Pembangkit panel surya terbesar di dunia


Green | 19 August 2017

Ambisi negara membangun pembangkit panel surya terbesar di dunia

4 juta panel surya, seluas 10 km persegi. Mengalahkan pembangkit energi surya di California yang sekarang menduduki rangking 2 terluas di dunia.

Tapi posisi akan berganti setelah China memasang 6 juta panel surya dengan kapasitas 2000MW listrik dan bisa mengaliri listrik untuk 330 ribu rumah.

3 tempat tersebut menjadi ladang pembangkit tenaga surya terbesar di dunia.

Nomor satu ada di China. Berada di Ningxia. Luasnya 4607 hektar, nantinya akan memiliki kapasitas 2 GW bila selesai. Menghabiskan dana 2,34 miliar dollar.

Target pemasangan panel yang nantinya akan mencapai  6 juta panel surya.

Rekor terakhir dari negara yang memiliki pembangkit solar cell adalah India. Disusul Kanada, dan Thailand. Tapi di China yang berada Ningxia Plant ini sudah mencapai 2 juta panel.

India memiliki 10 km persegi pembangkit panel surya, terletak di Kamuthi Tamil. Menghasilkan 648 mW listrik, atau 100x kapasitas lebih besar untuk satu tempat dibanding pembangkit California Topaz Solar Farm. Dalam kondisi full, kapasitas pembangkit ini memberikan listrik untuk 150 ribu rumah. Biaya investasi 679 juta dollar. Membutuhkan 2,5 juta panel surya, 576 inverter untuk mengubah arus DC ke C dan 154 tranformator listrik. Membutuhkan 8500 pekerja dan memasang panel ke lokasi instalasi.

Proyek Kamuthi Solar Power selesai tahun 2016.

Pembangkit listrik tenaga surya terbesar India Kamuthi

Membutuhkan waktu lama dan dana sangat besar. Perusahaan Minshen New Energy yang berdiri Oktober 2014 mengembangkan energi terbarukan. Akan berinvestasi 100 miliar yuan dalam 5 tahun ke depan dan memberikan listrik 12 GW. Dibanding negara Inggris, sampai akhir 2016 baru memiliki pembangkit 11GW.



Proyek di Ningxia akan memperkejakan 2000 orang, atau 12% penduduk kota untuk proyek tersebut.

Pembangkit solar cell terbesar di China

Agustus 2017
China berhasil menambah pembangkut solar secara nasional di tahun 2017, mencapai 10,52GW
Selain kapasitas 24,4GW yang mulai dipasang tahun 2017. China menjadi produsen energi surya terbesar di dunia. Sepertinya tidak akan berubah dalam waktu dekat.
China menargetkan menambah 105GW sampai akhir tahun 2020. Sekitar pembangkit surya akan mencapai 40-45GW diperkirakan dapat tercapai tahun 2017.

Australiaawal tahun 2017 memiliki kapasitas 6GB. Diperkirakan hanya bertambah 2x sampai tahun 2020.

Amerika saat ini baru mencapai 44,7GW dari energi listrik dengan pembangkit solar

Energi terbarukan terus bersaing dengan pembangkit konvesional ketika biaya listrik mencapai $100 / MWh. Bahkan harga listrik akan turun mencapai $70/MWh atau mungkin saja lebih rendah.

Energi yang dihasilkan dari bahan bakar fosil sudah tidak efisien. Bahkan polusi dapat menyebabkan kematian bagi manusia.

Berita terkait
Bila mampir ke kota Shenzhen. Mungkin tidak banyak suara bis yang terdengar, bahkan ada permintaan bis dipasang suara agar penumpang tahu bis sudah datang. Pemerintah kota telah menganti semua biskota dengan power listrik di tahun 2018. Kota telah berbenah jauh hari sebelum menjadi pusat bisnis global

Ketika listrik padam, rumah Rosa tetap menyala. Bahkan dijuluki sebagai rumah kunang kunang karena dirumahnya saja yang masih bersinar. Sering mengalami pemadaman listrik, Rosa akhirnya memasang instalasi panel surya. Biaya listrik perbulan turun, bahkan hanya membayar 5% dari biasanya.



Perusahaan desainer CRA menawarkan disain pabrik saus Mutti Italia untuk membangun pabrik dengan botol saus. Nantinya bangunan mendapatkan cahaya dari luar yang melewati kaca botol saus

Sebuah sekolah di Denmark memasang 12 ribu panel solar cell. Menyediakan hampir separuh kebutuhan listrik untuk sekolah sendiri.setiap tahun. Luas sekolah mencapai 25 ribu meter persegi, sedangkan panel dipasang di dinding dan atap gedung seluas 6 ribu meter.




No popular articles found.
< /body>