Sebuah batu meteor dengan berat 31 ton ditemukan di Argentina dengan nama kawah Campo del Cielo.

Menjadi batu meteor kedua terberat yang pernah ditemukan di Bumi.Berita dari harian setempat, batu tersebut diangkat dari tanah.

Mengunakan peralatan berat untuk menyingkirkan tanah yang menutup.

Setelah batu terlihat, warna batu meteor tersebut berwarna kuning. Akibat bagian tersebut adalah besi yang termakan karat.

Diperkirakan batu meteor yang jatuh di bekas kawah meteor Campo del Cielo sudah berusia 4000 tahun lalu.

Batu meteor terbesar adalah meteor Hoba, ditemukan di Afrika Selatan. Perkiraan mencapai berat 60 ton, karena terlalu besar tidak bisa dipindah dan dibiarkan tetap berada di tempat untuk situs wisatawan.

Meteor di Argentina memiliki beberapa bekas kawah, setidaknya 26 bekas jatuhnya batu meteor.  Bila dihitung semua batu yang ditemukan mencapai 100 ton.
Batuan sebelumnya sudah ditemukan pada tahun 1576 dengan berat 15 ton tetapi hilang. Dan yang terberat kali ini diangkat serta diberi nama batu meteor Gancedo

Mass (ton) , Nama, Tahun ditemukan
>15, - el Meson de Fierro / Otumpa (hilang) - 1576
>0.8, - Runa Pocito or Otumpa - 1803
4.21, - el Toba - 1923
0.025, - el Hacha - 1924
0.732, - el Mocovi - 1925
0.85, - el Tonocote - 1931
0.46, - el Abipon - 1936
1, - el Mataco - 1937
2, - el Taco - 1962
1.53,    la Perdida - 1967
3.12, - Las Viboras - 1967
37, - el Chaco - 1969 (extracted in 1980)
>10, - Tañigó II (missing) - 1997
15, - la Sorpresa - 2005
7.85,    el Wichí or Meteorito Santiagueño - 2006
30.8, - Gancedo - 2016

Batu meteor terberat kedua 31 ton di kawah Campo del Cielo