Astronom menemukan bintang mengorbit ke sebuah bintang putih, tapi kecepatannya luar biasa. Ada yang aneh dengan bintang ini.

Benda tersebut berada di gugus bintang 47 Tucanae, yang jaraknya 14.800 tahun cahaya dari Bumi. Kelompok bintang disana berkumpul dengan jarak cukup dekat, dan ukuran bintang relatif lebih besar dari rata rata bintang di galaksi kita

Sedangkan kedua benda tersebut diberi nama 47 Tuc X9. Keduanya teridentifikasi sebagai biner pada tahun 1989, sekarang baru diketahui disana bukan bintang biner, tapi hanya satu bintang. Sedangkan satu lainnya adalah lubang hitam yang sedang memakan bintang lebih besar.

Lubang hitam yang disebut X9 menarik materi gas dari bintang disebelahnya. Ketika bintang sedang ditarik oleh lubang hitam, terlihat seperti bintang variabel dimana cahaya bintang naik turun atau redup dan terang secara berkala.

Dari data teleskop ruang angkasa Chandra, telah dikonfirmasi di antara keduanya terdapat gas oksigen yang artinya ada sebuah Lubang hitam yang sedang melucuti bintang berukuran besar.

Lubang hitam  tersebut adalah sisa dari bintang mati. Dahulu bintang tersebut memiliki ukuran sangat besar, mungkin antara puluhan kali lebih besar dari Matahari. Ketika meledak, sisa materi padat tertinggal dan bintang mencuit berukuran jauh lebih kecil dengan kepadatan sangat tinggi.

Peneliti mengatakan di gugus bintang tersebut banyak bintang berukuran besar. Kedua benda 47 Tuc X9, salah satu bintang yang masih bersinar tersebut dahulunya berukuran besar, tapi tertarik jutaan tahun selama proses penarikan gas oleh Lubang hitam. Hal ini diungkap peneliti James Miller dari universitas Curtin dan international Centre for Radio Astronomy Research. Jadi kejadian seperti ini bukan berlangsung puluhan tahun saja.

Keunikan dari 2 bintang tersebut juga memiliki hal yang aneh. Bintang berukuran lebih besar berputar mengitari bintang lebih kecil. Dalam gambaran jarak keduanya sangat dekat, hanya 2,5x dari jarak Bumi ke Bulan atau sekitar 1 juta km.

Bulan terkunbci dengan gravitasi bumi, dan mengorbit ke bumi setiap 28 hari sekali, dengan kecepatan 3638km perjam.

Bintang besar ini mengitari Lubang hitam dengan kecepatan12,6 juta km atau sekitar 1% dari kecepatan cahaya. Kejadian di 47 Tuc X9 masih berlanjut, keduanya akan terus mendekat dan kecepatan orbit bintang yang menjadi pasangannya akan semakin cepat.

Bintang biner 47 Tuc X9 sebenarnya 2 bintang yang berbeda tapi saling tarik menarik

Gambar besar ilustrasi dari kedua benda di 37 Tuc X9. Putih adalah bintang berukuran besar, dan gas dari bintang ditarik oleh sebuah Black Hole.
Gambar berukuran kecil, adalah tempat dimana keduanya berada. Dengan tanda X9 adalah nama dari Black Hole