Pembentukan galaksi diawali dari gas, dan inti galaksi yang disebut lubang hitam.

Bentuk umum galaksi akan membentuk galaksi elips atau bundar utuh, bila ukuran galaksi lebih besar dapat membentuk galaksi spiral.

Ada beberapa galaksi yang bundar tapi bentuknya sedikit berubah, walau bentuknya tetap sama dengan bentuk lingkaran penuh sempurna.

Ketika galaksi bersinggungan bahkan bertabrakan, galaksi akan berubah bentuk ke spiral. Dimana lengan galaksi akan terbentuk dari gugus bintang.

Bentuk galaksi lebih umum dengan 2 bentuk saja, spiral dan elips.

Berbeda dengan galaksi NGC 4696, karena galaksi ini memiliki bentuk sendiri tanpa terjadi tabrakan.

Peneliti mengunakan 3 teleskop terkuat di darat dan ruang angkasa untuk mengamati galaksi NGC 4696.

Disana terjadi ledakan bintang di bagian tengah galaksi. Sampai akhirnya bentuk galaksi ikut berubah sendiri tanpa gangguan dari galaksi lain.

Gambar dibawah ini menunjukan cakram galaksi besar terlihat dengan cahaya inframerah, sedangkan 3 kluster bintang muda terlihat dalam gambar langsung dari optik teleskop.

Galaksi NGC 4696 merubah bentuknya sendiri

Di cluster Centaurus dimana terdapat ratusan galaksi yang jaraknya 145 juta tahun cahaya dari Bumi.
Ditengah cluster galaksi Centaurus sebuah galaksi NGC 4696.

Disana tengah galaksi tersebut terdapat sebuah lubang hitam supermasif. Ketika lubang hitam menghasilkan ledakan atau letusan, dari lubang hitam mengirim energi dan partikel keluar.
Dampaknya mempengaruhi komposisi kimia dari bahan antar bintang sampai ke tingkat pembentukan bintang baru.

Karena NGC 4696 yang jauh sampai 150 juta tahun cahaya, tim peneliti memanfaatkan teknologi dari 3 teleskop dengan Subaru di Hawai.

Setelah memilih galaksi apa saja yang akan diteliti, kemudian dilihat kembali dengan teleskop Hubble dan Alma di Amerika Latin.

Hubble menangkap cahaya bintang, Teleskop Alma menangkap awan gas panas dan debu dingin.

Peneliti mengatakan, disini dapat dibuktikan bentuk galaksi dapat terbentuk tanpa gangguan dari galaksi lain.
Pada akhirnya galaksi akan membentuk tonjolan bintang dan dimasa mendatang menjadi galaksi elips atau lenticular.
Dan lubang hitam sebagai inti galaksi juga berperan merubah bentuk galaksi.

Inti galaksi yang padat dapat berubah karena formasi bintang yang baru lahir, khsusunya dibagian dekat inti galaksi.

Video dibawah ini dari observasi Chandra X-Ray menunjukan radiasi gas panas di galaksi NGC 4696