Nasa mengunakan teleskop Fermi untuk melihat ledakan sinar gamma di alam semesta.

Kali ini menemukan hal unik, ditemukan 5 sumber gamma yang berasal dari lubang hitam raksasa dan tertua di alam semesta. Mengapa benda ini perlu dipelajari lebih lanjut.

Big Bang adalah teori awal terbentuknya. Lalu semua isinya terpencar selama 13,8 miliar tahun lalu. Dan sekarang, seperti yang kita lihat adalah masa setelah 13,8 miliar tahun pertumbuhan alam semesta.

Di tengah galaksi Bima Sakti dimana kita tinggal, terdapat lubang hitam yang sangat besar. Demikian juga galaksi galaksi lain memiliki sebuah lubang hitam sebagai jantung galaksi.

Ketika galaksi terbentuk dan aktif, bagian lubang hitam yang sudah ada menarik materi disekitarnya dan melepaskan energi seperti radiasi sinar gamma.
Kecepatannya sampai mencapai kecepatan cahaya. Aktivitas tersebut menimbulkan energi gamma yang bersumber dari lubang hitam disebut Blazar.

Tanda tanda aktivitas lubang hitam disebut Blazar

Ketika terjadinya Big Bang disebut tahun 0. Dan perlahan galaksi kecil mulai terbentuk, disusul bintang mulai menyala sangat terang. Termasuk aktivitas Blazar yang energi dari lubang hitam, dapat terlihat oleh teleskop seperti aliran jet yang membentuk garis keluar dari tengah galaksi.

Selama perjalanan galaksi yang ada di ruang hampa, galaksi akan saling bertemu. Dan inti masing masing galaksi akan bersatu, sisanya adalah bintang planet dan gas ikut terbawa. Atau galaksi yang bergabung akan membentuk galaksi berukuran kecil menjadi lebih besar. Galaksi yang besar akan mengambil isi galaksi kecil. Dan terus terjadi sampai 13,8 miliar tahun seperti galaksi yang dilihat.

Beberapa lubang hitam yang terditeksi sedang aktif seperti tanda dibawah ini

Tanda tanda aktivitas lubang hitam disebut Blazar

Dalam waktu 1,4 miliar tahun setelah terjadi Big Bang, ukuran galaksi masih terpisah dan relatif kecil termasuk ukuran lubang hitam juga tidak sebesar galaksi yang ada saat ini.

Nasa menemukan ke 5 aktivitas Blazar tersebut di waktu 1,4 -1,9 miliar tahun setelah terjadi Big Bang, ternyata ada lubang hitam yang sudah aktif. Setidaknya ada 5 lubang hitam yang sudah berukuran besar. Peneliti masih mencari tahu mengapa 5 galaksi ini bisa menjadi sangat besar, sedangkan galaksi lain belum terlihat adanya aktivitas. Terjadi keunikan sendiri, dengan luas alam semesta yang sangat luat, tapi hanya 5 ini saja yang terditeksi. Dengan terditeksi blazar di 5 lubang hitam tersebut.
Walau aktivitas yang tertangkap teleskop Fermi tesrebut baru berusia 1/10 waktu sekarang.

Kita dapat melihat galaksi yang jauhnya 12,8 miliar tahun cahaya, sehingga ilmuwan dapat melihat seperti apa mereka menemukan galaksi yang masih berusia sangat muda atau baru berusia 1 miliar tahun setelah terjadi Big Bang.

Tapi teleskop Fermi dapat menangkap aktivitas sinar gamma ray atau radiasi sinar gamma. Ditemukan beberapa aktivitas lubang hitam di galaksi sudah lebih dahulu aktif.

Karena teleskop menangkap radiasi sinar gamma yang datang terlambat ditangkap di Bumi. Sama seperti kita melihat sebuah galaksi yang usianya sangat muda, dan mereka seperti terlihat masih bayi. Karena alam semesta begitu luas, dan cahaya dan radiasi datang terlambat sehingga masih bisa di amati atau terditeksi di Bumi.

5 galaksi dengan lubang hitam raksasa tersebut menjadi lubang hitam tertua (termasuk yang terjauh) yang teridentifikasi teleskop Ferrmi kata astronom Roopesh Ojha dari NASA Goddard Space Flight Center

Berdasarkan koordinat, aktivitas blazar yang tertangkap diberikan nomor dibawah ini
  • Blazar J064632+445116
  • Blazar J151002+570243
  • Blazar J163547+362930
  • Blazar J135406-020603
  • Blazar J212912-153841

2 di antaranya sudah memiliki energi setara massa setara 3 miliar matahari bahkan lebih

Tanda tanda aktivitas lubang hitam terjauh dan tertua yang pernah ditemukan

Tim peneliti masih mencari tahu, mengapa 5 lubang ini saja yang aktif terlebih dahulu. Dan bagaimana benda ini membesar.
Peneliti, Marco Ajello dari Clemson University di Carolina Selatan mengatakan bisa saja penemuan teleskop Fermi ini hanya puncak gunung es. Dan menjadi contoh pertama dimana populasi galaksi sudah ada tapi belum terditeksi.



+ Nasa