Bintang biner 47 Tuc X9 sebenarnya 1 bintang saling tarik menarik dengan lubang hitam


Science | 16 March 2017

Cahaya dari bumi terlihat seperti bintang variabel, tapi disana sebuah bintang sedang dilucuti oleh

Astronom menemukan bintang mengorbit ke sebuah bintang putih, tapi kecepatannya luar biasa. Ada yang aneh dengan bintang ini.

Benda tersebut berada di gugus bintang 47 Tucanae, yang jaraknya 14.800 tahun cahaya dari Bumi. Kelompok bintang disana berkumpul dengan jarak cukup dekat, dan ukuran bintang relatif lebih besar dari rata rata bintang di galaksi kita

Sedangkan kedua benda tersebut diberi nama 47 Tuc X9. Keduanya teridentifikasi sebagai biner pada tahun 1989, sekarang baru diketahui disana bukan bintang biner, tapi hanya satu bintang. Sedangkan satu lainnya adalah lubang hitam yang sedang memakan bintang lebih besar.

Lubang hitam yang disebut X9 menarik materi gas dari bintang disebelahnya. Ketika bintang sedang ditarik oleh lubang hitam, terlihat seperti bintang variabel dimana cahaya bintang naik turun atau redup dan terang secara berkala.

Dari data teleskop ruang angkasa Chandra, telah dikonfirmasi di antara keduanya terdapat gas oksigen yang artinya ada sebuah Lubang hitam yang sedang melucuti bintang berukuran besar.

Lubang hitam  tersebut adalah sisa dari bintang mati. Dahulu bintang tersebut memiliki ukuran sangat besar, mungkin antara puluhan kali lebih besar dari Matahari. Ketika meledak, sisa materi padat tertinggal dan bintang mencuit berukuran jauh lebih kecil dengan kepadatan sangat tinggi.

Peneliti mengatakan di gugus bintang tersebut banyak bintang berukuran besar. Kedua benda 47 Tuc X9, salah satu bintang yang masih bersinar tersebut dahulunya berukuran besar, tapi tertarik jutaan tahun selama proses penarikan gas oleh Lubang hitam. Hal ini diungkap peneliti James Miller dari universitas Curtin dan international Centre for Radio Astronomy Research. Jadi kejadian seperti ini bukan berlangsung puluhan tahun saja.

Keunikan dari 2 bintang tersebut juga memiliki hal yang aneh. Bintang berukuran lebih besar berputar mengitari bintang lebih kecil. Dalam gambaran jarak keduanya sangat dekat, hanya 2,5x dari jarak Bumi ke Bulan atau sekitar 1 juta km.

Bulan terkunbci dengan gravitasi bumi, dan mengorbit ke bumi setiap 28 hari sekali, dengan kecepatan 3638km perjam.

Bintang besar ini mengitari Lubang hitam dengan kecepatan12,6 juta km atau sekitar 1% dari kecepatan cahaya. Kejadian di 47 Tuc X9 masih berlanjut, keduanya akan terus mendekat dan kecepatan orbit bintang yang menjadi pasangannya akan semakin cepat.



Bintang biner 47 Tuc X9 sebenarnya 2 bintang yang berbeda tapi saling tarik menarik

Gambar besar ilustrasi dari kedua benda di 37 Tuc X9. Putih adalah bintang berukuran besar, dan gas dari bintang ditarik oleh sebuah Black Hole.
Gambar berukuran kecil, adalah tempat dimana keduanya berada. Dengan tanda X9 adalah nama dari Black Hole

Berita terkait
Dua bintang biner Bintang R Aquarii sedang bertarung. Satu bintang katai putih adalah bintang mati, dan bintang kedua adalah bintang lebih besar ukurannya terus diganggu. Bahkan materi bintang raksasa merah tertarik oleh gravitasi bintang yang lebih kecil. Suatu hari nanti bintang raksasa merah akan habis dan tersisa si bintang lebih kecil.

Sebuah bintang MWC 758 adalah bintang muda yang baru lahir. Dan sedang membentuk tata surya, terlihat terdapat sebuah cincin dengan 2 lingkarang yang menyala. Cincin tersebut adalah calon protoplanet, setidaknya sudah tampak 2 planet baru akan hadir di orbit bintang MWC 758



Miika Pursiainen dari University of Southampton menunjukan penemuan baru dalam presentasi bersama ESA dan ilmu ruang angkasa pada 3 April lalu. Sesuatu yang sangat terang terjadi. Tapi bukan ledakan sebuah bintang atau dikenal dengan nebula. Ilmuwan mengapa cahaya yang mendadak terang terjadi.

Kami tidak tahu apakah ada orang yang melihat secara langsung ketika terjadi ledakan yang sangat terang tersebut. Sumber cahaya GRB 080319B berasal dari benda yang jauhnya 7,5 miliar tahun cahaya. Atau ledakan yang tercatat tersebut di tahun 2008 berasal dari ledakan 7,5 miliar tahun lalu.

Bintang AS 209 terletak 410 tahun cahaya dari Bumi. Menjadi sebuah sistem tata surya baru yang baru lahir, diperkirakan baru berusia 1 juta tahun dalam skala kosmos. Setidaknya ada 2 protoplanet akan lahir disana.

Bintang HD 240430 adalah sebuah tata surya dimana disana terdapat 2 bintang biner. Peneliti percaya 15 planet seukuran bumi ditelan oleh salah satu bintang. Apa penyebab planet akhirnya masuk ke dalam bintang. Penelitian ini mirip seperti sejarah Yunani dengan dewa Kronos

Letak bintang K2-138 berada 620 tahun cahaya jauhnya dari Bumi. Dari perkiraan awal sekitar 5 planet, tapi mungkin saja ada 6. Pertama kali dalam sejarah astronomi. Sekelompok tim astronom berhasil menemukan beberapa planet dalam sebuah tata surya.



Ukuran bintang kerdil umumnya hanya ditemukan planet berbatu seperti planet seukuran Bumi atau lebi kecil. Karena sebuah bintang kerdil yang memiliki ukuran mungil tidak akan memiliki kelebihan bahan untuk membentuk planet yang besar. Planet NGTS-1b seharusnya tidak ada disana

Bintang V1247 Orionis adalah bintang muda yang panas, tapi sudah dikelilingi cincin gas dan debu yang dinamis. Disebut disc circumstellar, ada yang menarik pada bagian tersebut. Peneliti dapat belajar dari mana asal planet ketika pertama lahir.

Galaksi NGC 4874 adalah sebuah galaksi spiral. Walau disebut dengan galaksi spiral, penampakan galaksi ini tidak menampilkan debu dan gas seperti lengan. Ukuran galaksi ini mencapai 10x lebih besar dari galaksi Bima Sakti.

Cluster Gaia 1 adalah kumpulan bintang yang berkelompok di dalam satu area. Dan pertama kali ditemukan atau teridentifikasi Mei 2017. Kelompok bintang tersebut tidak berada di dalam galaksi, tapi di atas piring galaksi Bima Sakti

Apakah semua bintang memiliki ukuran bulat sempurna. Tidak semua bintang, ketika bintang memiliki putaran sangat cepat. Bentuknya menjadi oval bahkan seperti telur. Bintang J0406 putaran yang sangat cepat ditemukan, bintang tersebut terlempar.

Bintang Antares sebagai bintang raksasa merah, memiliki atmosfer bintang yang melebar. Atmofer bintang dapat melbar mencapai radius 2,5x dari ukuran bintang setelah di teliti oleh 2 teleskop, dan angin bintang mencapai suhu seribu derajat ke planet Saturnus

2 lubang hitam yang disebut PG 1302-102, adalah keberadaan 2 lubang hitam biner yang saling mengorbit. Jarak keduanya seperti matahari ke pluto. Tetapi dampak gravitasi keduanya terlihat begitu kuat.



Cluster 47 Tucanae adalah tempat di galaksi kita dengan kelompok bintang sangat padat. Tidak itu saja, disana terdapat sebuah lubang hitam berukuran 2.000x massa matahari. Mengapa lubang hitam tersebut baru diketahui dan diteliti saat ini.

Nasa mengunakan teleskop Fermi untuk melihat ledakan sinar gamma di alam semesta. Kali ini menemukan hal unik, ditemukan 5 sumber gamma yang berasal dari lubang hitam raksasa dan tertua di alam semesta. Mengapa benda ini perlu dipelajari lebih lanjut.




No popular articles found.
< /body>