Memasuki tahun 2017, beberapa teknologi akhirnya ditinggalkan, ditutup atau bergabung dengan teknologi lagi. Salah satunya Picasa

Situs Picasa adalah perusahaan foto storage dan editing yang berdiri cukup lama pada tahun 2002. Di tahun 2004, Google mengambil website Picassa.
Tapi Google memutuskan menganti dengan photos.google.com, karena layanan Google lebih baik dan Picassa bisa ada di dalam Google sepenuhnya.

Project Astoria. Mengisi jenjang antara Windows OS dan platform lain. Digunakan agar pengembang Android mengunakan aplikasi secara universal di Windows. Tapi fitur Astoria sudah tidak ada lagi.

Microsoft Band. Ketika pengunaan perangkat jam tangan pintar mulai muncul. Microsoft tertarik masuk ke perangkat ini dan disebut Microsoft Band. Tidak banyak yang mendukung, khususnya kurangnya aplikasi dan software. Tahun 2016, Microsoft tidak tidak mengupdate lagi dan meninggalkan versi ke 3.

Google Project Ara. Ditujukan untuk smartphone Android modular. Tapi begitu lama dikembangkan dan tidak pernah menjadi produk jadi. Tujuan perangkat smartphone ini menarik. User dapat membeli komponen dan memasang perangkat yang mereka perlukan. Dari camera bisa di upgrade atau dipasangkan yang perlu saja sehingga penguna menghemat uang mereka. Google ingin menghentikan produksi smartphone yang setiap tahun menjadi sampah, karena penguna Smartphone Android kadang harus membeli produk baru yang sudah tertinggal. Tapi proyek tersebut tidak pernah muncul dengan produk jadi.

Apple Thunderbolt Display. Teknologi menarik ketika Apple ingin menawarkan monitor yang terhubung ke computer Mac melalui sebuah kabel Thunderbolt.  Diluncurkan 2011, dan menyarakan user memilih produk lain seperti monitor teknologi lebih baik dengan ketajaman 4K non Apple. Juni 2016, Apple menghentikan dukungan fitur monitor merek sendiri.

Intel Atom mobile seri Z. Awalnya Intel ingin ikut serta menawarkan procesor Atom untuk smartphone. Sampai akhirnya Intel menghentikan produk chip atom untuk smartphone dan memfokus ke bidang lain. Seperti perangkat koneksi internet, atau drone, sistem kemudi pintar dan perangkat headset.

Firefox OS. Secara resmi tahun 2016. Pengembangan OS Firefox untuk smartTV, tablet , router, HDMI stick dan All in One PC. Sampai secara resmi Firefox melepas pengembangan software berbasis web di bulan September 2016.

Google Nexus. Smartphone kelas budget yang bertahan, dan pembeli tertarik dengan smartphone Nexus karena dipastikan mendapat update OS. Google tidak meneruskan mengunakan nama Nexus, dan diganti dengan Pixel dengan hardware high end.

Facebook Paper. Pengembangan dari Creativ Labs. Facebook Paper seperti teknologi berita dan tampilan menarik. Tapi tidak pernah mendapatkan antusias dari user Facebook. Sampai Facebook menarik dari App store.

Vine. disebut Twitter video dengan durasi 6 detik. Sejak diluncurkan tahun 2013, sampai Oktober 2016 akhirnya Vine mengumumkan layanan aplikasi mereka ditutup.

Blackberry. September 2016 resmi diumumkan perusahaan Blackberry mereka tidak membuat produk smartphone BB sendiri. Dan diberikan ke perusahaan lain serta lisensi software. Seperti smartphone Dtek50 dasarnya adalah smartphone Alcatel Idol 4. Dan terakhir model smartphone Blackberry akan diproduksi oleh TCL.

Samsung Galaxy Note7. Salah satu kegagalan produk karena mengejar batas teknologi. Samsung menawarkan smartphone high end dengan kerapatan perangkat di dalamnya. Tujuannya untuk membuat smartphone sekompak mungkin. Kabarnya bagian baterai yang bermasalah dan produk tersebut ditarik dari pasar. Samsung sudah menganti disain baterai dari perusahaan lain, tapi tetap saja meletup. Walau sudah jutaan smartphone dipasarkan, Samsung akhirnya menarik semua model tersebut, agar nama Samsung tetap dipercaya oleh publik.

Pebble. Jam tangan pintar memulai debutnya tahun 2013. Tapi tidak mampu bertahan dengan perangkat papan atas. Seperti disain smartwatch lainnya. Sampai akhirnya perusahaan Fitbit setuju mengambil Pebble, untuk paten software. Secara efektif produk ini tidak lagi dikembangkan lebih lanjut.

Teknologi baru tahun 2017.
Teknologi Augmented Reality. Melihat benda dari smartphone berdasarkan database dari Google Tango
Smartphone bingkai lebih tipis lagi. Membuat disain smartphone seperti tanpa frame karena hanya memiliki ketebalan 1 mm. Salah satunya disain yang pernah ditampilkan oleh Xiaomi Mi Mix.
Dual lens Camera. Yang ini sudah pasti, smartphone dengan 2 camera.
USB-C digabung untuk jack port audio. Smartphone baru tidak mengunakan port untuk eartphone terpisah dengan USB, tapi digabung dalam satu port saja.