Penemuan ini sudah diumumkan tahun 2007. Ketika 3 objek dari 2 bintang bintang katai merah (bintang kerdil) dan satu planet gas tepat sejajar dan membuat efek microlensing bila dilihat dari Bumi.

Planet yang ditemukan dari teleskop di Bumi, umumnya adalah planet transit. Ketika planet melintas di depan matahari disana, lalu bayang planet yang sedang menghadap ke bumi akan menutup cahaya bintang. Ini sudah umum, tapi penemuan planet dengan efek microlensing ini lebih unik.

Microlensing disebabkan ketika sebuah objek besar, misalnya planet atau bintang dan lewat di depan bintang induknya. Mengikuti teori relativitas umum Einstein, objek lensing akan mengalami Warp ruang waktu dan cahaya yang lewat sedikit berubah jalurnya.
Microlensing hanya ditemukan ketika posisi bintang yang sangat jauh dan objek yang mengalami microlensing secara tepat menghadap ke posisi bumi.
Seperti pembesaran sebuah objek di ruang waktu, atau seperti kaca pembesar di depan sebuah lilin yang menyala

Kita menaruh sebuah lilin cukup jauh, lalu tepat satu garis ke mata kita diletakan sebuah kaca pembesar. Lilin diperumpakan bintang, dan kaca pembesar adalah planet yang mengakibatkan efek gravitasi. Dan cahaya lilin akan terlihat membesar ketika tepat di satu garis pengamatan.
Dampak di ruang angkasa, cahaya bintang terlihat normal tetapi ketika sebuah planet melintas cukup jauh dari posisi bintang. Membuat cahaya bintang seakan di perbesar akibat gravitasi planet. Hal ini disebut microlensing, atau gravitasi lensa.

Planet OGLE-2007-BLG-349 ditemukan akibat efek microlensing di ruang angkasa

Hasilnya, kecerahan akan muncul dari bintang yang ada di belakangnya kata tim ESO

Penemuan microlensing diumumkan tahun 2007 dan disebut Optical Gravitational Lensing Experiment atau sebuah benda yang dinamai OGLE-2007-BLG-349.

Peneliti mengatakan mereka menemukan sebuah planet seukuran Neptunus. Dan planet mengorbit ke 2 bintang, dan planet yang terlihat berada di posisi kedua bintang tepat mengarah ke bumi.

Seperti melihat bintang biner di latar belakang, yang terhalang oleh satu planet di depannya. Benda OGLE-2007-BLG-349 dianggap sebagai peristiwa microlensing. Tata surya tersebut termasuk planet berada 8000 tahun cahaya dari Bumi. Menjadi planet terjauh yang ditemukan, dan ditemukan dengan cara tidak biasa.
Di tata surya disana memiliki 2 bintang kerdil atau bintang katai merah. Keduanya saling mengorbit dan jaraknya terpisah hanya 11 juta km. Atau sekitar 14x jarak Bumi ke Bulan.
Satu planet gas berada seperti di posisi planet Mars, atau 450 juta km ke matahari. Planet yang ditemukan mengorbit ke bintang binernya setiap 7 tahun sekali. Keunikan lain, satu planet disana juga tidak terganggu dengan gravitasi kedua bintang induknya.

Seperti dibawah ini adalah gambaran dari posisi planet dan 2 bintang yang disebut OGLE-2007-BLG-349

gambar microlensing OGLE-2007-BLG-349 dalam ilustrasi