lubang hitam yang dahulu sebagai pusat galaksi belum bertemu. Keduanya masih terpisah dengan jarak hanya 11.000 tahun cahaya.

Umum bila galaksi akan membentuk seperti spiral atau elips. Dengan bentuk lain seperti gelembung di bagian tengah. Yang ini berantakan, seperti adanya sayap. Mengapa galaksi NGC 6240 tidak berbentuk lingkaran.



Sebuah galaksi generasi awal atau galaksi di awal alam semesta terbentuk tertangkap oleh teleskop Hubble. cahaya dari galaksi SPT0615-JD yang tertangkap oleh ke dua teleskop telah melakukan perjalanan sejauh 13,3 miliar tahun untuk sampai ke Bumi.

Galaksi NGC 4874 adalah sebuah galaksi spiral. Walau disebut dengan galaksi spiral, penampakan galaksi ini tidak menampilkan debu dan gas seperti lengan. Ukuran galaksi ini mencapai 10x lebih besar dari galaksi Bima Sakti.

2 galaksi kerdil ditemukan oleh teleskop Hubble. Kedua galaksi terjebak di daerah kosong ruang hampa selama 100 juta tahun, akhirnya galaksi mulai terbentuk dan siap melahirkan bintang baru.

Galaksi NGC 6052 letaknya 230 juta tahun cahaya dari Bumi. Terletak di konstelasi Hercules. Disana terlihat satu galaksi, tapi sebenarnya ada 2 galaksi. Mengapa terlihat satu, sangat mudah ditebak. Kedua galaksi sedang tabrakan. Diabadikan oleh teleskop Hubble dengan kerjasama antara ESA dan Nasa.



Galaksi J1430+1339 atau Teacup yang jaraknya 1,1 miliar tahun cahaya, astronom mengatakan di galaksi tersebut kemungkinan tidak akan terbentuk bintang baru lagi. Karena inti black hole sangat besar sedang menarik gas dan melontarkan jet dari kebutuhan gas untuk pembentukan bintang

Galaksi NGC 4676 adalah dua galaksi kecil, disebut juga galaksi Tikus (Mice). Keduanya berada di konstelasi Coma Berenices yang jaraknya 290 juta tahun cahaya dari Bumi. Mungkin sekarang, kedua galaksi sudah bergabung menjadi satu galaksi utuh

Sebuah gugus galaksi yang jaraknya sangat cadas, 5 milyar tahun cahaya. Diabadikan oleh Hubble, ESA, Nasa teleskop ruang angkasa. Memberikan penampakan luar biasa dari galaksi yang sangat jauh, maklum fotonya saja harus diabadikan selama 14 jam.


No popular articles found.