Satelit cuaca GOES-16 dan GOES-17


Kategori : Technology | Date : 5 March 2018
2 satelit terbaru paling canggih untuk pemantai cuaca di Amerika
2018 Maret.
Satelit Goes-S diluncurkan oleh Nasa dari pangkalan angkatan udara Cape Canaveral Florida.

Goes-S satelit cuaca baru untuk melacak sistem badai, petir, kebarakn hutan, kabut pantai dan bahaya lainnya. Memonitor wilayah bagian barat Amerika Serikat.

Posisi satelit berada di ketinggian 35.800km, lebih tinggi dari satelit GPS yang berada di ketinggian 20 ribu km.
Setelah 2 minggu Goes-S akan diberikan nama Goes-17, akan tetap berada di atas Amerika mengikuti orbit bumi.

Satelit cuaca tersebut akan mendampingi Goes-16 yang diluncurkan lebih dahulu.
Karena posisi satelit cukup jauh dari permukaan Bumi. Satelit Goes-17 dapat memantau wilayah Amerika, termasuk pantai barat Afrika, selandia Baru, dan linkar Artik serta Antartika.


2017 Januari
Badan cuaca dan keluatan NOAA memiliki satelit baru GOES-16. Mengorbit 35 ribu km diatas Bumi dan posisi satelit menghadap ke benua Amerika utara sampai Selatan.

Seperti satelit Himawari yang terus mengirim gambar ke Bumi setiap 10 menit. Untuk satelit cuaca GOES-16 mampu mengambil gambar setiap 30 detik.

Kelitaannya tidak terlalu cepat, tapi perubahan cuaca di Bumi dapat terpantau lebih cepat. Karena urusannya adalah keselamatan penduduk di sekitar badai yang akan terjadi.

Satelit cuaca GOES-16 diluncurkan bulan November 2016. Nantinya satelit kedua GOES-17 menyusul, sementara masih tahap pengujian. 2 satelit lainnya dalam rencana akan dibuat untuk mengantikan satelit cuaca lama.



Kemampuan satelit baru tersebut dapat mengambil 16 gambar. 2 secara visual, 4 gambar infrared, dan 10 gambar kanal infrared ABI.

Beberapa fungsi dari satelit untuk memantau secara realtime petir di permukaan Bumi, meningkatkan peringatan dini dengan badai dan tornado, monitoring radiasi sinar x-ray matahari, termasuk kilatan matahari dan korona, perkiraan terjadinya badai geomagnetik

Foto pertama menghadap ke arah Bulan, diambil 15 Januari 2017. Bulan digunakan oleh pencitraan satelit untuk kalibrasi.

Satelit cuaca GOES-16

Foto dari satelit GOES-16 dibawah ini dibuat pada tanggal 23 Januari 2017, sebagai foto pertama.



+ Pemantauan foto satelit GOES-16 untuk wilayah Timir dan Asia

+ Pemantauan foto satelit GOES-17 untuk wilayah Amerika Utara

Earth Wind Map peta arus angin secara global. Memperlihatkan gerakan angin, kecepatan angin, laju arah angin dan awan hujan di belahan timur bumi secara realtime. Beberapa foto satelit cuaca merupakan data realtime. Satelit cuaca awan hujan, peta siklon badan meteorologi Jepang, foto satelit cuaca Asia Himawari 8.

Landasan pesawat dapat dibangun lebih dari 1. Bahkan landasan airport tersibuk memiliki 3 atau lebih landasan pesawat. Jarak antara landasan tidak kurang dari 1,3km bila dibangun paralel. Agar pesawat dapat landing bersamaan. Arus angin terlalu kencang, pilot harus memutuskan untuk mendarat di bandara lain.

SpaceX berencana meluncurkan misi ke 15 pada hari 7 Agustus 2018, 18 Agustus sudah berada di atas selat Karimata. Satu satelit akan diluncurkan oleh roket SpaceX adalah satelit Telkom dari Indonesia. Memasuki test  orbit selama 25 hari. Bila sukses, satelit siap digunakan pada minggu ke 3 bulan September 2018.



Dari ketinggian 34 ribu km, disana terdapat satelit cuaca Himawari-8. Mengambil gambar untuk peringatan cuaca, seperti topan yang berada di Asia dengan resolusi tinggi 5500x5500 pixel. Keunggulan satelit Himawari dapat mengambil foto setiap 10 menit, atau rata rata sehari mengirim gambar cuaca 144 gambar

Nasa telah menyumbang 2 instrumen penelitian dengan camera untuk melihat kondisi cuaca. Disebut Deep Space Climate Observatory atau DSCOVR. Camera tersebut diluncurkan paada tahun Januari 2015. Apa yang dapat dilihat, bumi dengan resolusi tajam dan bumi akan terlihat online.

4 Oktober 2015, satelit Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (MODIS) dari satelit Terra milik Nasa menangkap gambar arus asap di pulau Sumatra Selatan. Satelit Terra dapat memantau arah arus asap dengan pencitraan satelit.

Berapa jumlah satelit di ruang angkasa yang mengorbit Bumi. Mungkin terbayang ratusan atau ribuan. Satu data satelit realtime ini memberikan gambaran, bahwa bukan Bumi saja yang sesak dengan pesawat terbang. Tapi di ruang angkasa kondisinya sama dengan 1000 lebih satelit. Amerika memiliki separuh satelit di ruang angkasa


No popular articles found.