Ketika layanan taksi Uber masuk ke kota kota besar.

Nama Uber tidak diragukan lagi, menjadi alternatif alat transportasi dengan taksi perorangan yang dapat dipesan secara online.

Uber muncul dan pesaing tampil.

Satu lagi bukan dari perusahaan kecil, tapi dari Google. Menurut WSJ, Waze Carpool adalah berbagi kendaraan miliknya sendiri di kota San Francisco. Proyek Waze Carpool sudah berjalan sejak awal tahun 2016, tapi terbatas untuk pilot program bagi ribuan karyawan di daerah teluk San Francisco. Tujuannya, memberi layanan bagi karyawan yang pergi ke kantor dan menemukan carpool atau pengendara yang akan mengantar.

Tapi layanan Google Ride Share dari Waze Carpool tidak menganggu pasar yang ada seperti Uber untuk Amerika. Karena Google memberikan layanan dengan sistem Carpool, atau berbagi kendaraan untuk pergi bersama-sama, dimana penumpang yang searah dapat menumpang di satu kendaraan dan bukan taksi pribadi.

Lebih efektif tanpa perlu menyediakan kendaraan terlalu banyak, selama arah tujuan penumpang mengarah ke satu tujuan dengan jalan yang sama.

Google ride share rumor pesaing layanan taksi online

Google memanfaatkan Waze, layanan media sosial yang sudah dimiliki Google untuk innformasi warga tentang lalulintas kota. Google ingin menawarkan tarif murah, sehingga penumpang tidak harus membayar sendiri untuk tarif penuh dan mencegah pemilik kendaraan beroperasi seperti super taksi. Percobaan yang dilakukan, tarif maksimum dikenakan 54 sen atau 0,54 dollar perkm.

Kapan layanan tersebut, masih sebatas berita. Mungkin akan dimulai pada akhir tahun ini dan sementara di coba di kota San Francisco.



+ www.waze.com/carpool