Teleskop radio HERA dengan 350 panel antena mengungkap 13 miliar tahun lalu


Kategori : Science | Date : 28 March 2017
Melihat alam semesta ketika baru terbentuk 800 ribu tahun setelah terjadi Big Bang
Teknologi membuat perangkat lebih kecil, tapi teleskop akan berukuran semakin besar. Salah satu teleskop HERA (Hidrogen Epoch dari reionization Array) adalah teleskop penangkap sinyal radio. Teleskop ini mencoba mengungkap awal dari alam semesta, setidaknya semakin dekat sampai 13 miliar tahun cahaya.

Teleskop HERA memiliki sistem antera array. Untuk melihat semakin jauh, bahkan mendekati waktu Big Bang.

Teleskop HERA disebut juga mesin waktu, setidaknya pengertian kita melihat luasnya alam semesta ketika di waktu lampau. Dengan cahaya memerlukan perjalanan sampai terlihat di Bumi, bahkan mencapai miliaran tahun baru sampai ke Bumi. Disebut perjalanan tahun cahaya, kata astronm.

Sama seperti gelombang radio, walau di dunia terlihat cepat. Tapi di ruang angkasa yang sangat luas, sinyal datang terlambat.

Teleskop radio HERA terdiri dari 240 antena, baru mendapat dana hibah dari yayasan Gordon dan Betty Moore dengan nilai 5,8 juta dollar. Kabarnya teleskop tersebut akan diperluas lagi dengan tambahan 110 antena dan total menjadi 350 antena. Dengan penambahan jumlah antena penerima, kekuatan penerimaan meningkat menjadi 50% leih kuat.

Satu antena HERA memiliki lebar seukuran biskota atau 14 meter. Diperlukan luas 57 ribu meter persegi untuk memasang seluruh antena.

Hera baru beroperasis spenuh tahun 2019. Apa yang dicari oleh teleskop Hera, adalah waktu dan kejadian ketika 13 miliar tahun. Masa tersebut atau ketika 13 miliar tahun lalu, alam semesta belum terbentuk banyak bintang untuk membentuk galaksi. Hera akan mempelajari bagaimana benda benda yang terkena perubahan dilingkungan waktu itu.

Interaksi antara benda dan kegiatan di alam semesta nantinya dapat terungkap seperti pembentukan awal galaksi dan bintang. Ketika alam semesta terbentuk, masa tersebut dinamakan Epock of Reionization.

Bagaimana teleskop HERA dapat menangkap panjang gelombang di masa lalu. Yang ditangkap adalah sinyal atom hidrogen kata Anna Frebel asisten profesor fisika universitas MIT. Hidrogen adalah gas yang membentuk semua elemen alam semesta, dan jumlah gas terbanyak
Sehingga teleskop dapat memetakan area hidrogen dan memberitahu berapa lama proses tersebut terjadi. Serta seberapa besar wilayah hidrogen yang mengalami ionisasi.
Penampingnya adalah teleskop James Webb, yang akan diluncurkan dalam tahun 2019 atau 2018 nanti.

Teleskop radio HERA dengan 350 panel antena mengungkap 13 miliar tahun lalu

Teleksop Speculoos milik ESO mengunakan lengan robot. Bertugas untuk mengamati planet yang mungkin ada di sekitar bintang katai coklat. Observasi baru tersebut awalnya bekerja akhir 2017, dan test pertama tahun 2019. Setelah data observasi, akan dilanjutkan dengan teleskop lebih besar ELT

Belajar elemen table periodik dan isotop sekarang lebih mudah termasuk benda yang sudah jadi.3 elemen paling langka dialam semesta terbentuk dari aktivitas ekstrem. Karena Boron Lithium dan Berilium terbentuk dari aktivitas lubang hitam, elemen tubuh manusia berasal dari ruang angkasa. 6 elemen utama membentuk kehidupan di alam semesta.



Teleskop terbesar dunia pada 10 tahun mendatang akan dinamai European Extremely Large Telescope (E-ELT). Dibangun di Chile, dan membutuhkan waktu pembangunan selama 10 tahun. Konstruksi E-ELT sudah dikonfirmasi pada Juni 2012, dimulai 2017 selesai 2024. Sebesar apa ukurannya ketika jadi nanti

Teleskop Jamess Web selesai dan masuk tahap pengujian. Teleskop yang mampu melihat 13,5 miliar tahun ke belakang. Proses pembuatan mencapai 20 tahun. Sekarang teleskop ini hanya diam di bumi. Kesalahan rancangan, bila gagal bekerja di ruang angkasa dan tidak bekerja. Triliuan hanya menjadi sampah

Spektrograf adalah instrumen untuk memisahkan cahaya dengan berbagai panjang gelombang. ESO membawa teknologi instrumen yang disebut Espresso untuk berburu planet berbatu seukuran bumi. Membutuhkan 4 teleskop berkerja bersamaan

Bila mendapatkan gambar dari teleskop Alma, bentuknya tidak seperti foto teleskop optik. Karena teleskop Alma adalah teleskop radio terbesar di ketinggian 5000 meter. Alma memiliki 66 antena presisi tinggi, terbesar dengan jarak 16km

Teleskop tahun 1893 ada di observasi Yerkes, memiliki lensa reflaktor berukuran 40 inch. Teleskop GMT - Giant Magellan Telescope dipastikan tepat waktu, mengunkan cermin hexagonal. Mengapa teleskop raksasa tidak dibuat dengan cermin utuh.

Tahun 1996 teleskop Hubble diminta untuk mengarahkan ke satu arah yang kosong. Ruang kosong tersebut ukurannya sangat kecil, apa benar disana memang kosong. Film terbaru dengan penemuan teleskop Hubble.



Berada di ketinggian 5000 meter diatas permukaan laut. Teleskop Alma menjadi surga kalangan astronomi. Karena teleskop ini menjadi teleskop yang terkuat berada di atas daratan. Lebih tinggi dari puncak Semeru atau Rinjani yang tidak melewati angka 4000 meter.



No popular articles found.