Windston memasang sebuah camera dan mengarah ke teleskop yang sudah dipasang alat Star Tracking.

Video ini memperlihatkan seperti apa rotasi bumi terhadap rotasi ke galaksi Bima Sakti dan bintang.

Video diambil selama 8 jam atau malam hari. Seperti kita memandang ke arah bintang, sedangkan rotasi bumi yang bergerak.

Star Tracking digunakan oleh astrofotgrafi untuk membuat foto ruang angkasa. Umumnya camera akan membuka sensor selama mungkin, untuk mendapatkan cahaya.

Tapi rotasi bumi membuat setiap benda yang diabadikan ikut bergerak. Untuk mengikuti gerakan tersebut dibutuhkan Star Tracking. Jadi camera , teleskop akan mengarah ke satu titik yang dituju dengan alat Star Tracking

Fungsi Star Tracking, dapat memaksimalkan proses foto stack atau mengabungkan foto untuk foto astronomi. Sampai semua cahaya yang diterima oleh sensor camera dapat digabung dan benda yang dilihat menjadi lebih jelas.

Star Tracking untuk mengikuti arah gerakan bintang di dunia astronomi

Beberapa saat Windston sempat mengutak utik peralatannya sepanjang malam sampai pagi hari. Asik juga, biarkan camera dan teleskop bekerja, mengambil foto ruang angkasa. Sementara pemiliknya nonton TV di dalam rumah.



Alat Star Tracking untuk mengikuti arah bintang dapat dibuat sendiri, atau membeli paket termasuk teleskop. Harganya dapat mencapai ribuan sebagai unit tambahan, dan paket lengkap mencapai 2-3 juta +, atau 5 juta+ untuk produk yang siap pakai termasuk teleskop. Sekali lagi, alat ini untuk para hobi, yang tertarik mengabadikan bintang, Nebula. Karena alat ini hanya memiliki satu fungsi, yaitu mengikuti arah bintang saja.

alat mengikuti arah bintang dengan camera

Membuat foto galaksi juga dapat mengunakan camera. Asalkan langit dalam kondisi cerah. Jika beruntung akan mendapatkan foto galaksi yang tidak biasa kita lihat.



Atau berburu untuk menabadikan Orion Nebula. Dibawah ini cara mencari letak si kabut besar tersebut



Foto galaksi Bima Sakti dan foto astronomi di atas Jakarta