Layanan Bigo di banned di Indonesia karena semi


News | 15 December 2016

Layanan video streaming Bigo ramai di Asia Tenggara.

Perusahaan berbasis di Singapura menghadapi masalah serius untuk pasar Indonesia. Layanan Bigo sudah di blok aksesnya karena konten yang dilarang yaitu gambar semi yang ditayangkan.

Seperti video channel langsung, sering menampilkan gambar gadis cantik dan agak genit. Nyatanya seperti video live dapat berubah menjadi tayangan vulgar.

Bigo secara resmi sudah di blok oleh kementrian. Tapi pemblokiran hanya berdasarkan nama DNS, agar tidak dapat di akses melalui Web. sedangkan di aplikasi masih berjalan seperti biasa.

Pemimpin Bigo sudah bertemu dengan Menteri IT Indonesia. Dan Bigo akan menyiapkan staf Indonesia untuk menyaring konten negatif.

Bigo adalah video media streaming. Ketentuannya sudah jelas, member disana harus sopan dan tidak boleh vulgar. Tapi tetap saja ada member yang nakal.

Layanan Bigo di banned di Indonesia karena semi

Bagaimana dengan layanan lain yang serupa, seperti layanan Paktor atau Tinder.  Atau layanan lain seperti Facebook dan Twitter yang memiliki layanan video. Intinya layanan dengan konten vulgar sebaiknya di blok dari akses penguna internet di Indonesia. Karena hanya membuang waktu dan kuota saja.

Berita terkait
Snapseed software foto Android, update Portrait dan Double Exposure filter. Update foto asli tetap disimpan setelah di edit. Salah satu update seperti otomatis menditeksi wajah, efek blur disekitar foto yang dibuat

Penguna SnapChat mengeluhkan update aplikasi tersebut, karena mengunakan data internet terlalu besar yang bekerja background. Salah satu data yang diberikan, seperti fitur Discover menghabiskan 5x data secara background dibanding data yang dilihat oleh penguna.




No popular articles found.
< /body>