Rusia diam diam kembangkan rudal balistik RS-28 Sarmat dengan kekuatan setara 40 juta ton TNT.

Dengan satu rudal thermonuklir, cukup untuk menghancurkan sebuah kota.

Rudal balistik RS-28 Sarmat dikenal dengan nama Satan 2, akhirnya terungkap setelah beberapa tahun dikembangkan Rusia.

Dengan kekuatan setara 2.000x dari bom Hirosima dan Nagasaki di tahun 1945. Rudal balistik tersebut mampu menyeberang dari Rusia ke Amerika. Disain roket dibawah ini dibuat kepala disainer Makeyev, termasuk beberapa keterangan.

Rudal balistik nuklir RS-28 Sarmat sebagai bom thermonuklir baru Rusia

Rusia dahulunya Soviet pernah membuat bom paling kuat, yang disebut Tzar Bomba. Walau ketika di uji coba, bom tersebut malah memiliki kekuatan lebih besar dari perhitungan pembuatnya. Karena terjadi pelarian dari efek ledakan bom yang tidak diperkirakan. Sekarang Rusia masih mengembangkan bom tapi dengan teknologi rudal balistik. Yang dapat menjangkau antar benua.

Yang berbahaya dari rudal balistik atau intercontinental balistic missile (ICBM), kemampuan jarak jelajah. Terbang sampai keruang angkasa, dan dijatuhkan menyebar ke bumi. Jarak jangkau rata rata diatas 5000km sampai 10.000km+

Atas perintah negara (Rusia) di tahun 2010, dan pengembangan tahun 2012-2013. JSC SRC Makeyev diminta mulai mengembangkan OCD Sarmat. Juni 2011, telah di tandatangani kontrak untuk pembuatan OCD Sarmat. Sistem rudal strategis / RKSN Sarmat dibuat untuk mengamankan dan tugas penangkal nuklir yang efektif dari garis strategis Rusia.

Dari keterangan diatas, insinyur persenjataan Rusia sudah bekerja cukup lama. Dan mengejutkan siapa saja dengan hubungan antara Rusia dan Amerika Serikat. Dikabarkan pada tahun 2013, Rusia akan mengumumkan penyebaran rudal tipe baru jarak jauh / rudal balistik dan menganti rudal yang pernah disebar pada perang dingin.

Padahal tahun 2010, kedua negara telah menandatangani perjanjian untuk membatasi jumlah rudal balistik antarbenua. Sehingga tercapai batas minimum yang disepakati.

Rudal balistik RS-28 Sarmat akan masuk layanan pada akhir tahun 2018. Dan sepenuhnya sistem pertahanan rudal antar benua lama milik Rusia digantikan seluruhnya pada tahun 2020. Ketegangan Rusia dan Amerika terlihat pada perang di Suriah. Tetapi perjanjian antar negara tidak membatasi pengembangan rudal nuklir. Sampai akhirnya baru baru ini terungkap

Rudal Satan 2 menjadi penganti rudal R36M2 Voyevoda dan Nato memberikan nama SS-18 Satan. Satan 2 merupakan modernisasi persenjataan nuklir Rusia. Mampu membawa hulu ledak 10 ton dan total berat roket mencapai 110 ton. Tapi rudal juga mampu membawa beban sampai 15 dan maksimum 24 bom nuklir. Mampu menjangkau jarak 10.000km atau termasuk rudal antar benua.

Untuk pertahanan negara, beberapa negara masih memiliki rudal balistik

Rusia dengan SS-18 Satan. Mod 6 yang terakhir digelar pada tahun 2009
Dengan kemampuan jarak 10.000-16.000km. Kemampuan membawa bom thermonuklir kekuatan 20Mton TNT, dan mencapai kecepatan 23 mach. Diluncurkan dari sistem Silo, kemampuan membawa 1 bom nuklir 18Mton atau 2 kepala dengan total 25Mton TNT  Rudal kelas berat ini akan digantikan oleh SS-28 atau Satan 2

Rudal balistik antar benua M-18 SATAN atau R-36

Amerika memiliki 2 sistem pertahanan rudal dari darat ke darat dan laut ke darat

Minuteman III - LGM 30G diluncurkan dari Silo.
Dikembangkan sejak tahun 1970, kemampuan membawa bom thermonuklir W62, W78 atau W87 (2006). Mampu mencapai jarak 13.000km (jarak masih di rahasiakan) dengan kecepatan 23 Mach. Dari 3 skuadron ICBM mengoperasikan tipe rudal LGM-30G, aktif sekitar 450 rudal dan 45 rudal berada di fasilitas.

Rudal balistik antar benua Minutemen III

Rudal kapal selam Trident III atau UGM-1333
Rudal balistik ini dirancang untuk diluncurkan dari kapal selam militer, biaya 37 juta perunit. Mampu membawa 8-12 kepala bom thermonuklir dan masing masing kepala nuklir dapat menuju arah sasaran berbeda. Kecepatan sekitar 24 mach, dengan jarak jelajah 12 ribu km (jarak jangkauan masih dirahasiakan). Dengan beban penuh 7.840km. Rudal tipe Trident III hanya dimiliki 2 negara, Inggris dan Amerika.

Rudal kapal selam Trident III atau UGM-1333

China memiliki beberapa rudal jarak jauh tipe DF / Dong Feng atau disebut Angin Barat.
Hanya dikembangkan untuk rudal darat berbasis ICBM.
Tipe rudal balistik China yaitu DF-5, DF31A, DF31B dan DF41 memiliki jarak jelajah diatas 10.000km, bahkan untuk ukuran kecil dapat dibawa dengan kendaraan.
Paling berbahaya tipe DF031A, termasuk rudal yang dapat diluncurkan dari kendaraan dengan kekuatan 1Mt,. Dan terbesar DF-5 dengan kemampuan daya ledak 4-5Mt peluncuran dari Silo

Rudal Balistik China Dong Feng

India mengembangkan rudal balistik Agni VI.
Rudal balistik sebelumnya tipe Agni V dapat dibawa kendaraan dengan jarak 5.000-8.000km. Rudal kedua Agni VI untuk jarak 8.000-12.000km. Tidak diketahui untuk dipasangkan kekuatan dari tipe bom nuklir. Mampu membawa beban bom nuklir seberat 1,5 ton. untuk Agni V dan 3 ton untuk Agni VI

Rudal balistik Agni V milik India

Israel memiliki rudal Jericho III
Tipe ICBM masuk servis 2008. Kemampuan membawa beban bom nuklir seberat 1,3 ton dengan jarak tempuh 5.000-11.500 km. Dikenal dengan nama lain Shavit.
Tahun 2011, Israel sukses menguji Jericho versi pembaharuan. Diperkirakan mampu membawa bom thermonuklir sampai 1 ton. Informasi rudal Israel tidak diketahui.

Rudal balistik Jericho III milik Israel

Terakhir Korea Utara
Memiliki beberapa rudal nuklir KN-08, BM25 Musudan dan KN-11.
Yang pernah terlihat dan diuji tipe BM-25 atau Hwasong 10. Ukuran tidak terlalu besar, dapat dibawa diatas kendaraan dengan beban kepala nuklir 1 ton.


Rudal Nuklir Korea tipe ICBM BM-25

Negara yang memiliki sistem pertahanan ICBM laut ke darat (SSBN ballistic missile submarine nuclear )
  • Amerika - 18 kapal selam kelas Ohio, 14 dirancang untuk untuk peluncuran rudal SSBN. Bila seluruhnya membawa rudal Trident mencapai 288 rudal nuklir
  • Rusia - 12 SSBN. Dapat dibawah oleh kapal selam Delta III, Delta IV dan Typhoon. Dalam keadaan terancam, Rusia dapat menyiapkan 181 rudal dengan total 639 kepala nuklir. Ditambah satu kapal selam baru tipe Borei kelas SSBN dan Bulava di masa mendatang.
  • Inggris -  Memiliki kapal selam tipe Vanguard kelas SSBN. Masing masing mampu membawa 16 Triden II SLBM, dan total seluruh armada kapal selam dapat membawa 225 kepala nuklir
  • Perancis -  Tidak memiliki pertahanan rudal darat ke darat. Tapi memiliki 4 kapal selam Triomphant kelas SSBN. Satu kapal selam mampu membawa 16 rudal nuklir
  • China - Memiliki kapal selam tipe 094 SSBN yang dapat dipesenjatai sampai 12-16 rudal SLBM.
  • India - Masih tahap pengembangan.

Sejarak bom atom sampai thermonuklir

  • 1945, Amerika menjatuhkan bom Atom di Hirosihima dan Nagasaki
  • 1955, Amerika memiliki bom nuklir 2.422, Soviet 200 bom nuklir
  • 1975. Amerika memiliki 27.519 hulu ledak nuklir
  • 1980, Amerika 23.368 dan Soviet 30.062 bom nuklir
  • 2010, Amerika memiliki 7261 dan Soviet 7500 bom nuklir. Tapi ada beberapa negara lain ikut mengembang bom nuklir. Perancis 300, China 260, Inggris 215, Pakistan 110, India 100, Israel 80 dan Korea Utara 7
  • Saat ini Amerika sekitar 4.480 hulu ledak dan beberapa akan dipensiunkan. Rusia hanya memiliki 4.500 hulu ledak, 1.800 adalah senjata taktis, 2.700 berada di gudang, sekitar 2.800 hulu ledak akan pensiun.


Walau 2 tipe berbeda, tapi target utamanya adalah kerusakan bila mencapai target. Setiap rudal nuklir memiliki kekuatan destruktif atau kehancuran berbeda. Ada tipe berbeda untuk persenjataan rudal nuklir

Bom nuklir pertama yang dikembangkan adalah tipe bom fisi (fission bomb).
Disain dari bom atom yang diuji coba dan diledakan di Alamogordo New Mexico pada tahun 1945.
Bom fisi mengunakan bahan radioaktif berat, biasanya bahan uranium 235 atau plutonoum 239. Bahan tersebut cukup murni dan dapat dibawah ke satu tempat. Sifat bom ini memberikan Neutron yang dipancarkan untuk menyerang neutron lain dan menghasilkan pelepasan energi. Bom fisi dibuat padat, seperti berbentu bola dan dikemas sangat ketat. Bom tipe ini menghasilkan ledakan setara puluhan ribu ton TNT

Bom fisi awalnya dibuat untuk bom super atau kekuatan super. Ketika dijatuhkan di 2 kota di Jepang, efek bom sebenarnya baru diketahui. Cahaya ledakan membuat beberapa orang yang melihat menjadi buta permanen. Kilatan bom tidak saja sangat terang, tapi mematikan.

Bom nuklir tipe kedua adalah bom fusi atau fisi
Disebut juga bom hidrogen / H-bom. Mengunakan bom fisi sebagai pemicu dan memanaskan muatan atom hidrogen berat (bahan tritium atau deuterium). Pemicu akan memanaskan sampai jutaan derajat ke dua materi tersebut. Akibatnya hidrogen berat tersebut berfusi menjadi helium. Mengakibatkan reaksi berantai lain, disini berbicara bom megaton TNT.

Saat ini hanya Amerika, Rusia, Inggris, China dan Perancis secara resmi memiliki daftar bom fisi .

Senjata strategis, mungkin kita menganggap rudal persenjataan strategis untuk menghancurkan objek penting. Seperti pangkalan udara, pelabuhan bahkan pusat industri. Kehancuran bom nuklir mungkin tidak semudah itu, bisa saja warga sipil terkena ledakan bom. Karena sifat bom nuklir seperti H-bom bersifat desktrutif alias menghancurkan semuanya.

Warhead atau kepala bom nulir sejauh ini tidak dibuat dengan ukuran dibawah 10 ton. Hulu ledak dapat ditembakan mengunakan roket standar, atau mungkin saja dari meriam altileri untuk ukuran lebih kecil. Ukuran roket tidak harus mengunakan silo, tapi dapat dibawa dengan kendaraan militer seperti tank atau truk peluncur roket dan peralatan perang lainnya.

Untuk membawa dengan pesawat. Amerika memiliki 2 tipe pesawat yang mampu membawa bom nuklir seperti B-52 dan B-2. Keduanya adalah pesawat pembom strategis.
Rusia memiliki pesawat tua pembom strategis TU-95.
Bagaimana dengan pesawat berukuran lebih kecil. Dapat disiapkan dengan pesawat canggih dari F-35 Lockhead Martin atau pesawat buatan Eropa Panavia Tornado. Tentu ukuran bom harus lebih kecil.

Rudal balisitik
Nama rudal balistik terkait dengan ICBM atau Intercontinental Ballistic Missile. ICBM ditempatkan di sebuah silo tersembunyi, dan beberapa dirancang secara mobile. Rudal ICBM tidak langsugn mencari target dan jatuh. Tapi melewati ruang angkasa dan setelah mendekat, beberapa hulu ledak nuklir dilepas ke target berbeda. Jarak jangkau minimum 13.000km atau menjangkau separuh lingkaran Bumi
Dengan biaya roket 7 juta dollar, setidaknya mampu membawa 3 hulu ledak nuklir

Rudal IRBM atau Inatermediate Range Ballistic Missiles adalah rudal kelas menengah. Jarak jangkau lebih pendek sampai 3000-5000km.

  • Dapat dibawah dengan truk militer peluncur rudal.
  • Dibawah dengan rudal jelajah dengan pendorong mesin jet. Ukuran lebih kecil memiliki kecepatan antara 500km perjam dan memiliki jelajah lebih dari 1.000km.
  • Rudal tipe SLBM atau Submarine Launched Ballistic Missile. Rudal di kapal selam nuklir, hanya dimiliki Amerika. Mengunakan roket pendorong Trident D5 yang dipasang dilambung kapal selam. Sebuah kapal selam mampu membawa 12 rudal balistik. Walau terlihat portabel, rudal mampu mencapai jarak 12 ribu km dan terbang mencapai kecepatan 24 kali kecepatan suara.

Berperang atau tidak. Setiap negara yang memiliki rudal dapat mengirim kapan saja untuk pertahanan. Dan ribuan persenjataan nuklir masih ada diluar dengan kemampuan menjangkau semua sudut dunia.

Kerusakan bom nuklir.
Apa yang dibayangkan, apakah semuanya akan musnah bila terkena ledakan bom nuklir. Apakah menjadi kiamat instan. Tidak seperti itu.

Dr. Wellerstein mengatakan dampak bom nuklir pada tahun 2013. Bom dengan kekuatan besar, tidak menghancurkan semuanya. Dampak kerusakan terbesar hanya terjadi di pusat bom dan mendapatkan kerusakan total. Wilayah yang lebih jauh dari pusat lingkaran akan terkena dampak seperti angin tornado atau kebakaran yang sangat luas serta terasa seperti gempa bumi.
Efek lain adalah radiasi, tapi tidak mematikan mahluk hidup secara langsung. Hanya nanti.
Rudal yang mencapai target dapat mengalami gangguan. Bisa saja rudal gagal bekerja dan meledakan dirinya sendiri atau tidak mencapai target yang ditentukan.

Perang berhenti setelah rudal nuklir jatuh.
Bila bom nuklir sudah jatuh pada target yang ditentukan , apakah perang akan berakhir. Disini pasukan konvensional, pasukan cadangan dan cadangan nuklir akan berlanjut untuk mengirim serangan balasan.
Bom besar akan menghentikan perang, akhirnya sebuah negara akan menyerah. Bom nuklir berukuran kecil lebih merusak bila menyebar ke sasaran musuh dibanding bom besar dengan target tunggal.
Bom atom Hirosima memiliki kekuatan 16 ribu TNT. Tapi sebuah kota dapat dirusak dengan kekuatan 4 ribu ton bahan peledak konvensional.

Bom nuklir tipe H-bom ada cerita berbeda. Daya ledaknya 4x lebih kuat. Apakah dampaknya juga merusak seperti kota di Jepang.

Bila jatuh ditengah kota, daya ledak bom hidrogen akan berbeda dibanding bom atom di Hiroshima. Ledakan bom atom Hirosima lebih merusak, karena rumah Jepang mengunakan bahan kayu dan tidak banyak gedung tinggi. Mengunakan bom modern, daya ledak akan terhalang oleh banyaknya bangunan dan gedung tinggi.

Apapun bentuk sebuah bom, tetap saja mematikan bagi mahluk hidup. Tapi tidak menghancurkan seperti yang dibayangkan sebelumnya.