Badan cuaca dan keluatan NOAA memiliki satelit baru GOES-16. Mengorbit 35 ribu km diatas Bumi dan posisi satelit menghadap ke benua Amerika utara sampai Selatan.

Seperti satelit Himawari yang terus mengirim gambar ke Bumi setiap 10 menit. Untuk satelit cuaca GOES-16 mampu mengambil gambar setiap 30 detik.

Kelitaannya tidak terlalu cepat, tapi perubahan cuaca di Bumi dapat terpantau lebih cepat. Karena urusannya adalah keselamatan penduduk di sekitar badai yang akan terjadi.

Satelit cuaca GOES-16 diluncurkan bulan November 2016. Nantinya satelit kedua GOES-17 menyusul, sementara masih tahap pengujian. 2 satelit lainnya dalam rencana akan dibuat untuk mengantikan satelit cuaca lama.

Kemampuan satelit baru tersebut dapat mengambil 16 gambar. 2 secara visual, 4 gambar infrared, dan 10 gambar kanal infrared ABI.

Beberapa fungsi dari satelit untuk memantau secara realtime petir di permukaan Bumi, meningkatkan peringatan dini dengan badai dan tornado, monitoring radiasi sinar x-ray matahari, termasuk kilatan matahari dan korona, perkiraan terjadinya badai geomagnetik

Foto pertama menghadap ke arah Bulan, diambil 15 Januari 2017. Bulan digunakan oleh pencitraan satelit untuk kalibrasi.

Satelit cuaca GOES-16

Foto dari satelit GOES-16 dibawah ini dibuat pada tanggal 23 Januari 2017, sebagai foto pertama.