Cerita lucu tentang kesalahan GPS, seorang ibu atau mungkin nenek berumur 67 tahun. Mengemudi kendaraannya sejauh 900 mil. Selama dua hari dia melakukan perjalanan, padahal jarak yang dituju sebenarnya 90 mil saja.

Sabine Moreau memulai perjalanannya di Hainault Erquelinnes Belgia, dia ingin menjemput temannya di stasiun kereta api di Brussel. Letaknya ada di 93 mil ke arah utara dari tempat tinggalnya. Sabine mengaktifkan GPS tetapi penunjuk jalan malah mengarah ke selatan. Dan terus sampai ke Zagreb di Kroasia. Selama perjalanan dia mengisi 2x di pom bensin. Tidur beberapa jam  di pinggir jalan.

I was distracted, so I kept driving. I saw all kinds of traffic signs, first in French, then German and finally in Croatian, but I kept driving because I was distracted. Suddenly I appeared in Zagreb and I realized I wasn’t in Belgium anymore.

Entah bagaimana si ibu ini bisa menyeberang perbatasan. Kesalahannya adalah terlalu mengandalkan GPS, ternyata peta navigasinya error.

23 Juni 2016
Seorang pria dari Skotlandia membawa pesawat dan mengikuti panduan peta dari Satnav. Pria berusia 53 tahun terbang ke pinggiran Aberdeenshire dimana pada peta terdaftar sebuah lapangan terbang kecil. Perangkat navigasi Garmin membawa pesawatnya kearah yang dituju, koordinat dari satelit sudah benar tapi peta yang ditampilkan tidak update.

Dia terbang mendekat dan mencari lapangan terbang yang ditunjukan data di peta GPS, tapi lapangan terbang tidak ditemukan. Ketika terlalu dan menurunkan pesawat sampai 200 meter untuk melihat landasan. Pesawatnya kehilangan kontrol, miring lalu turun dan menabrak dinding dan jatuh pada jam 18:30 menjelang malam. Kejadian ini dimulai ketika dia terbang dari Forfar Angus sejauh 60km dari tempatnya ke tempat pesawatnya jatuh.
Penyelidikan dilakukan oleh AAIB dan menanyakan ke perusahaan Garmin. Pihak Garmin menjawab, landasan tersebut tidak ada di peta mereka.

Untuk mereka yang mengandalkan perjalanan dengan peta navigasi. Pastikan memiliki peta backup seperti peta Google yang terus di perbaharui. Khususnya untuk perjalanan jauh, dan lokasi pengisian bahan bakar dan tempat makan. Kadang peta offline tidak mendapatkan pembaharuan atau kita lupa mengambil update data terbaru.