Sebuah satelit Osiris Rex milik Nasa dijadwalkan diluncurkan 8 September 2016.

Ditugaskan untuk meneliti dan tugas utama mengambil sampel dari sebuah asteroid dan terbang kembali ke Bumi.

Menjadi misi pertama milik Amerika dibawah Nasa, diluncurkan dengan roket besar Atlas V dari tanjung Canaveral Air Force.

Perencanaan dilakukan beberapa tahun lalu. Nama Osiris Rex adalah singkatan Origins, Spectral Interpretation, Resource Identification, and Security-Regolith Explorer.

Satelit ini akan mengejar asteroid Bennu yang dekat dengan Bumi. Melakukan beberapa tugas untuk pemetaan 3 dimensi, dan mengambil sampel batuan di asteroid tersebut.


Asteronid Bennu

Cerita perjalanan Osiris Rex sama serunya dengan misi Rosetta. Pesawat ruang angkasa Rosetta mengejar sebuah komet P67. Dengan berat 2,9 ton dan membawa sebuah pendarat seberat 100kg. Diluncurkan 2 Maret 2004, terbang ke planet Mars 25 Februari 2007,  Sampai akhirnyta tiba di komet P67 pada 6 Agustus 2014. Membutuhkan perjalanan 10  tahun.
Misi ruang angkasa lain adalah Rover Opportunity, kabarnya masih jalan sampai sekarang. Walau diluncurkan pada tahun 2004 untuk misi 90 hari, tapi terakhir sampai Juni 2015 rover tersebut masih aktif di planet Mars.
Yang berlanjut adalah robot Curiosity, robot tersebut mengunakan bahan bakar nuklir dan sekarang masih jalan jalan menjelajah di planet Mars

Awal misi Osiris Rex akan dimulai 8 September 2016 adalah awal perjalanan, dan Osiris Rex akan mengejar asteroid Bennu selama 2 tahun.

Osiris Rex baru sampai di asteroid Bennu pada Augustus 2018. Membawa 5 instrumen yang digunakan untuk mengidentifikasi mineral dan kimia di permukaan. Osiris Rex lebih cepat dibanding Rosetta, hanya membutuhkan waktu 2 tahun untuk tiba di asteroid Bennu. Dan direncanakan pulang kembali ke Bumi pada tahun 2021 atau 4 tahun setelah diluncurkan.

Target utamanya hanya mengambil sampel seberat 60g yang ada di permukaan asteroid Bennu yang kaya akan karbon.

Perjalanan pesawat ruang angkasa Osiris Rex bukan sementar, tapi berlanjut sampai Juli 2020. Sebuah pesawat kecil akan diturunkan untuk mengambil sampel batuan. Ilmuwan berharap robot kecil yang ditugaskan tersebut dapat turun dan mengambil sedikit sampel pada Maret 2021.
Lalu pesawat baru kembali pada bulan September 2023 ke Bumi.

Asteroid Bennu memiliki ukuran diameter 492 meter, bayangkan seperti sebuah gunung kecil diruang angkasa. Mengapa Nasa ingin mengejar asteroid Bennu.

Ukuran Bennu, sebagai asteroid primitif dan kaya komposisi karbon. Posisi Bennu lebih mudah di akses untuk dicapai oleh pesawat ruang angkasa. Missi senilai 800 juta dollar tersebut untuk mempelajari asal mula planet Bumi. Asteroid Bennu memiliki rotasi setiap 4,3 jam satu putaran, jadi cukup lambat dan memberi kesempatan sebuah robot diturunkan dan dapat mendarat. Bennu mengitari matahari setiap 1,2 tahun sekali, dan lewat di sekitar Bumi selama 6 bulan.
Ilmuwan mengatakan, awalnya ada 5 asteroid yang menarik. Tapi jatuh ke asteroid Bennu. Bennu juga masuk sebagai asteroid berbahaya bagi Bumi. Serta mempelajari dorongan asteroid yang disebabkan energi dari matahari.

Pesawat Osiris Rex akan mengejar asteroid Bennu tahun 2016 dan kembali tahun 2021