Peta antariksa paling tajam dari teleskop Pan-STARRS1


Kategori : Science | Date : 22 December 2016
Di tahun 2010, Pan-STARRS1 atau Panoramic Survey Telescope and Rapid Response System mulai mengambil gambar.

Sampai seluruhnya selesai, dan menghasilkan ketajaman gambar antariksa 1,4 Giga Pixel.

Dalam 4 tahun, teleskop Pan-STARRS1 membuat foto dengan perbedaan panjang gelombang cahaya. Setiap foto diambil dengan beberapa gambar dengan filter warna berbeda. Seluruh gambar menghasilkan file sangat kolosal, 2 Petabyte data antariksa. Ilmuwan disana akan memberikan proyeknya ke publik.

Teleskop Pan-STARRS1 ditempatkan di gunung Haleakala, Maui Hawaii. Teleskop dilengkapi 5 filter spektrum cahaya. Mengunakan sistem scanning 12x di setiap filter, dan teleskop juga dimanfaatkan untuk mencari benda bergerak, transit atau objek variabel. Termasuk asteroid yang mungkin menganggu bumi.



Teleskop Pan-STARRS1 dibuat untuk menemukan objek yang ada di dekat bumi, atau benda di daerah sabuk kuoper. Dan digunakan untuk memetakan bentuk dimensi galaksi kita dalam 3 dimensi. Dari seluruh gambar yang dibuat tercapai 3 miliar gambar yang dibagi berdasarkan bintang, galaksi dan benda lain.

Ketika seluruh gambar sudah selesai disusun. Setiap orang dapat melihat dan mengunakan database yang dikumpulkan teleskop Pan-STARRS1.

Gambar dibawah ini adalah hasil setengah juta gambar, setiap gambar diambil selama 45 detik. Garis berwarna kuning tersebut adalah garis disk Bima sakti. Gambar lebih merah adalah garis debu di galaksi kita. Cahaya dihasilkan dari miliar bintang dan mungkin galaksi.

Gambar paling tajam untuk peta antariksa di Galaksi kita dibuat oleh teleskop Pan-Starrs1

Gambar tersebut bila dicetak seperti peta 2 dimensi, dapat mencapai panjang 2,4km. Bahkan membutuhkan kaca pembesar untuk melihat detil yang tersembunyi di setiap pixel.

Semua gambar dapat selesai dan dapat dilihat lengkap pada Mei 2017 Pan-STARRS1 archive
2010 lalu, Hubble menambah peralatan dengan Ultra Deep Field Infra red.Video melihat gambar dengan jarak 5 miliar, 10 miliar tahun cahaya jauhnya. Perubahan galaksi dari galaksi muda, galaksi yang berkembang dan galaksi yang telah matang. Mei 2019 Nasa merilis Hubble Legacy Field berisikan 265 ribu gaalaksi dari masa lampau sampai saat saat ini.

Planet yang disebutkan dalam berita ini dinami HD 21749b, dan ditemukan oleh misi TESS (Transiting Exoplanets Survey Satellite) NASA sebagai perangkat terbaru. Yang membuatnya menarik dari planet HD 21749b adalah beberapa kombinasi unik. Salah satu dari mereka saja tidak akan menjadi masalah besar, tetapi kombinasi ini membuat planet ini cukup signifikan. :



Pesawat ruang angkasa membuktikan adanya jejak air di planet Mars. Tetapi ilmuwan tidak dapat menyimpulkan dari mana air disana. Apakah adanya awan, hujan atau aliran air dari gletser. Melihat jalur air yang bercabang, mungkin di planet Mars dahulu memiliki atmofer cukup tebal. Dan planet lebih hangat dibanding saat ini.

Planet Wolf 503b diketahui sebagai Exoplanet. Berada pada jarak 145 tahun cahaya dari Bumi. Ditemukan pada tahun 2018. Planet Wolf 503b lebih mudah diteliti karena data dari planet dapat terlihat ketika melewati bintang induknya. Sejauh ini tipe planet Wolf 503b belum ditemukan memiliki bentuk dan posisi yang sama di galaksi kita.

Sekelompok bintang misterius membuat ilmuwan bingung selama beberapa tahun. Tetapi penelitian terbaru mengungkap benda tersebut. Dikenal dengan Segue-1 ternyata kumpulan bindang tersebut mengorbit ke galaksi Bima Sakti setiap 60 juta tahun sekali. Disana terdapat 1.000an bintang kuno yang berasal dari awal alam semesta.

Nasa mempublikasikan foto dari matahari dengan mengambil pencitraan gelombang panjang berbeda. Data diambil dari Solar Dynamics Observatory atau SDO. Kecil saja sudah panas, tidak terbayang dengan bintang Canis Majoris

Ilmuwan di Nasa melihat kemungkinan mengirim pesawat ruang angkasa ke antar bintang. Targetnya bintang Alpha Centauri, disana pesawat diharapkan dapat tiba dan mengambil data. Dibutuhkan pesawat ruang angkasa, setidaknya dengan 10% dari kecepatan cahaya



Planet K2-18b ditemukan tahun 2015, memiliki orbit di zona habitat. Ditemukan oleh teleskop Kepler ketika planet transit di depan bintang. Mengorbit ke bintang kerdil merah atau Red Dwarf Star setiap 33 hari. Memiliki atmofer dan berbatu seperti Bumi.

Semua materi dapat dibuat oleh manusia, bahkan plutonium dan lithium dapat digunakan untuk energi. Tetapi emas mungkin tidak dapat dibuat. Darimana asalnya emas, apakah datang dari tanah begitu saja. Proses pembentukan emas mungkin dari kejadian luar biasa di alam semesta

Mengapa nama planet disebut Kepler, Koi, Hat, Wasp dan lainnya. Demikian juga nama bintang bisa berbeda beda karena dinami dari nama kuno dan nama modern. Dahulu mengunakan nama rasi bintang atau nama binatang. Semakin banyak bintang dan galaksi ditemukan bintang dipisah menjadi 2 bagian. Sedangkan nama Galaksi dibuat dari sudut temuan

Sebuah bintang IPTF16gau meledakdan menjadi sebuah supernova. Tetapi bintang tersebut terlihat sangat jauh, tapi muncul dengan intensitas 50x lebih terang.

Menurut peneliti, perubahan cahaya yang tertangkap di bumi mengalami pergeseran di angka 7,51. Rekor sebelumnnya ditemukan di bagian yang sama dengan angka Redshift 7,2. Galaksi z8 GND-5296 terlihat lebih merah. Satu galaksi disebut Tayna mencapai 400 juta tahun setelah Big Bang

Walau teleskop Hubble sudah berumur 24 tahun, kemampuan teleskop ini masih handal untuk melihat apa benda yang terjadi di alam semesta. Salah satunya foto dibawah ini. Diambil selama 841 kali mengorbit dari bumi, dan menangkap gambar dari 10 ribu galaksi. Foto ini mengambarkan galaksi yang sangat jauh

Matahari adalah bintang, Jupiter merupakan planet terbesar di tata surya. Disusul nomor 2 planet Saturnus dengan cincin. Uranus dan Neptunus menjadi planet ke 3 dan 4 tidak sampai sepertiga ukuran Saturnus. Bagaimana dengan ukuran bumi.




No popular articles found.