4 juta panel surya, seluas 10 km persegi. Mengalahkan pembangkit energi surya di California yang sekarang menduduki rangking 2 terluas di dunia.

Tapi posisi akan berganti setelah China memasang 6 juta panel surya dengan kapasitas 2000MW listrik dan bisa mengaliri listrik untuk 330 ribu rumah.

3 tempat tersebut menjadi ladang pembangkit tenaga surya terbesar di dunia.

Nomor satu ada di China. Berada di Ningxia. Luasnya 4607 hektar, nantinya akan memiliki kapasitas 2 GW bila selesai. Menghabiskan dana 2,34 miliar dollar.

Target pemasangan panel yang nantinya akan mencapai  6 juta panel surya.

Rekor terakhir dari negara yang memiliki pembangkit solar cell adalah India. Disusul Kanada, dan Thailand. Tapi di China yang berada Ningxia Plant ini sudah mencapai 2 juta panel.

India memiliki 10 km persegi pembangkit panel surya, terletak di Kamuthi Tamil. Menghasilkan 648 mW listrik, atau 100x kapasitas lebih besar untuk satu tempat dibanding pembangkit California Topaz Solar Farm. Dalam kondisi full, kapasitas pembangkit ini memberikan listrik untuk 150 ribu rumah. Biaya investasi 679 juta dollar. Membutuhkan 2,5 juta panel surya, 576 inverter untuk mengubah arus DC ke C dan 154 tranformator listrik. Membutuhkan 8500 pekerja dan memasang panel ke lokasi instalasi.

Proyek Kamuthi Solar Power selesai tahun 2016.

Pembangkit listrik tenaga surya terbesar India Kamuthi

Membutuhkan waktu lama dan dana sangat besar. Perusahaan Minshen New Energy yang berdiri Oktober 2014 mengembangkan energi terbarukan. Akan berinvestasi 100 miliar yuan dalam 5 tahun ke depan dan memberikan listrik 12 GW. Dibanding negara Inggris, sampai akhir 2016 baru memiliki pembangkit 11GW.

Proyek di Ningxia akan memperkejakan 2000 orang, atau 12% penduduk kota untuk proyek tersebut.

Pembangkit solar cell terbesar di China