Kabar menarik bila membeli computer baru.

Microsoft hanya mendukung procesor terbaru dari Intel Kaby Lake dan Zen ke Windows 10. Dan kedua procesor tidak dapat bekerja di Windows XP, 7 atau 8.

Microsoft mengatakan sebagai generasi procesor baru, membutuhkan dukungan platform Windows terbaru. Microsoft memfokus integrasi di antara keduanya. Agar sistem lebih kompatibel.

Microsoft ingin mengamankan beberapa kesepakatan antara produsen chip mengikuti aturan tersebut.

Dari AMD, roadmap CPU sepenuhnya selaras dengan strategi perangkat lunak atau OS Microsoft
Dari Intel, Intel tidak akan memperbaharui driver Windows 7/8 untuk generasi proesor ke 7 Kaby Lake mengingat perubahan kebijakan dari Microsoft.

Jadi Windows 7 dan 8 mungkin tidak lagi didukung oleh software untuk mengunakan procesor seri baru. Entah seperti apa kebijaksaan tersebut, apakah ada modder yang dapat memodifikasi driver antara OS Windows dan CPU. Melihat cerita Windows 98 masih sempat bertahan beberapa tahun setelah dukungan Microsoft dihentikan, dan Windows XP masih bertahan sampai saat ini.

Intel arsitek Kaby Lake dan AMD Zen hanya bekerja optimal di Windows 10. Mengapa arsitek procesor generasi sebelumnya dapat mengunakan Windows 10 sampai Windows XP, kecual 2 arsitek terbaru dan generasi selanjutnya optimalkan bagi Windows 10 saja.

Awalnya Intel Skylake dirancang untuk Windows 10 juga, tapi perubahan kebijakan berubah pada bulan Maret. Setelah Skylake dirilis, dan hanya beberapa bulan setelah Windows 10 tampil. Procesor Skylake mengunakan tipe dengan Core i 6xxx dan dibutuhkan motherboard dengan Intel chipset seri X1xx seperti Z170 atau variannya.

Disni ada perkataan dukungan dan kompatibel. Bukan berarti arsitek Skylake tidak jalan di Windows 7 dan Windows 8. Tapi kedepan tidak akan mendapat update atau fitur optimasi dari software OS lama.

Intel Kaby Lake dan AMD Zen, kali ini tidak berbicara itu. Keduanya memiliki fitur dan teknologi baru dengan Windows 10.

Intel Speed Shift
Kaby Lake miliki fitur Intel Speed Shift, dimana procesor dapat merubah power state lebih cepat dari Skylake. Hanya membutuhkan waktu 15ms perubahan clock speed.

Intel Speed Shift

Turbo Boost 3.0
Diperkenalkan pada procesor tipe Broadwell-E. Dengan Turbo Boost Max 3.0, kali ini berbeda. Single thread (satu core) dapat memperbaiki performa dengan mengidentifikasi kecepatan core dan memprioritaskan pekerjaan penting bagi core procesor. Dengan Turbo Boost 3.0, tidak hanya clock frekuensi procesor saja, tapi bebak kerja diarahkan ke inti tercepat yang tersedia.
Disini tugas Turbo Boost Max 3.0 membutuhkan driver dan utilitas sekunder dari Windows.

Pada diagram dibawah adalah fitur Zen Core.

Windows 10 Turbo Boost Max di Kaby Lake dan Zen

AMD Ryzen hanya mendapat Driver Windows 10 (update Februari 2017)
Kabar dengan procesor AMD terbaru Ryzen. Hanya mendapatkan driver Windows 10.
OS lama seperti Windows 7 tidak mendapatkan driver grafik. Tapi procesor dapat bekerja dengan OS lama seperti Windows 7.
Menurut AMD, hanya fungsinya saja tidak sebaik di Windows 7 karena Microsoft tidak menyediakan driver untuk procesor terbaru di OS lama.

Jadi yang bermasalah adalah Driver di Microsoft memang tidak tersedia lagi. Sedangkan driver dari produsen seperti AMD dan Intel tetap berjalan bila mereka masih mau membuat

Masuk akal bila procesor terbaru hanya optimal bekerja dengan OS terbaru yang ada di Windows 10. Dibanding mendukung dukungan di OS lama, hal ini membutuhkan lebih banyak sumber daya dan waktu untuk mengatur Kernel dan Sistem scheduller dengan tersedianya driver pihak ketiga.
Windows 7 sudah 7 tahun, dan Windows 10 sudah 4 tahun. Lebih mudah menyatukan teknologi baru di procesor dan OS terbaru.

Tetapi  pengunaan procesor tidak menghalangi arsitek Zen dan Kaby Lake dapat bekerja di OS lain. Tapi tidak sepenuhnya optimal seperti di Windows 10 dan tidak mendapat update lagi.