Timelapse Cappadocia gaya Hyperlapse yang luar biasa


Digital | 2 December 2016

Sebuah video dengan judul Once Upon a Time in Cappadocia, mengunakan teknik Hyperlapse.

Tapi kali berbeda.. Rob Whitworth kembali memukai dengan produksi promosi video Timelapse untuk Turkish Airlines. Mengunakan beraneka teknik pemandangan negara Turki, khususnya di Cappadocia.

Sebuah tempat cukup kering di tengah Turki. Disebut juga sebagai rumah cerobong asap para peri. Memiliki beberapa rumah gua yang dijadikan tempat perlindungan.

Dari zoom, video, hyperlapse yang mengalir seperti gerakan. Memperlihatkan pemandangan tur dari pemandangan alam serta musim.

Rob membuat video dengan resolusi 4K, sayangnya ada di Vimeo. Bila dilihat video ini seperti film animasi, tapi dibuat dari rangkaian foto. Bila kita jeli, ada transisi di setiap video, antara musim dingin bersalju dan panas. Setidaknya video ini minimal membutuhkan waktu 3 bulan untuk mendapatkan gambar dengan perubahan musim.

Timelapse Cappadocia gaya Hyperlapse yang luar biasa

Once Upon a Time in Cappadocia from Rob Whitworth on Vimeo.


Berita terkait
Mengabadikan galaksi di kota sangat berbeda dibanding daerah bebas cahaya, dimana daerah yang tepat. Foto galaksi Bima Sakti di atas Jakarta 4 Juli 2016 jam 1:45, inti galaksi yang tidak pernah kita lihat. Pada tanggal 18 April 2016, dengan mudah untuk membuat foto galaksi di tempat terang dari tengah kota. Teknik foto galaksi Bima Sakti

Fotografer Jerman Martin Heck membuat sebuah video pendek selama 6 menit dari hasil rekaman rekannya di observasi CMB. Video yang dibuat ini mengabungkan penampakan garis galaksi Bima Sakti bersama Aurora bersamaan. Karena salah satu tempat terdingin, dan sulit dijangkau, jarang manusia yang menentap disana



Fotografer Morten Rustad membuat video timelapse dan resolusinya mencapai 8K. Gambar yang sangat tajam tentang video pemandangan alam dengan Amerika Selatan. Tujuannya liburan setahun untuk video timelapse. Setidaknya film yang dibuat meliputi 7 negara. Paling menakjubkan bentuk galaksi yang seharusnya terlihat diatas kita.Sayang dia belum mampir ke Indonesia.

Salah satu target membuat foto ini untuk melihat garis galaksi yang selalu muncul diatas bumi. Camera andalannya adalah Canon 7D mkII, mengunakan adaptor dengan lensa Nikon 1000mm. Satu lagi video indah tentang astronomi. Siang hari di Hawai bisa melihat bintang.

Fotografer Tristan merekam 2 pendaki yang menaklukan El Capitan. Tebing setinggi hampir 1000 meter, rata rata pendaki membutuhkan waktu 3-4 hari. Tapi kedua pendaki ini memecahkan rekor kurang dari 3 jam. Bagaimana mereka mendaki, teknik yang unik terlihat dalam video Timelapse. Kedua pendaki terlihat terpisah tapi saling bekerja sama.

Ketika terbang pada malam hari, lihat ke arah selatan. Mungkin anda akan melihat galaksi Bima Sakti. Dibuktikan oleh Wick adalah pilot Swiss Airline berusia 30 tahun. Mengunakan camera yang ditaruh di ruang pilot, dia merekam penerbangan dari Zurich ke Sao Paulo dengan camera.

Bayangkan bila ada tim fotografer Indonesia bisa membuat video seperti ini. Mungkin akan menampilkan citra Indonesia lebih indah. Tapi yang ini dibuat oleh tim fotografer dari Shanghai China. Tekniknya lengkap, hasil videonya sempurna.



Sebuah pulau di Atlantik utara menjadi tempat paling menakjubkan kalangan fotografer. Nick Kontostavlakis membuat video timelapse, dan diberi nama Whispering Iceland. Direkam mentok dengan resolusi 4K, dan camera Sony serta lensa premium Zeiss.

Fotografer edan ini bernama Mike Olbinski, dia membuat video time lapse dimana badai sedang berlangsung. Awal videonya sih cuma awan saja, tapi lama kelamaan makin mengila. sampai di menit ke 79 detik mulai terlihat apa isi video yang dibuatnya. Yaitu Super Cell atau sumber dimana badai mulai terbentuk.

Teknik hyperZoom mulai dikembangkan beberapa tahun lalu. Membuat foto time lapse seperti terbang dan terus mengambil gambar yang sangat jauh dengan video sekualitas foto. Memberlihatkan pemandangan dimana seseorang berdiri dan tidak bisa melihat ke tempat lebih jauh. Disini teknik hyperZoom menampilkan  pemandangan yang sangat jauh

Video timelapse ini dibuat oleh filmmaker Austria Thomas Pocksteiner dan Peter Jablonowski. Mengunakan teknik timelapse zoom di tempat mereka. Perencanaan 1 minggu untuk satu clip, pengerjaan 1 tahun dengan hasil foto 2TB di negara Austria.




No popular articles found.
< /body>