Timelapse belajar foto astronomi Orion Nebula Lost in Light II


Kategori : Digital | Date : 10 February 2017
Belajar foto astronomi dengan tempat yang tepat
Fotografer Murali kembali memberikan pelajaran, bagaimana melihat nebula Orion.

Melihat garis galaksi pada prinsipnya sama, menjauhi polusi lampu di kota.

Cahaya lampu yang menerangi atmofer akan menutup cahaya bintang termasuk cahaya dari orion nebula.

Murali memberikan penjelasan, polusi kota dibagi menjadi 8 tingkat

8 artinya cahaya lampu jalan dan lampu rumah akan memblok cahaya bintang yang seharusnya dapat dilihat.
7, harus pergi ke daerah pinggir kota. Tapi disana belum tentu mendapatkan gambar yang baik untuk foto bintang. Karena cahaya yang kuat dari kota tetap menganggu.
6, lebih jauh kepinggiran kota. Masih terlihat awan dan pantulan cahaya kota. Tetap akan menganggu hasil foto astronomi.
5, posisi cukup baik melihat bintang dan orion nebula. Murali mendapatkan foto beberapa puluh bintang dari camera
Mulai dari 4 dan ke bawah hasilnya sangat berbeda. Seperti tingkat polusi 3 seorang fotografer harus pergi ke taman nasional yang benar benar gelap.

Dibawah ini 8 foto timelapse milik Murali. Memperlihatkan seperti apa cahaya yang ditangkap oleh camera.

Foto galaksi dan orion nebula untuk astronomi

Lost in Light II from Sriram Murali on Vimeo.


Fotografer Tristan merekam 2 pendaki yang menaklukan El Capitan. Tebing setinggi hampir 1000 meter, rata rata pendaki membutuhkan waktu 3-4 hari. Tapi kedua pendaki ini memecahkan rekor kurang dari 3 jam. Bagaimana mereka mendaki, teknik yang unik terlihat dalam video Timelapse. Kedua pendaki terlihat terpisah tapi saling bekerja sama.

Fotografer dan pembuat film  Elia Saikaly mampir ke gunung Everest. Dia membuat pemandangan dengan foto galaksi Bima Sakti disana. Sementara para pendaki tidur, dia mengabadikan pemandangan dengan camera Canon.

Video belajar foto dengan cahaya lampu pertama mendemontrasikan mengunakan cahaya lampu tabung untuk efek foto. Dari setting camera, cahaya lampu yang tidak perlu terlalu terang, dan bahan yang dipakai untuk efek foto Tube atau tabung cahaya.



Foto galaksi Bima Sakti ini diabadikan oleh Jean-Francois Graffand. Dia membuat foto dari sisi atas kebawah atau dari selatan ke utara. Tempat pengambilan di tempat observasi gunung Pic Midi. Untuk melakukan perjalanan kesana seperti menembus awan, karena tempatnya berada diatas gunung.

Fotographer Mike Obinski kali ini melakukan perjalanan yang sama, puluhan ribu km untuk mengejar badai. Mengabadikan pemandangan, hujan, petir dan debu. Video Monsoon 4 semakin menarik melihat petualangan si fotografer pengejar badai ini.

Asif Islam membuat video timelapse, dimana bintang. Di kota tidak dapat mengabadikan bintang, bagaimana bila kita menjauh dari kota. Bahkan mencapai tempat di taman nasional. Disana langit tampak berbeda, dan terlihat penuh dengan bintang serta galaksi Bima Sakti.

Ketika terbang pada malam hari, lihat ke arah selatan. Mungkin anda akan melihat galaksi Bima Sakti. Dibuktikan oleh Wick adalah pilot Swiss Airline berusia 30 tahun. Mengunakan camera yang ditaruh di ruang pilot, dia merekam penerbangan dari Zurich ke Sao Paulo dengan camera.



Mengabadikan galaksi di kota sangat berbeda dibanding daerah bebas cahaya, dimana daerah yang tepat. Foto galaksi Bima Sakti di atas Jakarta 4 Juli 2016 jam 1:45, inti galaksi yang tidak pernah kita lihat. Pada tanggal 18 April 2016, dengan mudah untuk membuat foto galaksi di tempat terang dari tengah kota. Teknik foto galaksi Bima Sakti

Video time lapse awan kumulonimbus di Jakarta terus memunculkan kilatan petir dibuat dalam bentuk video. Awan muncul di pagi hari, sekitar jam 1 pagi. Karena petir terlihat terus menerus, dicoba dibuat video timelapse. Hasilnya dalam durasi 25 menit di dapat beberapa foto kilatan petir yang menarik

Video ini menunjukan betapa luasnya galaksi kita. Bassem pertama kali menghabiskan waktu dengan astro fotografi. Terbang ke satu tempat, dan  mendapatkan Milky Way dibalik bukit.

Ada yang tertarik mengabadikan video dan foto dari Nasa. Fotographer asal Perancis membuat sebuah film yang dirangkum dari misi ISS sejak tahun 2011 sampai 2014. Total 80GB dikumpulkan oleh Juin.


No popular articles found.