Google jual divisi satelit ke Planet Labs


Shortstory | 4 February 2017

Layanan peta Google berjalan seperti biasa karna mengunakan peta DigitalGlobe

Google melepas divisi satelit ke perusahaan Planet Labs berbasis di California.

Google memiliki divisi satelit dbawah perusahaan TerraBella. Perusahaan ini menangani gambar satelit resolusi tinggi untuk foto dan video, untuk bidang teknologi analisis.

TerraBella dibeli oleh Google pada tahun 2014 senilai 500 juta. Terakhir dirubah dengan nama Skybox Imaging. Sekarang perusahaan tersebut sudah beralih ke perusahaan satelit Planet Labs dan membawa 60 karyawannya.

Planet Labs awalnya memberikan dukungan kepada industri untuk menangani data satelit, termasuk penelitian, pertanian dan teknologi untuk peta kendaraan. Sekarang Planet Labs mengambil teknologi pemetaan satelit dari Google. Perusahaan ini memiliki 7 satelit SkySat untuk layanan mereka.

Tetapi Google tetap membuka layanan gambar satelit dan pemetaan. Dan tetap diberikan gratis untuk meneruskan produk Google dan berbagi dengan perusahaan Planet Labs.

Data dari Bloomberg menyebut, perusahaan baru Planet Labs akan menambah 6 satelit lain. Satelit Terra Bella yang sudah ada di orbit. Dan Google setuju bekerja sama untuk mengunakan peta yang dibuat Planet Labs.

Google saat ini membeli gambar dari perusahaan DigitalGlobe Inc. Pengambilan alihan anak perusahaan Google tidak mempengaruhi layanan peta navigasi yang sudah ada. Seperti Navigation, Google Maps atau Google Earth.

Berita terkait
Jangan bingung bila tahun 2020 ada 4 nama yang awalnya selalu terlihat menjadi satu. Nama Xiaomi, Redmi atau nama Mi, ditambah Poco dan CC. Ke 4 nama smartphone dari produsen terpisah. Walau masih dibawah nama Xiaomi. Keputusan produsen Xiaomi akan memisahkan segmen penguna perangkat elektronik di awal tahun 2019.




No popular articles found.