Ilmuwan memberi gambarkan lubang hitam atau black hole ada benda yang sangat besar.

Memiliki gravitasi sangat kuat, bahkan cahaya akan berbelok bila berada di dekatnya.

Dengan kata lain, tidak ada yang bisa lepas oleh kekuatan gravitasi benda ini.

Setiap galaksi secara umum memiliki sebuah lubang hitam super masif. Ukuran sangat besar dan menjadi inti di sebuah galaksi.

Lubang hitam yang jauh lebih kecil secara umum terbentuk akibat bekas bintang raksasa yang telah mati.

Tapi semua mengambarkan seperti dibawah ini. Lubang hitam adalah hitam, benda yang tidak bercahaya, tidak bisa dilihat. Dianggap tidak bercahaya karena apa yang ada di sekitar lubang hitam akan diserap.

Bentuk lubang hitam dalam ilustrasi

Tapi ukuran lubang hitam secara tepat tidak pernah diketahui. Apakah besar, sangat besar, atau jangan jangan mungkin kecil. Dan kita salah membayangkan lubang itu seperti apa.

Peneliti dari universitas Arizone Dimitrios Psaltis mengambarkan seperti mencari satu disk DVD tapi diletakan di bulan, dan astronom harus mengamati benda sekecil itu di ruang angkasa.

Black Hole umumnya dikelilingi oleh benda lebih terang seperti bintang dan debu di sekitar, sehingga sangat sulit diamati.

Sebab itulah astronom tidak mencari dengan cara biasa seperti melihat langsung tempat lubang hitam untuk di observasi.

Peneliti lebih memilih melihat dampak yang ada disekitari lubang hitam serta radiasi yang dikeluarkan. Biasanya lubang hitam akan berada di sekitar debu dan bintang, bila terdapat spot amat sangat gelap. Disini diukur berapa banyak masa dari spot hitam tersebut. Sejauh ini benda astrofisika lain yang begitu besar dan gelap dari apa yang kita ukur, dapat dipertimbangkan disanalah ada sebuah  lubang hitam.

Meneliti lubang hitam terbaik saat ini mengunakan peralatan teleskop ruang angkasa Chandra X-Ray, digunakan untuk menditeksi pancaran sinar X-Ray. Karena gesekan kecepatan tinggi yang keluar dari lubang hitam menghasilkan sinar-X.  Teleskop Chandra X-Ray pernah mendokumentasikan 2 galaksi yang bergabung yang jaraknya 26 juta tahun cahaya dari Bumi. Dan reaksi dari 2 galaksi yang bertemu tersebut memperlihatkan cahaya berbeda dan berasal dari lubang hitam.

Teleskop Chandra X-Ray diteksi lubang hitam

Sama seperti radiasi sinar X dan gelombang suara yang dihasilkan di daerah kluster galaksi Perseus, menambah bukti aktivitas lubang hitam disana.

Black Hole di cluster Perseus

Cahaya biru dan emisi dibawah ini adalah bentuk dari lubang hitam di tengah galaksi kita.

Black Hole ditengah galaksi

Ciri lain tanda tanda keberadaan Black Hole, munculnya Jet. Jet adalah semburan dari debu dan gas yang masuk ke dalam lubang hitam dan terlempar kembali di ruang angkasa.

Black Hole mengeluarkan jet

Bentuk Jet lebih jelas seperti gambar dibawah ini. Terlihat jet begitu besar terlempar di atas dan bawah sebuah galaksi, bahkan membentang lebih besar dari ukuran galaksi sendiri. Gambar dibawah ini adalah jet yang muncul dari sebuah galaksi, letaknya 13 miliar tahun cahaya dari Bumi.

Black Hole ditengah galaksi dengan jet lebih besar dari galaksi

Video timelapse dibawah ini dibuat dari hasil observasi 16 tahun dan dirangkai dalam bentuk video dengan durasi singkat. Beberapa bintang ditengah terlihat bergerak dari lambat dan bergerak sangat cepat sampai 32 juta kali dan terlihat mengitari (mengorbit) sebuah benda yang tidak terlihat. Kemungkinan besar bintang tersebut memang mengitari sebuah lubang hitam.



Dengan teknologi saat ini, keberadaan lubang hitam dapat diketahui. Tapi bentuknya tidak pernah terlihat. Para astronom masih menunggu jaringan teleskop terbesar di dunia yang disebut Event Horizon Telescope selesai. Pemasangan teleskop sudah dimulai beberapa tahun lalu dan ditempatkan di beberapa negara. Seperti Hawai, Amerika, Eropa dan Amerika Latin

Teleskop EHT adalah teleskop radio yang menangkap gelombang frekuensi. Yang pertama akan diamati adalah lubang hitam di tengah galaksi, peneliti mengatakan lubang hitam disana belum tentu sebesar perkiraan kita. Mungkin hanya memiliki diameter 24 juta km atau 17x lebih besar dari matahari dan jarak 25 ribu tahun cahaya dari Bumi.
Target kedua adalah galaksi Messier 87 dimana lubang hitam disana diperkirakan lebih besar, dan diketahui masih mengeluarkan jet plasma ke ruang angkasa.

2 lubang hitam bersembunyi ditengah galaksi
Daniel Stern dari Nasa menampilkan fenomena yang ditemukan di sekitar kita dengan ukuran sangat besar. Mengunakan teleskop array Nuclear Spectroscopic, 2 lubang hitam  NGC 1448 dan IC 3639 berada sekitar 12 megaparsec dan 54 mega parsec dari kita. Atau sekitar 39 juta dan 176 juta tahun cahaya jauhnya.
Kelihatannya lubang hitam ini tidak terlalu dekat. Tapi antara jarak galaksi, NGC 1448 adalah salah satu lubang hitam paling menyala (terlihat dari teleskop X-ray). Keduanya tidak akan membuat masalah bagi galaksi kita bahkan bumi.

Click gambar untuk memperbesar

Lubang hitam terdekat di sekitar Bumi

Perimeter Institute for Theoretical Physics mengunakan teknik pergerakan cahaya yang ditutup oleh black hole untuk mengetahui adanya sebuah black hole. Tanda adanya black hole ketika terjadi microlensing, terlihat bila adanya cahaya bintang atau benda di belakang black hole tiba tiba cahaya melengkung. Dan teknik terbaru mengunakan teleskop radio untuk melihat pergerakan sinyal di ruang angkasa. Menemukan dimana sebuah lubang hitam berada, dengan teknologi saat ini dapat diketahui.