Tata surya L1448 IRS3B disana baru lahir tiga matahari


Science | 30 October 2016

Peneliti melakukan pengamatan dengan teleskop Alma dan VLA.

Menemukan sebuah tata surya baru , tapi disana diperkirakan akan lahir 3 bintang bersamaan. Bentuk tata surya disana masih berupa piring dan terdapat 3 lingkaran besar dari 3 bintang baru.

Semua yang terlihat sangat terisolasi. John Tobin dari observasi Leiden di Belanda mengatakan penemuan bintang ini memerlukan instrumen teleskop besar. Tata surya yang ditemukan tersebut dipublikasi pada 27 Oktober 2015. Berada dibalik kabut gas yang jaraknya 750 tahun cahaya dari Bumi dan berada di rasi Perseus.

Keunikan tata surya L1448 IRS3B, 2 bintang memiliki jarak 61 kali dan 183 kali antara jarak Bumi ke Matahari kita. Peneliti mengatakan bintang ini memang terisolasi,  kemungkinan terbentuk sekitar 150.000 tahun lalu. Sedangkan 3 proto bintang terbentuk dalam waktu 10 ribu sampai 20 ribu tahun. Terlihat patahan dari piring membawa kerangkat bintang yang tidak biasa. Sampai 3 bintang di dalam satu tata surya.

Ketiganya masih protobintang atau bintang yang belum jadi, dan akan aktif selama beberapa waktu sebelum menjadi bintang stabil.

Ketiganya diberikan nama dengan bintang L1448 IRS3B, 2 bintang berada ditengah dan terlihat saling mengorbit.

Ketiga bintang memiliki jarak 800AU atau setara 8x diameter tata surya kita.

Keterangan gambar, dua gambar diatas adalah gambar dari teleskop. Kiri cahaya bintang dominan di 3 titik paling terang. Sedangkan bagian berwarna coklat adalah debu dan gas yang ada di tata surya.
Baris kedua gambar animasi dari bentuk tata surya disana sekarang. Dan gambar kanan bawah, posisi 2 bintang berada ditengah saling mengorbit, sedangkan satu bintang sangat jauh mengitari kedua bintang yang ada ditengah.

Tata surya L1448 IRS3B disana baru lahir tiga matahari

Berita terkait
Astronom telah mengamati sistem tiga bintang tapi yang uniknya karena tidak mengorbit seperti biasa. Melainkan melengkungkan dan membelah cakram planetnya menjadi bentuk baru yang aneh dan banyak cincin. Setidaknya ada 3 ring dari tata surya ini dapat terlihat. Mengapa cincin ditengah hilang, 2 hipotesa dari astronom

Sekelompok bintang misterius membuat ilmuwan bingung selama beberapa tahun. Tetapi penelitian terbaru mengungkap benda tersebut. Dikenal dengan Segue-1 ternyata kumpulan bindang tersebut mengorbit ke galaksi Bima Sakti setiap 60 juta tahun sekali. Disana terdapat 1.000an bintang kuno yang berasal dari awal alam semesta.



Satu tata surya HD131399 ini memiliki 3 bintang, bahkan ditemukan sebuah planet mengorbit disana. Tata surya HD131399 terlihat ada satu planet yang mengorbit disebut planet HD131399Ab. 2018 diumumkan disana bukan 3 bintang

Tata surya Trappist terlihat ada 7 planet. Tapi hanya 3 planet berada di zona habitat. Apakah bintang yang lebih kecil membuat planet layak huni. Peneliti mengatakan itu hanya salah satu faktor, update jarak antar planet.

Tata surya Epsilon Eridani menjadi jawaban dari misteri terbentuknya sebuah tata surya kita. Disini peneliti mencari jawaban bagaimana planet terbentuk, tapi lahir jauh dari sebuah bintang induknya. Karena tata surya kita dahulunya tidak seperti sekarang.

Nasa mengunakan teleskop Fermi untuk melihat ledakan sinar gamma di alam semesta. Kali ini menemukan hal unik, ditemukan 5 sumber gamma yang berasal dari lubang hitam raksasa dan tertua di alam semesta. Mengapa benda ini perlu dipelajari lebih lanjut.

Tata surya AR Scorpii atau disingkat AR Sco berada di rasi bintang konstelasi Scorpius. Satu adalah bintang katai putih atau bintang yang sudah mati tapi masih menyala. Memiliki ukuran seperti Bumi, hanya saja memiliki kepadatan 200 ribu kali massanya dari Bumi. Jadi bintang yang berada ditengah berukuran lebih kecil tapi sangat padat.



Tim peneliti Harvard Smithsonian Center mengumumkan sebuah tata surya ditemukan dengan 3 bintang. Bahkan satu bintang terlihat stabil dikelilingi oleh planet. Awalnya terlihat satu bintang, tetapi penelitian lebih lanjut ada 2 bintang biner. Dan terakhir malah ditemukan 3 bintang.




No popular articles found.