Peneliti melakukan pengamatan dengan teleskop Alma dan VLA.

Menemukan sebuah tata surya baru , tapi disana diperkirakan akan lahir 3 bintang bersamaan. Bentuk tata surya disana masih berupa piring dan terdapat 3 lingkaran besar dari 3 bintang baru.

Semua yang terlihat sangat terisolasi. John Tobin dari observasi Leiden di Belanda mengatakan penemuan bintang ini memerlukan instrumen teleskop besar. Tata surya yang ditemukan tersebut dipublikasi pada 27 Oktober 2015. Berada dibalik kabut gas yang jaraknya 750 tahun cahaya dari Bumi dan berada di rasi Perseus.

Keunikan tata surya L1448 IRS3B, 2 bintang memiliki jarak 61 kali dan 183 kali antara jarak Bumi ke Matahari kita. Peneliti mengatakan bintang ini memang terisolasi,  kemungkinan terbentuk sekitar 150.000 tahun lalu. Sedangkan 3 proto bintang terbentuk dalam waktu 10 ribu sampai 20 ribu tahun. Terlihat patahan dari piring membawa kerangkat bintang yang tidak biasa. Sampai 3 bintang di dalam satu tata surya.

Ketiganya masih protobintang atau bintang yang belum jadi, dan akan aktif selama beberapa waktu sebelum menjadi bintang stabil.

Ketiganya diberikan nama dengan bintang L1448 IRS3B, 2 bintang berada ditengah dan terlihat saling mengorbit.

Ketiga bintang memiliki jarak 800AU atau setara 8x diameter tata surya kita.

Keterangan gambar, dua gambar diatas adalah gambar dari teleskop. Kiri cahaya bintang dominan di 3 titik paling terang. Sedangkan bagian berwarna coklat adalah debu dan gas yang ada di tata surya.
Baris kedua gambar animasi dari bentuk tata surya disana sekarang. Dan gambar kanan bawah, posisi 2 bintang berada ditengah saling mengorbit, sedangkan satu bintang sangat jauh mengitari kedua bintang yang ada ditengah.

Tata surya L1448 IRS3B disana baru lahir tiga matahari