Banyak pemilik kendaraan harus membeli dengan bersusah payah. Tapi lupa bagaimana merawat kendaraan dengan baik. Pemilik kendaraan tahu kendaraan butuh perawatan, dari pelumas dan pemeriksaan rutin agar kendaraan siap setiap waktu.

Kita mengetahui filter udara dapat tersumbaat, bantalan rem yang aus, dan sabuk mesin akan haus dan perlu diganti. Biasanya ada tanda tanda kendaraan mulai bermasalah, tapi ada baiknya kita yang merawat agar kondisi kendaraan tetap prima dan menambah usia kendaraan lebih lama.



Mobil perawatan sederhana membuat usia kendaraan lebih lama

Membersihkan kendaraan
Menjaga kendaraan tetap bersih tidak hanya membersihkan kendaraan tampak bagus. Tapi dapat membantu usia kendaraan, khususnya bodi mobil. Karena debu dan kotoran dapat menempel di kendaraan, dan membersihkan kendaraan dari kotoran menjadi penting. Walau kendaraan sudah diberi anti karat, bukan berarti kita tidak perlu khawatir dengan bodi kendaraan. Ketika kendaraan perlu dibersihkan, kita harus melakukan, walau bukan harus sering mencuci.

Bobot kendaraan
Kendaraan dibedakan dengan disain. Memasukan barang terlalu banyak di kendaraan ringan akan menambah beban mesin. Komponen lain dari tranmisi, rem dan suspensi akan terkena dampak dari bobot kendaraan lebih berat. Dan dala jangka panjang akan melemahkan komponen tersebut.
Dengan membuat kendaraan tetap ringan, maka mesin dan komponen lain tidak perlu bekerja ekstra. Ditambah lebih hemat bahan bakar.

Berkendara diawali dengan lambat
Waktu adalah uang bagi mereka yang bekerja dan harus melintas di jalan raya. Tapi terburu buru memacu kendaraan setelah keluar garasi bukan hal yang baik. Pompa oli membutuhkan waktu untuk melumasi bagian mesin. Mengemudi kendaraan langsung jalan dapat meningkatkan gesekan komponen mesin.
Ada baiknya biarkan kendaraan siap, setidaknya dipanaskan dalam waktu 30-60 detik, sampai pelumas mendapatkan suhu dan mengalir ke semua komponen mesin. Menunggu satu menit hal yang penting untuk mesin mobil.
Bila tidak memiliki waktu untuk memanaskan mesin, sebaiknya kendaraan dikendarai dengan kecepatan lambat terlebih dahulu sampai 2-3km

Menekan gas untuk membersihkan deposit karbon
Rata rata kendaraan memiliki putran 6000rpm. Namun dalam kondisi biasa, mesin hanya berputar separuh dari kecepatan tersebut. Karena sistem gigi mesin dirancang menjaga putaran mesin tetap rendah dan efisien. Sebaliknya mesin putaran tinggi akan memboroskan bahan bakar dan meningkatkan tekanan pada komponen mesin.
Mesin dengan putaran tinggi dapat menghilangkan kotoran di dalam mesin sendiri, kadang karbon dari sisa pembakaran mesin dapat menempel dibagian katup, bodi silinder sampai bagian pembuangan (knalpot).

Bila sudah menumpuk, perlu di servis secara menyeluruh. Untuk mencegah karbon menumpuk di dalam mesin, pengemudi dapat memacu putaran mesin dengan meningkatkan RPM setiap beberapa ratus km. Tapi dilakukan ketika mesin dalam kondisi sudah berjalan dan melakukan ditempat yang aman seperti di jalan bebas hambatan. Dengan meningkatkan tekanan putaran mesin, maka kotoran dapat terbuang keluar dan membuat usia pemakaian mesin lebih lama.

Perawatan mesin berkala
Masuk bengkel setelah kendaraan dibeli adalah hal rutin dan perlu dilakukan. Setelah mobil menceapai 150 ribu km maka harus dilakukan tune-up. Kuncinya, apapun jenis kendaraan kita harus mengawasi segala sesuatunya. Jadi harus proaktif melakukan jadwal pemeliharaan untuk memastikan perbaikan yang tepat dan terhindar dari kerusakan lebih lanjut dengan biaya perawatan lebih mahal.

Rutin melakukan pemeriksaan oli dan pelumas lain
Melakukan pemeriksaan pelumas dapat dilakukan sendiri. Seperti oli mesin yang paling sederhana, dan cairan power sterring, air radiator, minyak rem. Bagian ini sudah diberikan petunjuk untuk pemeriksaan, dan sangat mudah dilakukan oleh siapa saja.
Mengisi freon AC lebih baik bila AC mulai tidak dingin, agar mesin tidak terbeban dengan masalah di AC kendaraan.

Tipe oli kendaraan
Untuk pelumas kendaraan alami dapat mencapai 5000km atau lebih. Dengan oli sintetis dapat digunakan sampai 15 ribu km atau lebih. Dapat lihat dari petunjuk kendaraan dan kualitas oli.
Berbeda dengan kendaraan yang sudah mencapai 150.000km, pertimbangkan mengunakan pelumas untuk jarak tempuh lebih tinggi atau mengunakan bahan pelumas tipe sintetis. Saran untuk pelumas  dapat dikonsultasikan ke bengkel terbaik.

Info lebih lanjut dari Your Mechanic